Dia

Dia
episode 93


__ADS_3

" Phi,,aku meminta mu menyerahkan surat pernyataan pengunduran diri ku kepada mister Philips.ceritakan kondisi ku kepadanya.


"tetapi jangan kau ceritakan kepada Pim dan Anne...kataku lemah.


Dia terdiam sambil sesekali menyeka air matanya.


" aku minta tolong Phi kepada mu. tolong bantu lah Pim dan andhara.bantu menjaganya, menasehati nya.anggaplah dia sebagai keluarga mu, Adik perempuan mu...


" aku tak tahu sampai kapan aku dapat bertahan.kau lihat keadaan ku sekarang.aku tak mungkin lagi dapat bekerja dan kembali ke Bangkok.


" aku tak mau Pim dan Anne bersedih karena ku.bantulah mereka memperbaiki hidup nya...


" tapi Lee..aku tak yakin Anne dapat mengerti apa yang terjadi??


" kau berbicara saja dengan mister Philips. sampaikan permintaan maaf ku.


"aku sangat lelah Phi walau berbicara seperti ini kepada mu, hanya saja aku paksakan.aku tak mungkin berdebat dengan Anne ataupun Pim.


" Tolong lah aku Phi, sampaikan permintaan maaf ku kepada mereka.


****


Athena side:


" apa...kau bicara apa phi.kau meminta ku, meminta ayah ku menandatangani surat pernyataan pengunduran diri Lee..??! kataku keras kepada Miss Katty. ada ayahku di sudut ruangan.


" sebenarnya kau tahu sudah sejak lama kan kalau dia sakit dan merahasiakan nya dari ku..


" maaf Anne ,tapi ini permintaan Lee sendiri..aku hanya...


" hanya apa,,mencoba mencari keuntungan!!!


" Anne sudahlah...kata Ayah ku menenangkan.


Aku melirik ayah sebentar.lalu memandang Miss Katty.


" kau siapa,berhak mengatur ngatur aku...!! kataku sengit.


" Aku jadi tak percaya kalau dia sakit,dan ini semua hanya akal liciknya saja...kataku emosi.


" tapi sungguh Anne..dia Benar-benar sakit.


" kau bersekongkol ya dengan nya,, Hardik ku keras.


" beritahu aku nomor telepon nya,beri aku tahu alamatnya.aku akan menyusulnya ke Indonesia!! kataku lagi.

__ADS_1


" kau jangan beralasan ini dan itu, melindungi nya.. emang kau Siapa nya hahh!!


" Anne sudahlah, Jangan seperti itu kepada nya..kata ayah ku.


" Sekarang pun ayah sudah berani membelanya di depan ku..apa karena ayah sudah diberikan anak oleh nya!!


" Anne, hentikan ocehan mu.lee Benar benar sakit.dia mengatakan yang sebenarnya..kata ayah lagi.


" aku tak akan pernah mau menandatangani surat pernyataan pengunduran diri Lee sampai aku benar-benar melihat nya sakit.


" Anne.. dia terkena Kanker.apa kau mengerti bila dia harus berhenti bekerja untuk menyelamatkan hidup nya!! kata ayah yang mengagetkan ku....aku berkaca kaca Sambil menghampiri phi...


" Katakan apa itu benar,katakan kau mengada ada phi...kataku setengah berteriak keras.


" Maaf Anne, seharusnya ini ku rahasiakan dari mu.lee meminta nya.


,.iyaaa dia terkena kanker..." katanya Sambil menangis.


seketika itu juga,kaki ku lunglai.aku terduduk di lantai sambil menangis tersedu-sedu...aku menutup muka ku...


****


" sepertinya Ayi harus di rawat di Jakarta saja mah,di rumah sakit khusus cancer." kata Hanif kepada ibu Haryanti.


" lakukanlah yang terbaik nif, untuk kesembuhan Ayi..apa aja mamah nurutin kamu.." kata Bu Haryanti Sambil menangis. Hanif mengangguk.


" mah,Ayi pingin pulang dulu ke rumah.ayi mau istirahat di rumah mamah saja dahulu.ayi belum mau ke Jakarta??!


