Dia

Dia
episode 100


__ADS_3

Aku kembali tersenyum kepada nya meskipun dia tak membalas nya.kuraih pundaknya dan mengajaknya duduk di sofa.


Aku memandang nya.pandanganya mengarah ke saluran berita di televisi.


" Pim,kenapa sih kamu bersikap begitu kepada ku?" tanyaku pelan.


" Kau menyembunyikan sesuatu dari ku??"


katanya dengan mimik muka kesal.


" Apa?? tanyaku. dia memandang ku dengan mimik muka marah yang menggemaskan.aku memegang daun telinga ku.


" aku membaca surat resign mu??!" katanya.aku membalikkan badan ku.menatap telivisi.yaaa aku ingat,aku menaruh nya di tas kerja ku.pasti Pim membacanya ketika aku ke toilet kemarin.


" Lee ,,benarkah itu??!" nada nya sedikit jengkel.


aku mengangguk pelan. dia langsung menangis , menutupi wajahnya.


"Pim?? kataku sambil memegang tangan nya, berusaha menyingkirkan dari wajah nya.dia terus menangis..


" Kenapa lagi sih Lee..??


" Aku harus pulang Pim.. keluarga ku menunggu.


" Apa kau pikir kami bukan keluarga mu!! katanya


"Aku harus memulihkan kesehatan ku Pim..


" Aku pun mau menjaga mu, menyiapkan ini itu , segala nya untuk mu!!


" Aku ingin memperbaiki hidup ku Pim??" dia ternganga.


" Maksud mu apa? kau pikir kami membuat mu menjadi berantakan!!?" katanya


" kita sudah bersama Lee.. sudah bahagia.apa yang salah!!" isaknya.aku menelan ludah.


" Aku tidak bisa Pim,dari semula, dari awalnya aku tidak bisa begini.terus Begini..


" Aku, sungguh aku ingin menjadi seorang Manusia yang patuh.terhadap kepercayaan dan keluarga ku.


" Tapi apa,,selama ini kau berbuat apa bagi kepercayaan mu bahkan keluarga mu??!!


" Jika kau ingin kan itu, seharusnya kau tak sekalipun bermain main!!


" Pim..aku...kataku sambil mengangkat kedua tangan ku.


" sekarang kau pikir,Kami lah yang mempengaruhi mu,kami lah yang membuat mu tak benar.padahal kau sendiri yang mau!!?"


" aku benci kamu Lee..benci..benci..benci..katanya sambil memukul-mukul badanku sambil terus menangis.


Aku berdiri,mau pergi ke kamar ku tadinya.

__ADS_1


" Mau kemana!!! Aku belum selesai dengan mu...!! katanya. aku menatap Pim dan kembali duduk disampingnya.terdiam melihat saluran televisi yang tak ku mengerti bicara apa.


Sesaat kami saling terdiam.tapi perlahan aku masih mendengar tangisnya.


" Aku butuh kamu Lee..aku nyaman bersama mu,,aku tak butuh yang lain..


katanya sambil terisak kecil.aku meraih badan nya.dia jatuh ke pelukan ku.tangisnya makin kencang.Aku menarik nafas ku.


" Rasa nyaman inilah yang membunuh kita Pim.mengikat seolah-olah kita tak memerlukan yang lain.


" Akupun sama seperti itu.tetapi dari semula pun aku berkata apa kurang nya diriku kepada mu...


" Aku tak butuh yang sempurna Lee..aku hanya butuh cinta yang nyaman.


Aku menatap nya yg bersimbah air mata.menarik bibir ku, membentuk sebuah senyuman sambil menghembuskan nafas panjang ku.


Sepertinya hujan sudah mulai reda,masih terdengar rintik suaranya.hembusanya masuk kedalam rumah,lupa pintu belakang belum di tutup.aku berdiri untuk menutup nya.


" Ayo tidur.." ajak ku.


Dia masih menatap ku di atas sofa.Aku menghampiri nya,dia mengangkat kedua tangan seperti minta di peluk. Aku tersenyum sambil melangkah ke arah Kamar ku..dia merengek manja,aku tertawa.


Pim menyusul ku.


Sudahlah,dasar aku lemah emang.


" you killing me softly baby."


kataku sambil terus Menjajah nya yang tengah mendesah tertahan.


