
" ohh hallo,,hai bagaimana kabarmu Dee..?" Sapa ku sedikit gugup.terdengar suara Anurak tertawa sambil menggoda dengan bahasa Thailand.
" Baik ." katanya singkat. aku diam terpaku
" Bagaimana keadaan mu Lee,aku turut berduka cita ya." katanya.
" Terima kasih Dee." jawab ku.jujur aku gugup,ada perasaan senang,tak dapat berkata-kata menjadi satu.setelah sekian lama aku tak mendengar suaranya.
" Kapan kamu kembali ke Bangkok Lee?" tanyanya.
" hmm,,mungkin Senin besok Dee.kenapa??kau mau menjemput ku." kataku sambil tertawa.
" Bukankah sudah ada pacar yg menjemput mu??" katanya sedikit menusuk. aku mendehem.
" ee ,,nanti kalau aku kembali ke Bangkok apakah kau masih ada disana Pim.. maksud ku Dee.." kataku gugup.aku mengutuk diriku berkata salah.
" Oo,, namanya Pim??" katanya sedikit sinis
" maksudku kamu Dee. ." potong ku.
" wajar saja kau memanggilku dengan sebutan namanya.karena selama ini dia yg dekat dengan mu." katanya lagi.
aku mencium aroma kecemburuan.
Aku menghela nafas.
" Sudahlah Dee,,tak perlu di besar besar kan.aku cuma salah menyebut nama mu.."
" Tapi memang iya kan,,dia pacar mu??" potong nya.
" Bukan,aku hanya terpeleset ketika akan menyebut nama mu.aku speechless tadi.aku begitu gugup." terangku.
" Kenapa kamu gugup Lee,,Takut ketahuan Oleh si Pim itu yaa??" ledek nya dengan nada menyindir.
" Tidak,aku tidak takut dengan nya.karena kami hanya teman biasa.kamu jangan mengada-ada Dee??"kataku sedikit tegas. disana dia terdiam.
" Sudahlah Dee,,aku begitu sangat senang bisa mendengar dan berbicara dengan mu lagi.Tadi aku menanyakan mu mungkin saja aku dapat menemui mu di Bangkok.?" kataku
" kita lihat saja nanti lee.apakah aku mau menemui mu." jawab nya.
perkataan nya menusuk ke dalam hati ku terasa tajam dan menyakitkan.aku terpejam.
" oke baiklah,aku tidak akan pernah memaksa untuk menemui ku Dee." kataku pelan.
"Terima kasih untuk menelfon ku Dee,,salam untuk Anurak." kataku sambil menutup telpon.
Aku memikirkan setiap ucapannya.Dia masih marah terhadap ku.tetapi entah kenapa, meskipun dia tajam berduri.masih saja sangat indah bagiku.Bagaikan Bunga mawar.indah namun berduri.
Athena side:
__ADS_1
"kenapa sih kalian,baru saja berbicara sudah marahan lagi??" tanya Anurak pada ku. aku menatap nya.
" Katamu kau ingin dekat dengan nya seperti layaknya teman.tetapi kenyataan nya??" Lanjut Anurak sambil mengangkat kedua tangan nya.
" Sudahlah Ra ,aku pusing, Bingung.tinggalkan aku saja." hardik ku.anurak hanya terdiam dan meninggalkan ku.
Yaa aku masih sangat terluka atas ucapannya bertahun lalu.dan aku merasakan cemburu jika ada yg mendekati nya.
apa benar yg diucapkan nya.Perempuan yg bernama Pim tadi bukanlah pacar nya.perempuan yg akan berNasib sama denganku, perempuan yg tak pernah dianggap nya.walaupun kami tulus mencintai nya.Dan berharap lebih akan dirinya.
Sungguh aku membencinya,namun aku sangat merindukan mu lee.pikir ku.
Pesawat ku akhirnya mendarat di Bandara Suvarnabhumi sore ini.aku menarik koper ku, Dari jauh Pim berlari menyongsong ku.aku tersenyum melihatnya sambil melambaikan tangan.
Dia memeluk tubuhku erat-erat.tercium wangi rambutnya.entah kenapa aku mencium nya.
dia semakin erat memeluk ku.
" Heii sudah, dilihat banyak orang." kataku.
