Diamku Hanyalah Sebuah Topeng

Diamku Hanyalah Sebuah Topeng
19.memulai kegiatan baru


__ADS_3

Di perusahaan franziska cops siang itu lana sedang mengunjungi ruangan rania tetapi tidak menemukanya di sana.lalu lana bertanya kepada sekertaris rania yang baru kembali dari makan siang.


“dimana kak rania?”tanya lana kepada fera.


“nona rania sedang cuti beberapa hari karean suasana berkabung”jawab fera.


“siapa yang meninggal?”tanyanya lagi.


“kakak dan kakak ipar dari nona rania,sekarang nona memerintahkan saya untuk mengurus semua keperluan anak beliau”


“ha?anak?dia sudah memiliki anak?”lana mengerutkan keningnya bingung.


“apakah kak rendy sudah menikah dengan kak rania?”batin lana.


“tidak tuan,itu adalah anak yang ditinggalkan oleh kakak dari nona sebelum meninggal,kalau begitu saya permisi”fera memberi salam lalu pergi untuk menyelesaikan tugasnya.


Tersirat dalam matanya agak kecewa.,sebenarnya dia ingin menanyakan tentang keluarga Rendy dan dia menaruh harapan besar akan semua itu.tapi mau bagaimana lagi toh dia sedang dalam keadaan berkabung.


•••


akhirnya mereka sampai di kota esok hari menjelang siang.mereka langsung menuju apartemen Rania.


"ayya apakah setelah ini kamu akan menyewa baby sitter untuk mereka"tanya mama Tia kepada Rania.


"iya ma aku sudah mencarinya saat perjalanan pulang dibantu oleh sekertarisku"jawab Rania.


"baguslah,apa sekarang mau mama bantu untuk mengurus mereka sampai baby sitter datang?"tawar mama Tia.


"tidak perlu ma,aku udah terbiasa karena sering merawat anak dari kak fikri.kalian semua pulang saja pasti lelah,dan terima kasih sudah membantuku"ucap Rania.


"tidak apa apa kami akan pulang biar rendy saja disini menemanimu"ucap mama Tia.


"baiklah ma"ucap Rania dan rendy.

__ADS_1


Fikri dan Risti memang memiliki umur yang sama tetapi Fikri yang terlebih dulu menikah dan memiliki anak.sedangkan Risti baru menikah beberapa tahun lalu dan baru dikaruniai anak sekarang.bahkan rasti bertemu dengan daniel saat mengantar rania untuk pergi di hari pertama kuliahnya di kota.


"mah kayaknya kita bertiga harus ke kampus deh, gimana kalau Mama pulang bawa mobil dan kita bertiga naik taksi saja"ucap Sasa.


"ngga usah ayo mama anterin"


"iya ma"


"ay balik dulu,yang sabar ya. kalau nanti ada waktu kita kan sering ke sini nengokin si kembar. semangat ya jangan sedih lagi kita selalu ada buat kamu"ucap Lisa.


"benar itu"ucap Sheila dan Sasa.


"makasih ya"lalu mereka berempat pun berpelukan.


"sudah sudah ayo pergi nanti mereka bangun mau tanggung jawab"ucap mama Tia.


"tidak"ucap merek serempak,membuat Rania tertawa.


"pergi dulu ya assalamualaikum"


setelah mama Tia dan yang lainnya pergi Rania dan rendy membaringkan si kembar di box bayi yang ada di kamar sebelah Rania.


"sejak kapan box bayi ini ada?"tanya Rendy.


"sebelum ke sini aku sudah meminta sekretaris ku untuk mencarikan babysitter,membelikan semua perlengkapan si kembar dan mendekor kamar ini"jelas Rania.


"hmm begitu,jadi nama apa yang disiapkan oleh kakak mu?"


"nama kakaknya Alexis Xavier dan adiknya Alden Xavier,nama ini adalah nama yang diberikan oleh kak Risti dan kak daniel untuk mereka"ucap Rania.


"nama yang sangat bagus, bagaimana kalau kita panggil saja baby Ale dan baby Ald?"tanya Rendy.


"boleh juga"

__ADS_1


3 hari sudah berlalu mau tidak mau Rania harus kembali bekerja. babysitter yang disewanya sudah datang 2 hari yang lalu dan Rendy selalu datang ke apartemen Rania saat berangkat ke kantor dan saat pulang.


pagi ini Rania sedang menyiapkan sarapan dan juga bekal untuk dirinya dan juga rendy. dan ia tidak pernah mempunyai pembantu karena dia lebih suka mengerjakan apapun sendiri meskipun memiliki banyak pekerjaan sekalipun. kecuali mengasuh anak dia menyewa baby sitter, karena dia harus bekerja.


setelah selesai dengan kegiatannya dia langsung kembali ke kamar dan berganti baju dengan baju kantor. lalu menuju kamar si kembar untuk melihat mereka sebelum berangkat bekerja.


"mommy berangkat dulu ya sayang"ucap Rania sambil mencium kening kedua bayi itu.


"Daddy juga berangkat dulu ya sayang"suara seseorang terdengar dibelakang Rania.


lalu Rania menoleh dan ternyata itu adalah rendy.


"selamat pagi sayang"ucap rendy.


"sejak kapan kamu disini?"tanya Rania.


"sejak kamu berbicara dengan baby Ale dan baby Ald"ucap rendy.


Rendy bisa masuk karena mengetahui kode pin dari apartemen Rania. Rania memberitahunya karena memang Rendy sering keluar masuk untuk melihat si kembar.


Rendy mendekati box bayi si kembar,lalu rendy mencium pipi gembul baby Ale dan baby Ald.


"Daddy berangkat dulu ya,bobok yang nyenyak"


"udah ayo berangkat nanti kesiangan lo, Mbak tolong jaga si kembar ya"


"baik nona"


akhirnya Rania berangkat ke kantor bersama Rendy. rania selalu diantar jemput oleh Rendy dan sekarang motornya jarang sekali digunakan oleh nya. setelah sampai di kantor sebelum turun dari mobil Rania memberikan kotak bekal kepada Rendy. tentu saja Rendi menerimanya dengan senang hati.


hati Rendy berbunga-bunga saat Rania menyiapkan kotak bekal untuknya. dalam perjalanan menuju kantor senyum Rendi tidak pernah luntur sekalipun.sampai di dalam ruanganya dia masih seperti orang gila yang senyum senyum sendiri.spertinya dia sudah menjadi bucinnya rania sepenuhnya.


"ada apaan nih senyum-senyum mulu dari tadi"

__ADS_1


Dimana ada kesenangan disana dada penggangu ulung yang selalu merusak kesenanganya,siapa lagi kalau bukan sahabatnya yang bernama aron fernanda namanya saja seperti perempuan belakangnya makanya jadi rempong ngerecoki sahabatnya.


__ADS_2