Dia

Dia
episode 71


__ADS_3

Bibi nya Pim Tampak menghampiri kami.Dia menyambut ku.


" ขอบคุณในที่สุดคุณก็มา (K̄hxbkhuṇ nı thī̀s̄ud khuṇ k̆ mā)(terima kasih, akhirnya kamu datang) katanya.aku hanya tersenyum.


Mis Katty yang menjawab apa yang Bibi nya Pim katakan.


Kami Naik ke pelaminan.aku berusaha tampak biasa Meskipun hati ini bergetar.


aku menelan ludah.


Kutatap Pim yang sangat cantik itu sudah menjadi milik orang lain.Aku ingin tersenyum,tetapi sangat susah rasanya untuk menarik Bibir ku.


Aku memeluknya hangat.


"Berbahagia lah Pim,aku akan selalu mendoakan mu." Kataku pelan.sesaat Pim menangis.


" Tahanlah Pim,kau harus terlihat sempurna malam.ini??" Kataku .dia menyeka tangisnya.


Nafasku rasanya sesak, seperti banyak asap yang menggumpal di dadaku.Aku segera berlalu.


Anne Tampak menyalami Pim,dan saling menempel kan pipi.


sejenak keduanya Tampak seperti berbicara.tapi Dengan bibir yg di paksakan tersenyum.entahlah apa yg mereka bicarakan.


***


Aku duduk dengan memangku Padma.menyuapinya puding coklat.


Aku memperhatikan Pim, pengantin ku yang diambil orang pikirku, Pengantin ku yang tampak jelita.


Aku bukanlah Cemburu melihat Pree bersama Pim.Tetapi apa yang menjadi milikku adalah milikku.tak kan pernah membagi nya dengan orang lain.


Apalagi membayangkan malam pertama mereka.Tak rela apa yang menjadi milik ku terjamah oleh orang lain.


Aku Benci pikiran Rumit ini.


Sungguh aku ingin menangis melihat nya.Aku ingin segera pergi dari sini.


Aku dihampiri Miss Katty.dia tersenyum dan memberikan ku semangat.


(# Armada- Harusnya aku.)


***


Kami sempat berfoto tadi meskipun aku tak ingin.


Aku yang berdiri berdua saja dengan Pim,yang malah terlihat akulah Pengantin nya Pim.


Berfoto dengan Pim dan Anne yg kedua mengapit ku, Berfoto dengan mereka yang duduk dan aku yang berdiri.


Serta foto aku menggendong Padma dengan Pim dan Anne yg mengapit ku,


Lalu aku menggendong Padma dan mereka berdua duduk di pelaminan.


Malah kami seperti keluarga saja.


sedangkan Pree menghampiri temannya dan keluarganya yang datang.


Bibinya Pim menghampiri ku.Dia tersenyum sambil memegang tangan ku.


" Pim Verry love you Lee.." katanya sambil berkaca kaca.


aku tersenyum sambil menggelengkan kepalaku dan menaruh jemari di bibir ku.

__ADS_1


Tak lama kemudian kami berpamitan.


***


" Pim,aku pulang dulu ya.kamu baik baiklah selalu.Berbahagialah dengan Pree." kataku memaksa kan sambil mengusap pipinya.


Dia seperti Hendak menangis.


Dia tak mampu berkata kata.


" Percayakan Lee kepadaku Pim.dia akan baik baik saja?" kata Anne Sinis.Aku menatap ke arah anne.mataku berbicara keras kepada nya.jangan lakukan. perintah mata ku.


Padma merengek ingin aku gendong,aku meraihnya dari pelukan Miss Katty.


" Sudah ya Pim,kami akan pulang.selamat berbahagia." kata Miss Katty mengalihkan pembicaraan.


Pim Tampak tersenyum.


" Terima kasih nya kalian mau datang, Terima kasih ya Lee.. kehadiran mu sungguh berarti." katanya.


***


" Lee Kenapa sih kamu masih membelanya??Dia sudah punya orang Lee.. singkirkan perasaan mu itu.!?" kata Anne tak sabar memarahi ku ketika akan menuju mobil.


" Aku membelanya apa Anne?" kataku sambil menggendong Padma.


" Kau seolah-olah menahan ku tadi.!?"


" iyalah aku menahan mu untuk marah dan berbuat gila di tengah keramaian!!" kataku.


