
..."berpikir soal rantai makanan di alam terus berputar dalam poros kehidupan alamnya,tercermin dari itu pasti ada yang memangsa dan dimangsa dimana semua itu Napak tidak ada bedanya,kalau disuruh memilih memangsa atau di mangsa, jawabannya tidak ada."...
..."""TRA91 """...
.......
.......
.......
.......
.......
Rania yang berada di dalam kamar hampir tidak bisa menahan emosi. semakin dia mencoba untuk tenang semakin amarahnya meluap hebat.
ceklek
"kak aku sudah mencari tau, sesuai dugaan awal memang ada yang ngga beres"ucap Elsa saat memasuki kamar tidur Rania.
"sebelum aku berangkat harus selesai semuanya"perintah Rania sambil mengambil sebuah map hitam lalu diberikan kepada Elsa.
"baik kak,oh iya kak Dandi sudah kembali tadi pagi.mungkin nanti malam dia akan menemui mu"lapor Elsa sebagai tangan kanan Rania di kantor maupun di organisasi.
"aku akan ke markas nanti"Rania bergegas mencari laptop miliknya dan mencoba mengecek sesuatu yang amat mendesak.
"jangan sampai ada yang tau kalau Dandi sudah pulang dan akan menemui ku"ucap Rania tiba tiba saat Elsa akan keluar dari kamarnya dan dibalas olehnya dengan anggukan kepala.
..."""TRA91"""...
Bara ✓
"misi baru"
Ayan
"siap"
Neo
"laksanakan"
Ceca
"acara bunuh membunuh masih ada?"
Van
"haus darah"
Vena
"psikopat"
anra
"masa berlaku?"
noah
__ADS_1
"kapan?"
Bara ✓
"ribuan bambu. jarak dua ratus kilometer,arah jam dua belas membentuk sudut empat puluh lima derajat titik temu merah"
(yang ngga ngerti sini di jelasin: ribuan bambu adalah markas perkumpulan dalam hutan yang diibaratkan,jarak setelah titik temu dua ratus meter dan disandingkan dengan sudut empat puluh derajat mengambil titik temu dari sudut itu,titik temu merah artinya semua bersifat rahasia dan berbahaya)yang masih ngga mudeng mungkin imajinasi kita berbeda😌.
Ceca
"mikir Mulu"
anra
"bawa santai aja"
Van
"ngebul sekali"
Neo
"demi gaji lancar"
(fyi : semua hanya nama samaran,tidak ada karakter baru yang dimasukkan atau ditambahkan.murni karakter yang sudah ada sejak lama)
...*****...
malam hari tiba, pertemuan awal yang sudah dikonfirmasi akhirnya terlaksana. Dandi menemui Rania di markas organisasi Avega,tetapi dia tidak menemui sebagai Dandi melainkan sebagai tamu yang dirahasiakan identitasnya.
"permintaan yang ditawarkan terlalu tinggi, hingga terlalu melebihi kapasitas pasukan khusus yang disiapkan oleh markas luar.aku butuh keputusan mu untuk melanjutkannya atau tidak?"tanya Dandi setelah melaporkan seluruh temuannya yang dia dapatkan setelah kembali dari tugas khusus.
"baiklah,terima kasih atas hari libur yang diberikan"Dandi langsung keluar dari ruangan itu dengan perasaan senang.
"perasaanku tidak enak, sepertinya ada hal buruk yang akan terjadi setelah aku pergi ke los angeles"batin Rania sudah tidak tenang karena kabar Demian yang sepertinya melakukan pergerakan yang mencurigakan.
dada Rania bergemuruh keras, merasakan sebuah firasat buruk yang mungkin tidak hanya merugikannya tetapi juga keluarganya.
derttttt...dertttt
ponsel Rania bergetar menandakan ada sebuah pesan masuk.
