Dia

Dia
episode 104


__ADS_3

Athena side:


Aku menelpon Pim.semoga kali ini dia mau mengangkat telepon ku.


" Hallo Pim.. bagaimana keadaan mu?? Kataku berbasa basi.


" Kamu sekarang dimana..?? Tanyaku..dia tak menjawab nya.


" Pim bisakah aku menemui Lee..aku meminta izin kepada mu..kataku sedikit menangis kalau teringat Lee ...


" apa,nanti suatu saat dia yang akan menemui ku...tapi aku ingin kan sekarang Pim??" kataku memohon...aku menangis.


" Pim aku tak bermaksud begitu Kepada nya.aku terlalu lambat mengetahui pesan nya.


" Aku dibutakan cemburu terhadap mu..kataku sambil menangis'terisak.suaraku parau.


" Kalau dia tak mau menemui ku.. tolong lah untuk sekedar membalas pesan atau mengangkat telepon ku.


" tolong lah Pim..aku sangat menyesali nya.


" Aku ingin dia kembali ,aku ingin kau kembali.kita menjadi sebuah keluarga lagi..


" Aku tak mengetahui nya jika dia menunggu ku di kantor Pim..aku lupa mengirimkan pesan ku kepada nya...kataku terisak Isak.


" apa Pim...saat itu dia rela meninggalkan jadwal cekUp nya di rumah sakit demi menemui ku untuk meeting??


" iya dia mengerjakan semua tugas nya sambil menunggu ku ...???


" Apa Pim?? aku sedang dimana...aku sedang menemui rekan bisnis yang lain jawab ku berbohong.padahal aku pergi dengan Nick.


" Sampaikan salam ku Kepada nya ya Pim. aku merindukan nya.... kataku sambil terus menangis.


tiba-tiba ada pesan yang masuk.dari lee,aku sangat senang .tapi kemudian hanya pesan gambar aku tengah bersama Nick di restoran Shabu Shabu itu...


Mati aku,Lee mengetahui nya...aku berbohong kepada nya .aku semakin panik.


aku lalu menelpon nya.tetapi tak aktif.


Ya Tuhan,,Lee melakukan semuanya demi aku tetapi aku malah begitu terhadap nya ...


****


" iya Phi..nanti aku akan ke kantor untuk berpamitan kepada mu dan mister Philips...


" Tidak Phi..aku tak akan kembali bekerja...


" Bukan,Bukan karena Anne...tetapi karena sudah niatku dari semula.kau mengetahui nya secara pasti Phi..


" Pim.. sebenarnya aku ingin menitipkan dia kepada mu Phi.


" Nanti aku akan berbicara banyak kepada mu.. tunggu lah aku di kantor mu Phi..


" iya pasti..kataku sambil tersenyum.

__ADS_1


lalu aku menutup telpon nya.


" Ayo Pim.. sudah siap??" kataku kepada nya.


Aku mengangkat tas keperluan Andhara..hari ini kami akan ke PAI Chiang Mai naik mobil Bersama Pak Tong dan bibi serta kedua adik lelakinya Pim.setelahnya kami bertiga akan pulang ke Chantaburi naik kereta api lalu kembali ke Bangkok.


Paman dan bibi akan menyusul naik mobil ke Chantaburi...


Aku putuskan untuk mengajak Pim bernostalgia..aku ingin Bagai berbulan madu dengan nya.


Meski hatiku sedikit kosong karena tak ada Anne di dalamnya.


Aku akan berikan Bahagia untuk Pim Sebisa ku.


" Lee.. bisakah aku bersama mu Selamanya..??" kata Pim ketika kami akan beristirahat malam ini di penginapan yang dulu pernah kami kunjungi.Di kamar yang sama.


Aku tersenyum menatap nya,dia masih tersandar di dadaku.separuh tubuh kami tertutup selimut.tanganya memeluk ku.


" Aku hanya bisa memberikan mu kebahagiaan seperti ini Pim..tidak bisa membawa mu sepanjang hidup ku??"


kataku.


" Lalu siapa yang akan kau bawa Lee dihidupmu...


katanya manja.


" Tidak siapapun Pim.kalian hanya akan menjadi bagian dari doa doa ku sepanjang usia ku...


Dia memelukku erat erat..


