Dia

Dia
episode 32


__ADS_3

Pim side :


Dia tengah berada di ruang tengah, menonton TV.tiba tiba dia mengangkat telepon.suaranya sedikit diplomatik.


Rupanya yg me nelpon Mr.Philips yg menanyakan ke adaan nya.menanyakan tentang pekerjaan.tiba tiba dia menyuruhku mengambil berkas yg ada di meja kerjanya.Sebuah proposal yg bersampul biru katanya lagi.


aku menuju meja kerjanya, mencari apa yg dia perintahkan.tiba tiba mataku membaca suatu tulisan.tulisan tangan nya.


*There are even more people in this world who are better and superior than you. but somehow this heart always asks - you.*


Aku di kejutkan oleh teriakannya memanggil ku.aku bergegas memberikan apa yg dia minta.dia berterima kasih kepada ku, sambil berlanjut berbicara kepada Mr Philips.


aku masih merenung,siapa yg di maksud Lee dalam tulisannya.?


Tiba-tiba terdengar suara Bel.aku membuka pintu kamar apartemen.tampak ada tiga orang berdiri.ada yg terlihat seperti lady boy dan seorang Tom yg gemuk.


seseorang diantara nya menanyakan Lee,Ada kataku.kemudian Lee tertatih menyongsong ketiga temannya.


" Pim, kenalkan ini Anurak temanku." kata ku pada Pim. lalu ia tersenyum sambil bersalaman.kemudian Pim ke dapur membuat kan minum.


" Rupanya sakit pun kau nikmati ya Lee,di tunggui selama 24 jam oleh pacar." ledek Anurak.Aku tertawa.


" Tidak, tidak dia bukan pacarku Rara.." ledek ku.


" lihat saja,tipe tipe nya hampir sama dengan dia.?" aku kembali tertawa.


" sudah jangan meracaw kamu rara.sungguh dia bukan pacarku,dia teman sekantor ku.."


" oww,,teman sekantor pula.pasangan yg hampir tak terpisahkan." ledeknya lagi.


aku memainkan mimik muka ku.menjulurkan lidah.


" katakan bagaimana kamu mendapatkan luka ini ??" katanya sambil memukul pelan gips kaki ku.reflek aku menyingkirkan kaki ku sambil tertawa.


" Aku tergelincir di tangga,ketika pulang menuju Bangkok." kataku


" kamu dari mana emangnya??" kata Anurak.


" Aku habis mengunjungi PAI bersama dengan teman teman ku.kami mengendarai mobil."


" oww, rupanya kalian doubel Date??" kata Anurak.


" Dia ada kan Bersama mu??" selidik Anurak sambil menunjuk Pim . aku tersenyum.


" Sungguh kelewatan kamu Lee,,diam diam menghanyutkan..!?" aku kembali tertawa.


Tak lama Pim datang membawa Empat cangkir teh.Pim duduk disamping ku.hampir dekat dengan bahu tangan kanan ku.


Anurak meliriknya.


" katakan padaku Ra,apakah dia ada di Bangkok sekarang?" tanyaku.


" Dia siapa??" Anurak seperti meledek.aku tertawa melihat gaya bicaranya.


" apakah dia di Bangkok?" ulang ku lagi.

__ADS_1


" Dia siapa!?" katanya sedikit keras.aku melempar nya dengan kulit jeruk.


" Dee..!" kataku..


" Dee..? siapa Dee??" ledeknya lagi.aku Masih tertawa sambil menggaruk kepalaku.


" Athena." kataku pelan.


" Ooo o..??" kata Anurak panjang.


" Sudahlah jangan membicarakan dia,aku jadi tak enak." kata Anurak sambil melirik Kearah Pim.aku menoleh ke arah Pim,dia pun melihat kepada ku.kami beradu pandang.


Anurak tertawa.


" Ooo.. sweet couple." katanya sambil menutup mulutnya.temanya yg lain tertawa.


" Heii,, sudahlah.jangan berkata yg tidak tidak." kataku


" Jangan merusak pembicaraan anu.!?" kataku sambil tertawa.anurak melotot dipanggil anu..


" iya kemarin dia sempat pulang beberapa hari ke bangkok.sekarang dia sudah kembali ke Singapore??!"aku diam bingung.


" tunggu, kemarin kau bilang dia kuliah di Australia?, sekarang kamu bilang ke Singapore? mana yg benar Ra??"


