
malam ini menjadi saksi Rania mengungkapkan semua kebenaran tentang dirinya dan situasi yang terjadi yang dialami keluarga Rendy.
"jelaskan"ujar Rendy yang saat ini sedang duduk berhadapan dengan Rania di ruangan pribadinya.
"emm..jadi Demian dan Luis adalah saudara dari teman lamaku yang sudah meninggal.aku bertemu mereka sekitar satu tahun yang lalu,tentang teman lamaku aku sudah berteman dengan cukup lama hampir 3 tahun lebih"jelas Rania kepada Rendy dengan tatapan mata yang meyakinkan.
"lalu kenapa kalian sangat akrab?"tanya Rendy dengan nada mengintimidasi.
"karena Demian sudah menganggap ku adiknya.luis pun menganggap ku kakaknya.setelah kepergian temanku mereka jadi terpuruk dan hampir menyerah.mereka hanya menganggap ku saudara tidak lebih"jawab Rania dengan nada sendu.
"sayang,aku tidak curiga padamu.tapi aku khawatir karena di dunia bisnis mereka terkenal sebagai perusahaan besar dan yang paling penting juga berasal dari keluarga mafia"balas Rendy dengan nada gursang.
"kamu ngga perlu khawatir mereka baik,aku juga bisa melindungi diriku sendiri"ucap Rania meyakinkan perasaan Rendy.
"maafkan aku mas,andai kamu tau bahwa aku juga salah satu bagian dari mereka.bahkan tercatat orang terkejam dan bringas di kelompokku"batin Rania dirinya merasa bersalah akan jalan yang ditempuhnya.tetapi dia tetap tersenyum meyakinkan hati Rendy kalau dirinya akan baik baik saja.
"baiklah aku percaya,lalu bisakah kamu jelaskan tentang tempat ini"ujar Rendy dengan senyum manisnya.
"ini adalah tempat yang aku bangun tiga tahun yang lalu.awalnya aku hanya ingin membuat sekumpulan kelompok saja semacam sebuah geng.tapi setelah lama mulai berkembang menjadi organisasi yang mempunyai kemampuan dan keterampilan beladiri juga IQ tinggi.oragnisasi ini awalnya tidak memiliki tempat tetap,lalu setelah aku berada di posisi direktur aku membeli sebuah tempat untuk berkembangnya organisasi yang aku dirikan bersama Dandi"
sebenarnya tidak hanya dandi saja yang ikut membangun tetapi juga teman lama Rania yang dinyatakan meninggal.organisasi tersebut menampung orang orang yang mau belajar.organisasi tersebut bernama Avega dan terhubung dengan mafia milik keluarga Alexander atas usulan dari temannya itu.
sebab itu organisasi Avega menjadi terkenal di bidang keamanan mereka berada pada beberapa kelompok yaitu hacker, bodyguard,dan juga pengawal bayangan.bahkan organisasi itu sudah dikenal di kalangan masyarakat sebagai penolong terkadang polisi juga meminta kerja sama akan sebuah kasus.tidak sedikit orang yang memakai jasa organisasi Avega terkhusus para pengusaha.
__ADS_1
"wow sayang aku tidak menyangka ternyata organisasi Avega yang terkenal di dunia bisnis dalam bidang keamanannya ternyata kamu yang membuatnya"ucap Rendy dengan perasaan kagum.
"aku hanya membentuknya yang bekerja keras adalah seluruh anak buah ku"ucap Rania merendah.
"jadi ini yang membuatmu sensitif akan alat pengintai dan memiliki senjata api"tebak Rendy mengingat tentang beberapa saat yang lalu yang dilakukan Rania.
"iya,tapi aku sudah memiliki tebakan tentang kejadian ini.musuk keluarga kamu awalnya hanya menyerang dalam bidang bisnis tapi karena gagal mereka mencoba mengintai lebih dekat.aku tidak bisa memastikan siapa musuh kalian, lebih tepatnya di situasi ini akan banyak yang berkhianat.disini aku sedang gelisah karena mengapa kedua anak kita yang jadi incaran"ucap Rania dengan nada serius.
