
" Sudah selesai urusan mu Lee..!" Kata Anne tiba tiba.
Aku menatap nya.dan berfikir ini jebakan nya.
" Sudah selesai urusan mu dengan perempuan itu!!" bentak nya.
Aku berdiri, dia mendekati ku.
" Aku tak habis pikir Lee.. bagaimana bisa kau menemuinya lagi.dia sudah menjadi istri orang lain.!" katanya membentak ku.
" Anne,aku hanya membantu nya." kataku.bagaimana bisa dia mengetahui aku bertemu dengan Pim pikir ku.
" Membantu nya apa, membantu memuaskan dirinya, Tidur dengan nya!!" katanya.
" Anne!!" kataku dengan nada tinggi.
"Plakkk...aku ditampar nya keras.aku hanya diam lalu aku berjalan akan meninggalkan nya.Dia menjambak rambut ku.
" Anne, hentikan.!" kataku Tampa membalasnya.
Amarah nya memuncak, Dia terus menjambak dan memukuli ku dengan keras.
" Anne!! Hentikan.!" kataku sambil mendorong nya.dia tersungkur ke meja kerja ayahnya. lalu
Dia semakin membabi buta menyerang ku.
" Bagaimana mungkin aku mencintaimu Lee,jika kau perlakukan aku seperti ini.aku membenci mu,aku benci kamu!!!"
Katanya sambil terus menerus menyerang ku.Aku berusaha menangkis nya.dia menamparku berkali kali, menjambak dan memukul ku.
Hentikan Anne, hentikan !!" teriak ku sambil mendorong nya lagi.
" aku melakukan apa yang mesti aku lakukan."
" Termasuk kepada perempuan perempuan sialan itu!!"
" Siapa yang kau maksud sialan,siapa!!" Kataku keras.
" Pim dan Katty itulah perempuan sialan yang ada di hidup mu !!"
" Dengar ya Anne,kamu tak akan pernah tahu suatu saat peranan seseorang di hidup mu.kamu tak akan pernah tau nasib seseorang di kemudian hari, ataukah seseorang yang akan membantu mu kelak .!!"
" Aku tak kan membutuhkan keduanya!!"
" Kamu jangan sombong Anne, sekarang kamu memang Boss nyaa.memiliki semuanya.tapi kamupun tak akan pernah tahu bagaimana kehidupan mu selanjutnya.!!"
Dia tertawa sinis.
" seharusnya,jika kamu mencintai ku.kamu tak akan memperlakukan ku seperti ini, seperti seorang budak bagimu.!!" Kataku sambil keluar ruangan.
Aku membungkuk hendak mengambil Ransel ku tetapi Anne mendorong ku, kaki ku tersangkut di tali ransel,aku terjatuh dari tangga,kepalaku membentur sesuatu.nyeri.
Aku berdiri, Tampaknya dahi ku berdarah.aku membiarkan darah nya mengalir.
Aku melihat Anne yang menghampiri ku.
kekesalan ku memuncak.
" Dengar ya Anne, asal kau tahu Katty itu tak seburuk pikiran mu. aku tak ingin mencampuri urusan keluarga mu tapi aku rasa kau harus tau !!"
__ADS_1
" sesekali bertanyalah kepada ayahmu,siapa Katty.Siapa yg dia peralatan untuk menyingkirkan Bryan.!!"
" Ayah mu tahu siapa dan seperti apa Bryan. si ******** itu.makanya dia menyingkirkan nya dari kehidupan kalian.!!"
" kau ingat dulu ,waktu aku meminta mu untuk memesankan hotel saat pertama kali aku bertemu mu di Bangkok.aku tak kembali ke kamar karena apa.Karena ayah mu yang tidur bersama Katty.!!" kataku.
Dia menamparku lagi.
Aku mengusap darah yang mengalir di muka ku.
" Terserah Anne, aku sudah tak perduli kau anggap aku apa.aku mengatakan semua kebenaran nya.kau akan memecat ku dan Katty kami akan terima."
" Dan satu lagi yang harus kau ketahui,, yaa aku mendatangi Pim ke Chantaburi karena dia memerlukan aku.Dia mengeluarkan banyak darah dan hampir hampir kehilangan bayi nya.!!"
" Aku akan lakukan hal yang sama jika itu terjadi dengan mu...Iyaa aku masih peduli kepada nya.!"
" Jika kita tak bisa saling memiliki, setidaknya kita masih saling mengasihi satu sama lain."