" ini semua demi kebaikan mu ay.." kata Bu Haryanti.


" Ayi pingin berobat jalan aja..Ayi takut kalau ke jakarta.ayi ingin dekat dengan mamah.." pinta Lee..


ibu Haryanti menangis memeluk Lee..


***


" ya Allah..kenapa mesti anak ku sih yang sakit.kenapa bukan aku saja yang menanggung nya.dia masih terlalu muda untuk menderita..


" Yaa Allah,maaf kan hamba sebagai manusia dan orang tua yang tidak terlalu baik menjaga anak anak yang kau percayakan kepada ku.


" Ayi sedari kecil hidup menderita, tak mengenal baik sosok ayahnya,tak Benar benar hamba jaga untuk merawat nya.Dia bagai tumbuh sendiri, Tumbuh sendiri dengan kakak kakak nya yang kurang merawat nya...


" hamba rela jika harus berganti nyawa dengan anak hamba... ambillah nyawa hamba terlebih dahulu isaknya dalam solat malam yg ia lakukan sambil menangis'terisak Isak.


****

__ADS_1


Minggu pun berganti bulan.tak terasa sudah hampir dua bulan aku di Indonesia.belum ada email balasan tentang Surat pengunduran diri ku.aku tak menggunakan nomer ponselku.aku masih bersembunyi dari Anne dan Pim.jujur aku merindukan keduanya.merindukan Andhara dan Padma.


aku terus mendapatkan semangat dari keluarga ku.mendorong ku untuk berobat di jakarta.aku masih menolak nya.


aku berobat jalan di Jogja bersamaan dengan berobat alternatif secara herbal.aku masih sangat berharap untuk sembuh.berusaha seakan akan aku akan hidup seribu tahun lagi.tetapi akupun mempersiapkan diri jika di panggil oleh nya sewaktu waktu.aku menyadari semua Dosa ku, perbuatan ku dan kebiasaan kebiasaan ku pemicu aku terkena cancer.


sesekali aku me nelpon Lucy ataupun mbak Retno dikala mereka senggang.


aku menceritakan sebagian kisah hidup ku di Bangkok Dengan lucy.


Aku membenarkan perkataan nya dahulu tentang sikap Athena kepada ku.aku menjalin hubungan dengan nya Disana.


" Diam diam menghanyutkan Lo yaa...bisa bisanya hidup anteng di Bangkok gag cerita cerita...kata Lucy di sambungan telepon...


aku tertawa...


" males lah gw cerita..aib!! kami tertawa bersama


" terus lu sekarang gimana Lee??


" apanya,,GG ahh gw takut ke jakarta.gw berobat aja disini.." kataku


" dihh pe'ak..ya hubungannya lu lah ma dia??! katanya ketus.aku tertawa.


" ya bubar jalan lah luc..aku GG mungkin kembali ke Bangkok dalam keadaan seperti ini...


" ya makanya lu harus sembuh, semangat!! katanya


" iya gw semangat terus kok


" emangnya Lo GG pingin ketemu lagi apa sama Bebi Bebi Thai lu itu... katanya sambil tertawa..


" gag ahh,,gw mending disini.lebih baik di sini nenangin hati ma pikiran..


" lu lari dari tanggung jawab dong, lari dari kenyataan...katanya Tiba tiba..


" ya keadaan memaksa luc... kataku seraya memikirkan perkataan nya.


****


Pim side:


Aku masih tak percaya atas perkataan Anne tempo hari mengenai kondisi Lee.. rasanya tak percaya dia menderita kanker.dia selalu terlihat baik baik saja,selalu fit atas semua yang dia lakukan.


Sudah mau dua bulan saja kami tak menemuinya, aku tak mendengar suaranya, melihat tingkah nya ataupun apapun itu tentang nya.

__ADS_1


Lee tak pernah menghubungi kami.hanya surat dokter yang di fax ke kantor Anne dan suara Kakak nya yang menerangkan kondisi kesehatan nya.katanya Lee sudah tersadar dari koma,namun masih berbaring di tempat tidur.


__ADS_2