+1310xxxxxxxx
"sungguh elegan pola pikir mu dan aku sangat suka dengan kecantikan mu,kita akan bertemu nanti lady"
dahi Rania berkerut melihat siapa pengirim pesan tersebut. nampak jelas kalau asal nomer telpon itu adalah luar negeri lebih tepatnya los angeles.
tanpa pikir panjang Rania langsung keluar dari ruangan dan mengambil motor sport miliknya. setelah mendapat pesan itu dia langsung tancap gas menuju rumah yang dulu di bangun olehnya.
sedangkan di sisi lain Rendy tengah mencari cari Rania di seluruh penjuru kediaman keluarga Franziska. memang benar sedari tadi siang mereka memutuskan untuk menginap di sana karena mungkin Rania akan kesusahan mengurus anak anaknya karena Rendy yang terus menempel padanya.
"ada apa sih kak?,dari tadi terus mondar mandir seperti orang tidak jelas"Lana yang bersantai bersama istrinya di ruang tamu bertanya kepada Rendy yang sedang mondar mandir itu.
"diam kau,aku sedang mencari istri ku"jawab Rendy dengan nada ketus.
"kak Rania sedang keluar, mungkin akan kembali tengah malam atau besok pagi"jawab Elsa yang memang sudah tau kemana tujuan Rania sebelumnya.
"what?!!!! sejak kapan?"tanya Rendy dengan nada naik satu oktaf.
__ADS_1
"sejak kak Rendy tertidur dua jam yang lalu"ucap Elsa sedikit takut.
"hei kak jangan membentak istri ku!!!"sahut Lana.
"apa kamu tau kemana istriku pergi?"tanya Rendy yang tidak mengiadakan ucapan Lana.
"aku tidak tau kak"jawab Elsa cepat.
tentu saja Rendy tidak akan percaya begitu saja dengan kata yang di ucapkan oleh adik iparnya itu.lantaran memang dia bisa dibilang bawahan Rania yang paling setia sejak beberapa tahun yang lalu.
"aku tidak akan memaksamu untuk jujur,aku tau sebenarnya kamu tau di mana. tapi kamu tidak memberitahu karena perintah istri ku kan?"ungkap Rendy dengan perasaan agak was was.
"kak jangan cari kak Rania sekarang,dia sudah berpesan untuk kakak tetap di rumah,cukup bertanya sekali saja mungkin kakak akan mengerti keadaan"ucap elsa sambil memberikan sebuah alat komunikasi yang biasa digunakan di organisasi Avega, istimewanya alat itu bisa langsung tersambung ke Rania tanpa ada persetujuan dari penerima.
"sayang kapan pulang?"tanya Rendy.
"geli banget,kayak orang ditinggal bertahun tahun aja"sindir Lana yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Rendy.
"besok ya sayang,kalau sekarang belum bisa"Rania membalas dengan nada lembut.
di posisi Rania sekarang,tepat berada di ruang bawah tanah rumah miliknya.
yang pasti ruangan itu tidak bisa dimasuki sembarang orang.bahkan Rendy pun tidak tau di mana letak ruang itu.
"kamu ada dimana?jawab sayang!!!"tanya Rendy.
"aku ada di rumah kok"jawab Rania yang masih fokus ke arah layar digital didepannya.
"rumah? rumah kita atau rumah kamu?"tentu sudah tau pasti kecurigaan Rendy.
"rumah aku"tebakan Rendy benar dan pastinya dia tidak akan bisa menemukan istrinya itu karena tidak tau jelas letak ruangan itu.
bip
setelah satu menit alat itu akan berhenti secara otomatis.
...*****...
tak
tak
tak
ketukan terdengar kala jari itu mengenai meja, sedangkan yang lain fokus pada tugasnya masing masing.
"sepertinya misi ini sedikit agak panjang durasinya"anra mulai menekan jarinya ke arah belakang pada sebuah alat kecil itu.
dor
ya itu adalah sebuah pistol kecil yang bisa digunakan dalam keadaan darurat.peluru itu. mengenai sasaran yang berada di dinding ruangan itu.
perlu diketahui bahwa seluruh ruangan di sana kedap suara dan sulit ditemukan.
"jangan buat ulah kita harus segera berangkat"Noah mulai memperingatkan anra agar tidak bermain main.
"dua kali formasi,satu kali serangan dan lima kali gagal. setelah lengah kita bisa pergi"ucap bara yang berada di kursi paling ujung.
di ruangan itu hanya ada tiga orang sedangkan yang lain melakukan panggilan via online dan secara rahasia.
__ADS_1