"kenapa baby Ale dan baby Ald juga terlibat?"Rendy bertanya tanya kenapa kedua anaknya terlibat dalam target musuh keluarganya.
"aku tidak tau pasti,tapi sepertinya almarhum kak Daniel berasal dari keluarga yang tidak sembarang.dilihat dari segi fisik kedua bayi kita mereka seperti bibit unggul seseorang yang memiliki darah campuran australia.aku berasumsi kak Daniel mempunyai masalah yang belum selesai dan akhirnya berimbas kepada kedua anaknya dan orang itu juga memiliki dendam pada keluarga kamu"jelas Rania dengan raut wajah tidak tenang.
"tenanglah, tenangkan dirimu kita akan menjaga anak anak kita bersama agar mereka aman"Randy mencoba meyakinkan Rania agar tetap tenang bagaimana pun dia adalah seorang ibu dari dua anak sekarang, meskipun bukan ibu yang melahirkannya Rania akan menjaga kedua buah hati mereka dengan sepenuh hati.
......*****......
mereka adalah sepasang kekasih yang sudah bertunangan satu Minggu yang lalu yaitu Rania dan juga rendy.mereka hampir berbicara sepanjang malam hingga terdengar azan subuh berkumandang mereka menjalankan ibadah lalu tertidur di meja kerja Rania.
ceklek
"ay..."terlihat Dandi berdiri di depan pintu dengan wajah terkejut.
"aduh salah situasi nih, keluar ah sebelum singanya bangun"gumamanya sambil menutup pintu dengan perlahan.
__ADS_1
namun sayang seribu sayang belum sempat pintu tertutup Rania sudah bangun lalu duduk dengan posisi normal kembali sambil melihat ke arah Dandi.
"ada apa? kenapa kau kemari?"tanya Rania dengan muka bantal dan suara serak khas bangun tidur.sedangakan Dandi yang dilontarkan pertanyaan oleh Rania hanya cengengesan karena tidak sengaja membangunkan bosnya.
"aku hanya ingin memberi kabar kalau dokter Gery sudah meminta rujukan ke rumah sakit di Singapura untuk demian.dokter Gery membutuhkan persetujuan darimu untukku selanjutnya"ucap Dandi.
"baiklah, siang ini aku akan menemui dokter Gery"jawab Rania finis.
"baiklah aku permisi, silahkan dilanjutkan mimpi indah bersama pasangannya, ini sudah hampir jam tujuh bersiaplah untuk makan bersama"ledek Dandi sambil menutup pintu.sedangkan Rania hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan temannya.
Rania memutuskan tidak melanjutkan tidurnya,dia membangunkan Rendy untuk sarapan.lalu kembali ke kamarnya untuk melakukan aktivitas rutin pagi hari yaitu mandi dan berganti baju.
setelah semua selesai baru Rania mencari keberadaan si kembar.telihat kedua bayi itu anteng duduk di troli bayi di samping meja makan.semua berkumpul untuk makan di meja yang sama karena memang meja itu sangat besar dan mulai untuk seratus orang,itu sudah menjadi tradisi di organisasi Avega sejak lama.
mereka memulai makan dengan hikmat, sedangkan Rendy dan Rania di selah mereka sudah menguap beberapa kali bahkan bersahutan.hal itu membuat semua orang yang berada di meja makan itu merasa heran dan tertawa geli melihat pasangan itu.
"kalian berdua habis ngapain?"tanya Sasa dengan jawaban mengintimidasi.
"mungkin kak Rendy sudah ng..."
pletek
belum selesai Lana menebak Rendy lebih dulu menyentil jidat adiknya itu.lana tidak bisa membaca situasi, mungkin kalau ucapan itu dilanjutkan yang akan malu adalah Rendy dan Rania.
__ADS_1
"aww sakit kak"pekik Lana sambil memegang jidatnya.
"jangan bicara sembarang, makan"ucap Rendy dengan wajah serius.