" aku akan lakukan hal yang sama Anne,jika posisi dibalik.kamu yang menikah dan dia akan berbuat seperti mu tadi.?!" kataku.


" Sudah lah,mulai sekarang tak ada alasan bagimu untuk menemui nya.ingat Lee Sekarang dia punya orang lain.!"


****


Sepanjang perjalanan menuju Bangkok Anne tampak marah kepada ku.Dia duduk diam Disamping ku.


Aku memangku Padma yang tertidur.Aku menyandarkan kepala ku di jok mobil.


Miss Katty kadang meminta untuk bergantian menggendong Padma,tetapi aku menolaknya.


Tiba-tiba mobil yang di bawa pak Tong selip ke kanan lalu ke kiri.


kepala ku berbenturan dengan kepalanya Anne.kami tadi sama sama tertidur.


Padma pun terbangun,karena kepalanya terbentur Siku nya Anne. dia menangis.


Aku menenangkan nya, sambil mengusap dan mencium kepala nya.


" its okey,never mind sweety.Jub jub jub.." kataku.


Anne Tampak mengelus kepalanya yang berbenturan tadi.


Tangan ku ikut mengelus nya beberapa kali.Dia hanya diam.


****


Sesampainya di rumah,aku langsung menidurkan Padma ke kamar yang ia dan Miss Katty tiduri.


Aku kemudian berganti baju.kulihat Anne yang ada di kamar ku sudah mengenakan piyama.


" Kamu tidak langsung pulang Anne??" kataku.

__ADS_1


" Kenapa,Inipun Rumah ku!?" katanya masih dengan nada marah.


Aku mengangguk pelan sambil duduk di sisi ranjang


" Bukan kah besok kita akan segera ke Hanoi Anne,Kau tak bersiap siap?? tanya ku.


" Kita?? Kalian!?" Katanya ketus.


" Ohh,iya lupa.kalau kaulah Boss nya.? Kataku.


Aku mulai membaringkan tubuhku.Aku terlentang,kaki dan tangan ku lebarkan memenuhi tempat tidur.Lalu berguling ke Samping Anne yang memunggungi ku.


Aku memeluknya,Dia memberontak.


" Jangan menggangguku!" Katanya sambil menyingkirkan tangan ku.


kemudian aku bergeser dari nya,dan Bangkit dari tempat tidur.berdiri menuju Pintu.


" Lee mau kemana!" Kata Anne . Aku memandang nya.


" Tidur..Aku tak mau dengkuran ku mengganggu mu nanti? " kataku.


" Tak perlu tidur di luar juga!"


" Lalu aku kau suruh tidur dimana Miss,, lantai??" Kataku sedikit sebal.


" Disinilah,tapi jangan mendengkur.!"


" Berarti aku tak boleh tidur ??" Kataku sambil keluar kamar menuju sofa di depan TV.


Aku pura pura terpejam ketika Anne mendekati ku.Dia menarik Tangan ku.


" Ayo pindah." katanya manja. Aku tak bergeming.


" Lee..ayo pindah tidur ke kamar?" katanya lagi.


Aku menatap nya.melihat matanya yang bening,dia mengulum senyum nya yang manis.


Lalu aku berdiri, Sambil menggandeng nya menuju ke kamar.Lalu memeluknya Mesra.


***


" Yayaaa..." Teriak Padma kecil sambil turun dari gendongan bibi Nguyen menuju kepada ku yang Baru turun dari mobil.


Dia berlari kecil menuju ku.aku tersenyum sambil jongkok menyambut pelukannya.


" upss..Sayang ku...Sini aku cium,sudah mandi belum.. Tadi nakal tidak..hmm??" Kataku sambil menciumi nya.Padma tertawa happy.


Miss Katty tampak diam.aku Menatap nya.


" Maaf Phi, sepertinya anak mu Merindukan aku ketimbang diri mu..??" Kataku sembari tertawa.


Dia memandang ku sambil menarik Bibir nya.


Bukan Anne ataukah Pim yang mengisi hari ku kini.Padma kecil yang menghilangkan rasa penat ku.


***


Semenjak Pim menikah,aku membatasi diri ku dan Menjauhi nya.


Bukan tak sakit,tetapi Harus ku lakukan.


Sudah Hampir sebulan kami di Hanoi.

__ADS_1


__ADS_2