Dia

Dia
episode 78


__ADS_3

Aku berjalan Gontai Menuju sebuah kafe yang dulu biasa aku dan Pim,aku dan Anne datangi.kini aku sendiri.


Sejenak aku merasakan kesendirian menusuk ke jantung ku.Dan mengalir ke seluruh tubuh ku.


Pikiran ku bertumpuk,atas semua hal yang berturut-turut terjadi.


Kata dokter, kemungkinan sembuh masih sangat besar.aku harus menerapkan pola hidup sehat.Tak memakan atau meminum yang berpantangan, tidur dan beristirahat tepat waktu dan lainnya.


Ku aduk latte yang ada dihadapanku.meminumnya perlahan-lahan.


Terdengar suara tawa yg aku paham suara nya siapa.


Benar ternyata.suara Anurak Cs. dan aku tak memperdulikan nya.


Bagi ku.Sudah tak ada kepentingan terhadap nya atau Anne sekalipun.


" euy..euy..euy Coba lihat ada yg sedang sendirian di sini.??" kata Anurak tiba tiba.aku menoleh menatap nya dengan datar.


" Sedang patah hati atau sedang merenungkan hidup Lee??" sindir nya sinis. aku tertawa kecil.


" Sudah lah Ra,tak ada untungnya berbicara dengan orang seperti dia!?" Suara Anne dari belakang. aku menatap nya.


" Biarkan saja dia Ra.meratapi segala nasibnya yang menyedih kan.!!" katanya Sinis.


Aku berdiri sedikit menggertak meja. Darah ku mengalir cepat.Nafasku ku tahan agar aku tak tersengal. aku marah mendengar kata katanya Anne barusan.


" Heii Anne,aku ingin berbicara dengan mu!" kataku sambil memanggil nya yang berjalan menjauh. dia berbalik ke arah ku.


" Bukankah kita sudah tak ada lagi urusan!!, percuma aku berbicara dengan seseorang yg Menyedihkan seperti mu.!!" katanya lagi sambil pergi.


Sungguh aku tak terima dia berbicara seperti itu kepada ku di hadapan teman-temannya.


Dia mengejek ku, merendahkan Harga diri ku.


Aku putuskan untuk mengikuti nya kemana dia pergi.Dia ternyata pulang ke rumah nya dengan Tom yang baru itu.Sialan, ******** pikir ku.


***


Aku berlari menuju Anne kedalam Rumah.Aku menghadang nya.


" Heii Anne,aku harus berbicara dengan mu!!" kataku keras kepada nya.


" Apa yang akan kau bicarakan lagi kepada ku Lee..mau Meminta ku untuk mempertahankan jabatan mu dan si Katty itu!!" katanya sombong.


Aku menggeleng kan kepalaku.


" Apa maksud mu mengatakan bahwa aku menyedihkan!!?"


dia mendengus keras.


" Tak usah ku jelas kan juga kau lebih mengerti siapa diri mu Lee!!?" katanya kasar.


" Jika kau pikir aku menyedihkan karena akan kehilangan semua yg aku peroleh dari perusahaan mu.kamu salah anne.ambilah semuanya.Aku tak perduli."

__ADS_1


" Jika kau pikir aku menyedihkan karena membela seorang Pim dan Katty yg berujung kesia siaan,kamu salah Anne. karena membela kebenaran dan membantu yang lemah bukanlah kesia siaan!!?


" Jika kamu pikir aku menyedihkan karena telah kau campak kan...hahaha kamu salah anne.karena kamu tak akan pernah selesai dengan ku." kataku sambil tertawa.


" heii..apa maksud mu... pergilah,kau sudah selesai dengan nya!!" usir tom itu kepada ku.


aku murka dan meraih kerah bajunya.


" Aku tak ada urusan dengan mu ya,jadi diam saja!!".Bentak ku dengan mata memerah lalu mendorong nya.


aku mendekati Anne.


" dengar Anne,,aku tak kan marah kau di dekati oleh lelaki manapun selain manusia seperti dia atau aku."


" Percuma bagimu Anne, Meninggalkan aku lalu mencari yang sama jelek nya dengan aku.bahkan lebih buruk.!!"


" Bahkan aku ingin meludahi nya,sama seperti aku mengutuk diriku.!!"