" Maksud ku dia sekarang sudah pulang ke australia.sebelumya dia sehabis berlibur ke Singapore."Ralat Anurak.


Kami sedikit larut membicarakan segala hal, terkadang Pim tertawa sambil bersandar di lengan ku.Anurak tampak memerhatikan kami.


" Mana mungkin mereka tidak pacaran,lihat saja kedekatan mereka berdua.apalagi perempuan itu selalu mendekatkan wajahnya ke arah Lee.." kata Anurak ke temannya sambil menuju lift.


aku menoleh.


" Aku tak tau pasti apa namanya Pim??" jawab ku.


" kenapa?? apakah kamu cemburu mendengar nya." candaku. Pim mendekati ku


" Kalau aku cemburu apakah boleh.!?" tanyanya sambil mendekat kan wajahnya.


sejenak aku gugup.aku melengos.menghela nafas.


" Pim apakah kamu masih Datang bulan??" tanyaku mengalihkan pembicaraan.


" masih,kenapa!?" jawabnya singkat sambil tajam melihat ku.


" pantas saja menyebalkan.!?" kataku pelan.


" siapa menyebalkan.!?" katanya cepat.


" Aku,,,aku Pim yg selalu menyebalkan.kamu mah tidak." kataku.


Pim mencibirkan bibir nya.seraya pergi ke dapur membawa bekas cangkir teh tadi.ternyata namanya Athena.pikir Pim.


" Pim, sudah empat hari kamu menginap di sini.malam ini kamu pulang lah ke apartemen mu.aku sudah baikan kok." kataku pada Pim. sejenak dia menghentikan aktivitas nya.


" Kenapa Lee,,kamu merasa terganggu ya sekarang??" katanya.

__ADS_1


" Bukan begitu Pim,aku cuma merasa tak ingin merepotkan mu." kataku lagi


" ini lebih dari cukup kalau sekedar meminta maaf atas kejadian itu ." dia mendekati ku.mukanya tampak sewot.aduh salah lagi sepertinya.


" Kenapa Lee,kamu terganggu akan privasi mu sekarang.merasa tak leluasa memikirkan dia.?!" katanya sedikit keras.aku menatap nya heran.


" maksud mu apa Pim.!?" kataku curiga.


" Kenapa kamu selalu marah marah GG jelas sama aku Pim??" Dia diam sambil memalingkan muka.


" heii Pim aku bertanya kepada mu.?" dia masih diam.


" Ya sudah kalau kau menyuruhku pulang,aku akan pulang." katanya sambil mengangkat tas kerjanya.


aku menatap nya.Dia berlalu didepan ku.aku meraih tangan nya.tetapi dia menepisnya.


" kamu belum jawab pertanyaan ku." ulang ku lagi.


" Kenapa kamu sering marah tiba tiba kepada ku.?"


Dia berbalik melihat ku.


" aku GG suka kamu bicara tentang orang lain kalau di dekat ku.!" aku menatap nya tak mengerti.


" Kamu yg bertanya tentang dia.aku menjawab apa adanya.kenapa itu menjadi masalah Buat mu??"


" Aku tak mengerti kamu pim.


" Sekarang jelaskan kenapa kamu begitu Pim.??"


dia mendekati ku.


" Tak ada yg perlu dijelaskan,lee.kamu tak akan pernah tahu.?" katanya.


" bagaimana aku akan tahu kalau kamu tidak memberi tahu??!


" kalau aku memberi tahu mu apa kamu akan mengerti?!"


" Sebisa mungkin Pim.aku akan lakukan yg terbaik." kataku.


" Kalau aku memberitahu mu bahwa aku cemburu dengan orang orang yg dekat dengan mu Apa kamu mengerti??!"


" Kalau aku memberitahu bahwa aku mulai menyukai mu apa kamu juga Mengerti.!?" katanya lagi setengah bersuara keras.


Aku menatap nya tajam.


" Jangan mencoba Pim, jangan mencobanya dengan ku.?" kataku.


dia mendekati ku.


" Kenapa kalau aku ingin mencoba nya dengan mu??!" " karena dihatimu hanya ada dia??" tanya nya tegas.aku masih melihat nya.


" Bukan itu masalah nya."


" lalu apa??kamu tak dapat melupakan ciuman nya.?"

__ADS_1


__ADS_2