
sedangkan di sisi lain Rania berada di ruang rahasia di bawah rumahnya.karena tadi malam Rendy mengantarkan Rania untuk pulang,dia menitipkan Rania kepada Veronica.
Veronica memilih mengunci Rania di lantai kamar lantai satu dengan penjagaan yang ketat di luar.tetapi Rania masih memiliki satu jalan yaitu ruang rahasia yang hanya diketahui oleh dirinya saja.
Tengah malam Rania melancarkan aksinya mencari jalan untuk pergi ke ruang baca di lantai bawah.perlu diketahui Rania penyusun rencana dan penyamar yang handal.jadi tidak sulit baginya melewati anak buahnya.
tetapi keesokan paginya dia sadar,bahwa dirinya sangat bodoh.pernikahan akan tetap terlaksana meskipun tidak adanya pengantin perempuan,asalkan wali dan keluarga sebagai saksi ada.
"kenapa dirimu menjadi bodoh Rania"gumamanya sambil memijat pelipisnya yang sedikit pusing, karena kecerobohan dirinya.
"baiklah,ini sudah terjadi yang perlu kulakukan adalah menyelesaikan masalah terakhir"ucap Rania berargumen sendiri.
Rania bersiap untuk memulai rencana baru yang membuat dirinya harus mengetahui situasi terlebih dahulu.
Rania sudah memiliki rencana memanggil Rayan untuk datang ke indonesia.karena dia satu satunya koneksi yang sulit dijangkau Veronica.mungkin kalau dilihat ruang bawah tanah adalah hal biasa menyimpan sesuatu.tetapi hal itu berbeda dengan Rania yang mengatur seluruh program dari ruangan itu.dengan dilengkapi berbagai jenis alat teknologi canggih.
Rania yang biasa meretas memang membutuhkan ruang khusus.dengan itu dia bisa melihat situasi keluarga chandresh.
...*****...
"bodoh sekali aku,kenapa aku bisa lupa kalau nia itu pintar dalam hal kabur"saat ini Veronica hanya bisa mengerutuki kebodohannya sendiri.
"kakak kenapa bisa kecolongan?"Luis juga ikut pusing karena kakaknya yang dari tadi mondar-mandir di depannya.
"aku hanya meninggalkan dia sebentar untuk ke markas,rencana sebelumnya kan saat keluarga chandresh tau Rania masih hidup kita akan meneror mereka"jelas Veronica.
"kita tanyakan pada kak Demian saja, mungkin dia menghubunginya"usul Luis tetapi langsung diberi hadiah pukulan oleh Veronica di bahunya.
"aw..sttt sakit tau"ucap Luis merintih kesakitan karena pukulan dari sang kakak.
"kau ini sangat bodoh,nia tidak mungkin menghubungi kakak karena aku masih bisa menjangkau koneksi kakak"omel Veronica kepada Luis.
"hubungi markas Avega, jika melihat Nia berada di sana segera hubungi aku"perintah Veronica kepada Luis lalu pergi meninggalkan ruangan itu.
...*****...
Rendy saat ini sedang mencari ke tempat yang biasa dikunjungi oleh Rania,bahkan mengunakan orang suruhan.mengawasi seluruh tempat transportasi dan CCTV jalan, sempat dia kepikiran untuk melacak ponsel Rania tetapi tidak bisa.dia baru sadar bahwa Rania yang beberapa saat lalu sah menjadi istrinya itu pintar tentang IT.
padahal istrinya masih ada dirumahnya.
__ADS_1
tetap semangat untuk mencari, meskipun ngga ketemu sih;).
Dengan terpaksa dia harus kembali pulang ke rumah Rania karena panggilan dari Veronica.tidak lupa juga dia harus mengamankan anak anaknya,bisa saja sewaktu-waktu Rania membawa mereka pergi darinya.
"gimana rasanya nikah tapi istrinya kabur"ucap Nanda yang begitu tidak berakhlak.
"yang penting dia sudah jadi milikku, ada apa?"sahut Rendy.
"oh iya aku ingin menyampaikan bahwa perusahaan chandresh mengajukan kerja sama dengan kita"jawab Nanda memberikan sebuah iPad kepadanya.
"aku sudah bilang tangani semua terlebih dahulu"Rendy sudah meminta Nanda untuk menangani pekerjaannya sementara agar dia lebih fokus menangani masalah pernikahannya.
"tapi mereka ngotot ingin segera"Nanda juga tidak bisa menangani jika sudah seperti ini.