" Oooww masak...kataku bercanda sambil tertawa..dia mencubit pinggang ku.


Andhara tampak merengek Sambil terpejam.


Dia kami letakkan sementara di lantai, ranjangnya habis untuk kami ber manuver...


Hahaha


****


Athena side:


Aku kacau..aku sangat membenci diriku sendiri.Aku cemburu marah kesal tetapi tak bisa lagi ku beritahukan kepada Lee...aku ingin merengek Kepadanya, memohon jangan lakukan ini Kepada ku.


Dia sedang berada di Chiang Mai bersama Pim . aku mengetahuinya lewat setiap postingan yang Pim bagikan di laman Instagram nya.


Aku menyesal,aku tak pernah sekali pergi berduaan dengan Lee ke suatu tempat.


Hanya pada saat pertama dia datang ke Bangkok.memintaku mengantarkan nya jalan jalan.itu saja. kemanapun Lee selalu mengenakan Topi yang pernah aku belikan untuk nya,aku tahu itu berarti baginya, tetapi aku sendiri???


Setiap hari aku menunggu kabar dari nya,atau dari Pim,tetapi Nihil sudah.aku tak lagi di anggap di hidup nya...setiap harinya aku menangis,kadang datang ke rumah yang pernah dia tinggali bersama Pim.


Kurang Baik apa dia dengan ku.??Saat aku melukai nya pun hingga berdarah darah saat dahulu,dia masih mau memaafkan aku.tapi kali ini??

__ADS_1


Ego ku lah yang menghancurkan diri ku sendiri.


Amarah ku lah yang membuat ku menjadi debu.


Hanya tangis penyesalan yang tak kan pernah lagi berarti.


****


setelah seminggu kami berjalan jalan.akhirnya aku harus ke kantor lagi...


Untuk menemui Phi dan mister Philips.


Aku menunggu nya di lobby kantor.


kemudian aku di perintahkan untuk ke ruangan dimana ada mister Philips.


" Ahh,,Lee.. akhirnya kau mau datang juga.kata Mister Philips sambil menjabat tangan ku.


Miss Katty tadi sempat memelukku.aku tersenyum.


" Bagaimana,,kau masih mau bergabung dengan perusahaan kami Lee??


aku tersenyum kembali.


" Maaf Sir, kedatangan saya ke sini adalah untuk mengembalikan semua fasilitas dari kantor.kataku sambil meletakkan kunci rumah dan kunci mobil di atas meja.


" Tekad saya sudah bulat Sir.saya akan kembali saja ke Indonesia untuk memulihkan kondisi kesehatan saya.


" Apakah karena Anne?? tanya nya.


" Tidak Sir..bukan karena nya.ini ke inginan saya sendiri.jauh sebelum kejadian saat ini.


" Dahulu saya pernah berjanji dengan mister,saya akan meninggalkan perusahaan ini dan juga Anne..


" Lee..itukan dahulu berbeda keadaan nya dengan sekarang. Aku tersenyum kecil.


" Mau dahulu atau sekarang tidak lah jauh berbeda Sir.saya sudah berjanji.


" Anne saya harapkan bisa menjadi seseorang yang Mister banggakan kelak .saya selalu berharap dia mendapatkan seseorang yang itu bukan saya atau seseorang yang tampak seperti saya. saya ingin dia punya seorang putra dan keluarga yang sepenuhnya mencintai dia.


" Hanya untuk itukah kamu datang kesini Lee.?? Kata Anne Tiba tiba dari belakang.


Aku menoleh, ternyata dia sudah ada di tempat nya berdiri sedari tadi.


Aku berdiri memandang nya.memberikan nya sebuah salam.


" Hanya itukah yang ingin kau katakan kepada ayah ku.mengungkapkan ke inginan mu.


" Aku masih berharap kau untuk kembali Lee..


aku berharap kau mau memaafkan kan ku..katanya sambil menangis.


aku menelan ludah ku.

__ADS_1


" Tidak Anne.... Aku hanya berfikir kalau kita harus berpisah dan tak kan pernah bertemu lagi selama nya,aku ingin menemui mu untuk sekedar mengatakan selamat Tinggal..


Dia berlari kepada ku memeluk dan meminta maaf ku.aku masih berdiri,tetapi aku harus pergi.


__ADS_2