" biakan saja,aku tak peduli.aku kangen banget sama kamu Lee.." katanya manja
" sudahlah,mari memanggil taksi.aku lapar." kataku.dia mengangguk.
" aku meminjam mobil milik Matt untuk menjemput mu Lee.." katanya.
aku menatap nya heran.
"bisalah.." jawabnya bangga.aku mencibir dia tertawa.
" ayo kita pulang,cari makan.kamu ingin makan apa Lee.." tanya nya.
" hmm,,aku ingin sekali makan phad Thai dan minum Cha manao." kataku,dia mengangguk sambil tersenyum.
Dia yg menyetir mobil, sepanjang jalan menuju Khao san Road dia bercerita banyak.tentang kantor, Fah dan Matt juga bertemu dengan Anurak dan seseorang temannya yg cantik menggandeng mesra tom.aku tersenyum,dan sedikit berfikir bahwa itu Athena.
Dia bertanya tentang keluarga ku.aku bercerita tentang papah,mamah,dan kakak kakak ku.aku menceritakan Kalina yg seorang Biduan.Menceritakan nya akan ikut audisi menyanyi.tetapj aku katakan suaranya jelek.Dia tertawa
menceritakan keinginan mamah yg hendak menjodohkan ku dengan seseorang.tetapi ku anggap bercanda.
" Lalu kamu mau Lee dijodohkan??" tanyanya sedikit serius.aku tentu saja tertawa.
" Ya tidak lah.aku belum berfikir untuk menikah." jawab ku.
" semisal mama mu memaksa, bagaimana Lee??" lanjut nya.
" Didalam keluarga kami tidak ada yg maksa Pim.semua berjalan seperti apa yg mereka inginkan."kataku
" hmm,,kalau semisal itu menimpa mu Pim,apakah kau mau menikah karena dijodohkan.?" dia menatap ku.
__ADS_1
" aku akan berkata tidak sama seperti mu." jawab nya.
" kau pasti akan menikah dengan pacar mu ya??"
" jika itu memungkinkan,aku bersedia menikah dengan nya.?" katanya sambil tersenyum.
" ya sudah, menikah lah kau Dengan pacar mu." kata ku.
" ayok.." ajaknya.aku memicingkan mataku.
" maksud mu??" kata ku.
" Kamu kan pacar ku Lee,,ayok kita menikah." katanya sambil tersenyum.
aku menjulurkan lidah ku..
dia tertawa.
"Terima kasih Pim sudah mau mengantar ku." kataku sambil duduk di sofa apartemen ku.
Dia tersenyum.
aku menyandarkan tubuh ku di sofa.merasakan empuk nya sofa ini.
" Kau tak mengembalikan mobil milik Matt.??" kataku.
" ahh, sudahlah.mereka tak ingin diganggu.matt ada bersama Fahh di apartemen." aku memandang nya sedikit terbelalak.lalu kami tertawa.
" malam ini aku menginap di sini ya Lee." katanya lagi.aku melirik nya.
"terserah lah Pim,aku capek ingin lekas lekas tidur." kataku sambil beranjak ke kamar mandi.
Aku hanya menggosok gigi, membasuh muka dan mengganti bajuku lalu ke tempat tidur.disana Pim sudah berbaring menggunakan piyama.entahlah,dia terlihat begitu manis dan sexy.
aku berbaring di samping nya.membuka cover bad dan memasukkan badan ku ke dalamnya.
Pim lalu mendekati ku, memeluk tubuhku erat.
" Pim, hentikan.aku capek" kataku.
" Pim hentikan, jangan menggangguku.sungguh aku hanya ingin tidur." kataku lagi.
Terserahlah,aku sudah pasrah mau diapakan olehnya.lalu aku mulai tertidur.
Ya Tuhan,aku seperti nya terperangkap.aku tidak ingin melakukan nya meskipun itu mungkin bagiku.selamatkanlah aku dari dosa yg selalu menggoda ku.selamatkan aku dari pikiran pikiran liarku tentang nya.
sungguh saat ini aku sangat membenci pikiran ku.
Aku memang munafik, tetapi aku harus bertahan.Terus bertahan, terus bertahan,terus bertahan seperti kata Dori.si ikan biru temannya Nemo.
__ADS_1
meskipun Gesekan tubuh Pim sebenarnya membuat aku Basah.