****


Sejak pertemuan di supermarket itu,


Nick terus menerus menghubungi ku.ada saja yang ia bicarakan,ada saja yang dia tanyakan.Kadang Meminta ku untuk bertemu dengan nya.


Dia warga negara australia.kami dulu berkenalan karena mantan pacar ku Jake.


Dia lebih baik,dan lebih sopan ketimbang mantan ku itu,ku akui dulu aku sempat naksir kepadanya.tetapi entah bagaimana,aku malah menerima Jake sebagai pacar ku.


Kadang Nick mengunjungi ku di kantor, menunggu ku di lobby, mengajak makan siang atau sekedar main ke mall.


Yah,,memang Lee sudah sering melihat ku bersama Nick . dia tak bergeming, seakan tak miliki perasaan Kepada ku.Hanya diam jika mengetahui ku jalan bersama Nick.


kalau di tanya perasaan ku sekarang bagaimana terhadap Nick?? bukan tak kupikirkan kemungkinan dia menyukai ku.


Perasaan ku terhadap Nick yaa..tak terasa apapun.tetapi perasaan ku terhadap Lee juga sedikit bergeser.


Cemburu ku sedikit berkurang terhadap Pim.


Aku tak merasa Lee harus Dengan ku lagi atau Lee Harus Bersama ku hari ini.sekarang bagian ku atau semacamnya.

__ADS_1


Pintuku di ketuk,tak lama Lee masuk ke ruangan ku.dia tersenyum kepadaku.


" Maaf Miss, mengganggu??" katanya.heii..dia memanggil ku Miss lagi??


" Ada apa Lee??" tanyaku pelan.


" besok aku mau ijin bekerja Miss,aku ada jadwal kontrol ke dokter. satu hari cukup."


Katanya.


" Umm,, bagaimana kalo siangnya kau kembali ke kantor Lee..ada tugas dari Navanakorn yg harus kau cek??!" kataku.


Dia tersenyum.


" Baiklah Miss..saya akan usahakan.tapi saya tidak berjanji.. biasanya dokter memeriksa pasien lebih dari satu orang..??!"


aku mengangguk.Kemudian dia permisi hendak pulang.


Tiba-tiba ponsel ku bergetar.ternyata pesan dari Nick yang sudah menunggu ku di lobby.Aku Segera merapikan tempat kerja ku.


Di lobby aku menemui Nick,dia memberikan ciuman salam di pipi ku.Aku tersenyum.


Tak lama Lee lewat seorang diri.dia menatap ku sambil mengedipkan matanya.aku melihatnya sedikit aneh.


****


" Hallo Lee...apa kau tak berangkat kerja hari ini??" tanyaku di sambungan telepon seluler ku.


"Hari ini kita harus ke Navanakorn memeriksa Quality ...


" Apa kau sudah meminta izin kemarin kepada ku??


" mengapa aku tak ingat??


" Bisakah kau datang nanti siang setelah nya??


" iya aku tunggu??"


Tiba tiba Nick menelepon ku, mengajak bertemu nanti saat makan siang di sebuah Restoran Shabu Shabu.setelah tarik ulur,aku menyetujui nya.


****


" Apakah kau tak meminta izin kepada Anne,Lee kalau hari ini kau ada kontrol..tanya Pim.


aku mengangguk pelan.Pim menemani ku periksa di Rumah Sakit untuk Cek Up kondisi kesehatan ku kali ini.kebetulan hari ini dia tidak masuk ke kantor.


Aku melirik jam tangan ku.sudah hampir jam makan siang.pikir ku.Giliran ku masih dua orang lagi.biasanya sih aku di periksa akan selesai pukul empat sore.baiklah...


" Pim,nanti kalau setelah makan siang aku belum di panggil.nama ku di cancel saja,aku akan datang nanti sore atau besok ..


" tapi Lee..obat mu sudah habis.kan selalu berganti resep nya setiap habis cek up kontrol. kata Pim

__ADS_1


" tak mengapa lah cuma satu hari??" jawab ku.


" Oh iya Pim,lusa aku akan ke hanoi.diminta oleh Mr. Philips.kamu ikut yaa.kan jadwal ke kantor mu kosong??" Dia mengangguk.


__ADS_2