" mungkin aku menyebalkan, seorang ******** untuk mu.akan tetapi Hatiku bukan batu Anne,!" Kataku sambil pergi meninggalkan nya.
Dia tampak menangis.Apalah dia, seorang egois yang aku cintai.namun berkata maaf sekedar basa-basi pun tidak.
Ada perasaan sesak Setelah nya.namun setidaknya aku sudah mengungkapkan semua nya.
***
Mulanya Aku membersihkan luka di dahi ku dengan cairan antiseptik dan alkohol.lukanya cukup panjang dan dalam.nyeri tak tertahan.
Lalu aku putuskan untuk ke klinik saja.lukaku di jahit,tiga jahitan dan di tempelkan kain kasa kemudian.
tak sengaja mamah menelpon ku dengan panggilan video.Dia menangis mengetahui aku terluka.Aku bilang saja aku tak sengaja jatuh dari tangga.
Aku belum pulang ke Hanoi,masih menunggu untuk membuka jahitan di kening ku.
****
" hallo Pim, bagaimana keadaan mu?" tanyaku.
" Syukur lah kalau begitu... kataku sambil tersenyum.
" Aku masih di Bangkok,ada urusan yang diperintahkan oleh mister Philips Kepada ku di sini...bukan ,bukan karena Anne kok.dia ada di Hanoi." kata ku.
" Bagaimana keadaan janin mu Pim??"
" Syukur lah kalau begitu.Salam kan sayang ku padanya yahh..?" Canda ku.
" Iya,aku juga jaga kesehatan kok.kamu tuh yang harus extra menjaga kesehatan."
" iya nanti kalau aku sampai di Hanoi aku akan telpon Vidio bersama Padma Kepada mu.?" kataku sambil tersenyum.
tak lama aku menutup telpon ku.
****
Athena side:
Masih sepeduli itukah dia dengan Pim??Masih banyak kah rasa sayangnya dan Cinta nya kepada Pim?? Pikir ku.
Aku jadi berpikir, apakah dia sayang kepada ku atau tidak.sama seperti sayang dan cinta nya kepada Pim.??
__ADS_1
Aku tak memahami nya,aku tak mengerti kepada nya.
Berbuat ini itu kepada orang lain,berapa banyak uang yang dia keluarkan untuk membantu nya.tampa berfikir mungkin saja dia dimanfaatkan.
Apakah aku pun dimanfaatkan oleh Lee..
aku tak tahu pasti.pikir ku.
Dan kata katanya tentang ayah??apakah benar.jika ia mengada ada - habis'lah karir nya disini.
Aku harus menanyakan kepada ayah, tetapi aku harus berhati-hati.Aku tak ingin Lee kena imbasnya.
Aku juga harus menelepon atau bertemu dengan Pim, untuk menanyakan semuanya.
****
Aku kembali ke Hanoi.
Padma langsung memeluk ku dan menangis setibanya aku di rumah.Sepertinya dia merindukan aku banget.
aku menenangkan nya.
" Lee,, bagaimana keadaan Pim??" tanya phi kepada ku.aku tersenyum
" Kening mu kenapa Lee.. seperti tampak di jahit.??" tanya nya.
" Aku terjatuh Phi,di tangga?" kataku
Lalu aku menceritakan semuanya.dia tampak schok.
" Maaf kan aku Phi,aku tak tahan dengan semua anggapan nya tentang kamu dan juga aku??" kataku.
" kemarin aku sudah mengontak kenalan yang ada di Bangkok jika sesuatu terjadi dengan pekerjaan kita."
" Aku menitipkan mu." kataku.
" Lalu kamu??" tanya Miss Katty.
Aku tersenyum.
" Aku akan pulang ke Indonesia Phi, menikah dan membuka usaha sendiri." kataku.
****
Pim side:
Aku setengah terkejut siapa tamu yang ku temui.Dia Anne yg tengah duduk di ruang tamu rumah ku.Aku berjalan menemui nya.
aku memberikan salam kepada nya dan tersenyum.
" Bagaimana keadaan mu Pim" tanyanya.
aku tersenyum.
" Sudah jauh lebih baik Anne," kataku.
"Jauh sekali Anne kamu datang ke sini dari Hanoi??" kataku.Dia tersenyum.
" Dimana suami mu Pim??" tanyanya berbasa-basi. aku mengulum senyum ku.
__ADS_1
" Kami berpisah Anne." jawab ku pelan.