Tom itu mendatangi hendak memukul ku.memang dia sedikit kekar.


aku tangkis tangan nya lalu menendangnya seperti samsak tinju.dia tersungkur.


Anne hanya diam, seperti tak memihak.


" Kamu harus menikah dengan lelaki Anne, seperti yang Khun Philips ingin...kan...!!'


Aku tersungkur,Perutku di tinju dari samping aku pingsan.


****


Aku berteriak panik melihat Lee jatuh tersungkur dan tak sadarkan diri.Aku berteriak memanggil pelayan ku untuk mengangkat nya kedalam mobil.


Tubuhnya terkulai lemas, wajahnya pucat.


aku menangis khawatir.


Aku tak henti hentinya memarahi khew sepanjang jalan menuju ke rumah Sakit.


Ponselku berdering dari ayah.aku tak mengangkat nya tak tahu apa yang akan ku katakan kepadanya.


Aku hanya menangis menatap nya dan menyalakan semua yang aku lakukan terhadap nya.


Aku menangis sesenggukan, takut terjadi sesuatu yang buruk terhadap nya.


Tubuhnya di angkat Keruangan IGD oleh para perawat. aku menunggu nya.


Ayah menghampiri ku,aku menangis di pelukannya.aku meminta maaf telah melakukan semuanya.


Dia bertanya semua hal yang mungkin pernah diceritakan Lee Kepada nya.


Aku membenarkan nya.


Akulah yang selama ini tak mau di tinggalkan Lee..ayah tampak terdiam.

__ADS_1


" Maafkan aku ayah,aku tak seperti apa yang ayah harapkan??" kataku sambil menangis.


" Bukan karena dia ayah,akulah yang sedari kecil sudah merasakan sesuatu yang lain di hatiku jika melihat tom.aku tak berani bilang kepada Ayah.aku takut mengakuinya??''


" Aku sudah berusaha ayah,tetapi lelaki malah memanfaaatkan ku..."


kataku sambil terus menangis terisak.


Dia mendekati ku,lalu mendekap ku.


***


Kepala ku masih terasa Berat, penglihatan ku sedikit kabur.aku memejamkan mataku, kemudian aku membuka nya perlahan.


aku seperti di rumah sakit pikir ku, aku lalu mengingat ingat apa yang terjadi.


Ohh iya, mungkin saja aku sekarang di rumah sakit.


Aku menatap jam dinding.Sudah berapa lama aku tak sadarkan diri yaa.. pikir ku.apakah sudah berganti hari pikir ku lagi.


terdengar suara gaduh dari luar ruangan yang menuju ke arah ku.


Pim yang tengah hamil Sambil menangis Menuju tempat tidur ku.Dia menangis sambil memeluk ku.


" Lee.. sadar lah.kau harus bangun,,mengapa jadi begini sih.. tangis nya tak berhenti.


Anne di sebelah sana berdiri sambil menahan tangis bahkan menangis.


Tak berapa lama pintu di buka kembali,kali ini Miss Katty yang panik sambil menggendong Padma.


Dia mendekat,Padma yang menangis keras karena melihat Pim yang masih memeluk ku sambil terus menangis.


Pim berpelukan dengan Miss Katty.


Seperti nya Pim datang bersama Bibi.


***


" Sudah lah,aku tak apa?" kataku sambil mengangkat badan ku yang sedikit ngilu, terlebih di perut ku.


Aku menatap Padma yang masih menangis.


Tampak di sebelah Anne ,Mr Philips yang memperlihatkan aku dan Padma.


" its okey sweety,,come to me??" kataku sambil meraih nya.


"jub..jub..jub honey don't cry again.how your school today??" tanyaku mengalihkan perhatian nya.


" Im not going to school, because wanna meet Yaya. You are gone for too long..." Katanya sambil terisak-isak


Aku tertawa kecil.


" Im sorry dear,how about tomorrow we go to the beach again?? you want??" tanyaku. dia mengangguk kecil.

__ADS_1


" now,stop your crying??" kataku.dia mengusap air matanya lucu.aku tersenyum.


" Lee ,,apakah kau tak memeluk ku juga??" Pinta Pim.aku tersenyum dan merangkul nya.


__ADS_2