"tolak kerja sama itu"sahut Veronica yang baru saja datang dari arah dapur.
"kenapa?"tanya Rendy.
"kalian ikut denganku ke lantai tiga,oh iya ajak juga tuan Rahardian dan juga tuan lana"jawab Veronica sambil berlalu pergi menaiki lift menuju lantai tiga yang jarang dijangkau orang rumah.
karena memang situasi agak ramai sanak saudara yang masih berada disana mengadakan pesta kecil-kecilan atas pernikahan Rania dan rendy.
Drttt...Drtttt
ponsel Rendy berdering menandakan ada telpon tetapi dari nomor tak dikenal.
"*ruangan paling ujung,berdekatan dengan ruang gym pintu berwarna putih, langsung masuk saja"
Tut Tut Tut*
ternyata yang menelponnya adalah Veronica yang menunjukkan ruangan yang mereka tuju.setelah mereka menemukan pintu berwarna putih mereka langsung masuk sesuai perintah dari Veronica sebelumnya.
ceklek
disana hanya ada Luis yang berdiri di samping kursi yang Veronica duduki menghadap ke tembok.
"ada apa nona Vero memangil kami semua kemari?"tanya Rendy mewakili yang lain membuka pembicaraan.
"ini tentang kejadian pengintaian tiga tahun yang lalu"jawab Veronica sambil membalikkan kursinya untuk menghadap ke arah mereka.
__ADS_1
"maksud nona?"tanya papa dian.
"pengintaian itu dilakukan keluarga chandresh dan juga penculikan kedua anak Rania juga karena keluarga chandresh"jelas Veronica.
"jadi karena ini aku harus menolak kerja sama perusahaan chandresh"tebak Rendy mengingat perkataan Veronica saat di lantai satu.
"benar,jika sampai terjadi maka perusahaan mu akan menjadi target kedua setelah perusahaan keluarga mu"sahut Veronica.
sekk
Veronica memberikan bukti berupa data dan dokumen operasional yang dilakukan keluarga chandresh beberapa tahun terakhir.
Veronica menjelaskan bahwa salah satu keluarga chandresh memliki dendam pribadi kepada papa dian selaku teman lamanya.teman lamanya itu menginginkan kehancuran keluarga Franziska dan yang menyebabkan perpisahan mama Tia dan papa dian adalah teman lamanya.
"jadi Ferry yang melakukan semua itu"ucap papa dian memotong pembicaraan Veronica.
"benar paman,aku tau masalah paman dengannya karena kalah tender dan cinta Tante Tia bukan"Veronica sudah mengetahui semuanya karena Rania.
"itu benar,lalu apa yang membuatnya menargetkan cucuku?"tanya papa dian.
"apa kalian tau Daniel ayah dari baby Ale dan baby Ald adalah keturunan asli keluarga chandresh dan pewaris tunggal keluarga chandresh.sendangkan tuan Ferry adalah adik tiri dari papa Daniel"kelas Veronica yang membuat mereka semua terkejut.
"apa jadi anak kembar ku masih keturunan keluarga chandresh"pekik Rendy.
"benar dan seharusnya mereka adalah pewaris sah pertama,bukan terakhir"ucapan Veronica membuat mereka semua bingung.
"mengapa bukan yang terakhir, bukankah Daniel chandresh adalah anak satu satunya"kali ini Lana yang bertanya.
"karena tuan Ferry memiliki kartu as di balik layar"Jawab Veronica dengan seringai di wajahnya.
"kembaran dari Daniel yang hilang berada di bawah kendali tuan ferry.dan apa kalian tau bahwa kematian Daniel disebabkan oleh Dayyan kembaran dari Daniel karena hasutan pamannya"sambungnya.
"apakah istriku tau hal ini?"tanya Rendy dengan perasaan.
"aku belum memberitahunya,kau tau kan bahwa kak Risti adalah orang berharga baginya.aku takut dia lepas kendali"ucap Veronica sambil melihat foto Rania dan Risti yang berada di meja itu.
"jadi apa yang harus kita lakukan sekarang?"tanya papa dian.
"sebagai sudah dilakukan oleh Rania, yang membuat kalian aman tiga tahun yang lalu adalah rania.sekarang kalian harus mengikuti rencana terakhir kami"Veronica mulai menjelaskan rencana yang dia susun bersama Rania.mau tidak mau mereka harus berhadapan dengan Ferry secara langsung dan memancingnya mengeluarkan kartu asnya.
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote