Diamku Hanyalah Sebuah Topeng

Diamku Hanyalah Sebuah Topeng
kelahiran baby rhea(season 2 END)


__ADS_3

sudah satu bulan berlalu Rania tetapi tetap tidak di perbolehkan oleh Rendy untuk keluar rumah bahkan bekerja saja tidak boleh.rania sudah kebosanan dengan dirinya yang terus di kurung di dalam rumah


"haiss...ini sudah satu bulan tapi kenapa aku tidak boleh keluar"gerutu Rania yang saat ini sedang duduk di ruang tamu sambil menonton televisi.


"mommy..bandel sih"sahut baby Ald yang sedang asik makan biskuit.


"mommy..suka kabur"sahut baby Ale yang sedang bermain Lego miliknya.


"apa sih!!mommy ngambek sama kalian,bilang sama Daddy kalian suruh tidur di luar"ketus Rania meninggalkan anak anaknya yang berada di ruang keluarga.


"benar ya cowok selalu salah"ucap baby Ald dengan menghela nafas dan ucapannya di angguki oleh baby Ale.


sedangkan pengasuh baru mereka hanya tertawa kecil karena melihat tingkah dewasanya kedua tuan mudanya itu.


"tuan muda kata siapa?"tanya sang pengasuh.


"kata uncle Lana"ucap si kembar secara bersamaan.


baby Ald meminta bantuan kepada pengasuhnya untuk menelpon Rendy.tapi saat telponnya tersambung, belum sempat Rendy menjawab baby Ale sudah berteriak heboh lebih dulu.


"Daddy nanti tidur di luar kata mommy"teriak baby Ale.


"ha?memang kenapa boy?apa Daddy buat kesalahan?"pertanyaan beruntun keluarga dari benak Rendy.


"mommy tadi marah, sekarang ada di kamar.katanya mommy pingin keluar"jawab baby Ald.


"oke boy, Daddy akan pulang sekarang juga kita pergi jalan jalan" ucap Rendy yang langsung mematikan sambungan teleponnya.


"Yess, jalan jalan"kedua bocah kembar itu kegirangan karena bisa jalan jalan bersama mommy dan Daddy.


"ada apa? kenapa kalian begitu senang?"Arsene muncul dari pintu, kalau ditanya dari mana


tentu saja dia baru pulang sekolah.


"yeah...kak sen pulang"baby Ale dan baby Ald langsung berlari ke arah Arsene dan memeluknya.


"kenapa kalian begitu gembira tadi?"tanyanya lagi.


"kata Daddy kita mau jalan jalan ke luar"jawab baby Ale.


"mommy mana?"Arsene selalu dekat dengan mommynya sedang kedua anak kembar itu dekat dengan Daddynya.setiap pulang sekolah Arsene selalu mencari Rania lebih dulu baru pergi ke kamar.


"mommy di kamar lagi ngambek, makanya Daddy pulang buat hati mommy senang"jawab baby Ald.

__ADS_1


"biar ngga di suruh tidur di luar"sahut baby Ale sambil tertawa.


"kalian ini jahil banget sih"Arsene tersenyum tipis,pasti ini kerjaan dua adiknya ini supaya Rania marah besar kepada Daddynya.arsene sudah sering berada dalam keadaan seperti itu.


"mommy jika bukan karena dirimu mungkin aku tidak akan dapat merasakan kehangatan keluarga" batin Arsene.


...*****...


tujuh bulan kemudian


hari ini adalah pertunangan Sasa dan Demian dilaksanakan.setelah masalah yang menimpa Sasa, Demian dengan senang hati membantunya.


"selamat ya kakak Ian"ucap Rania.


"tumben panggil kakak, biasanya juga nama"Demian selalu minta di panggil kakak oleh Rania tetapi dia terus saja membangkang tidak mau.


"ini adalah pertama dan terakhir, karena setelah ini kakak akan jadi adik ipar ku"jelas Rania dengan wajah gembira, sedangkan Demian langsung menganga tak percaya.dia juga baru kepikiran akan jadi adik iparnya orang yang terus dia paksa untuk memanggilnya kakak.


Rendy hanya bisa tersenyum tipis dengan kelakuan istrinya itu.kapan lagi dia melihat seorang Demian Alexander mengubah eksepsi datarnya.rendy beralih melihat adiknya, terlihat ekspresi agak sedih.rendy akhirnya berbisik kepadanya.


"kamu harus percaya Demian bisa membahagiakan dirimu, lupakan bajingan itu mulailah membuka hati untuk dia yang perduli dengan mu.ingat Sasa mereka yang tulus tidak akan datang dua kali"bisik Rendy kepada adiknya sambil memeluknya.


"aku akan mencobanya kak,tapi aku butuh waktu"jawab Sasa membalas pelukan kakaknya.


"mas..aww..mas perutku sakit sekali"Rania merintih kesakitan.


Rendy menyudahi pelukannya,lalu mendekati Rania untuk melihat keadaannya.


"sepertinya ayya akan melahirkan, kakak bawa ke rumah sakit cepat,aku akan menghubungi dokter sifa"sahut Sasa agak panik.


"Lana ambil mobil,kita ke rumah sakit"teriak Rendy.


Rendy langsung menggendong Rania yang masih kesakitan.diikuti oleh keluarganya di belakang.


"tolong jaga anak anakku dan kalian lanjutkan acaranya,aku akan pergi dengan Lana saja"ucap redy pada keluarganya lalu berjalan menuju mobil yang sudah di ambil oleh Lana.


sepanjang perjalanan Rania terus menggenggam erat tangan Rendy, sesekali Rendy mengucapkan sesuatu untuk menyemangati Rania.


setelah sampai di rumah sakit, dokter Sifa ternyata sudah menunggu di depan.langsung saja Rania dibawa ke ruang persalinan.


satu jam menunggu akhirnya suara tangisan bayi terdengar.rendy menitihkan air mata,dia tidak menyangka sudah menjadi ayah dari empat anak sekaligus.dia mengecup kening Rania yang sedang tertidur selesai melahirkan.


"terima kasih sayang, dirimu adalah kunci kebahagiaan ku.diaman pun dan apapun tentang dirimu yang membuat diriku bahagia.aku mencintaimu Rania abaya"bisikan di telinga Rania.

__ADS_1


"aku juga mencintaimu Rendy xavion"Rania membuka matanya perlahan, ternyata dirinya sudah bangun sejak Rendy menciumnya.


ceklek


"ups .. sorry sengaja ganggu, mana keponakan baru ku"ucap Lana dengan nada songog yang hanya ditatap datar oleh keduanya.


tiba tiba Lana di dorong untuk masuk oleh mama Tia yang sudah tidak sabar melihat cucu barunya.


"anak kamu laki laki atau perempuan?,apa sudah diberikan nama?"tanya mama Tia dengan antusias.


"laki laki ma, namanya Rheandra Devara xavion"jawab Rendy.


"kita panggil baby rhea"sambungnya.


"yah.. padahal sen pingin adik perempuan loh dad"ucap Arsene dengan nada sedih.


"ngga papa boy,nanti Daddy buatin lagi sampai jadi adik perempuan"ucap rendy dengan semangat dihadiahi cubitan maut oleh Rania.


"kamu enak cuma tabur benih doang,aku yang ngerasain"ucap Rania.


"tapi kamu menikmati"goda Rendy pipi Rania bersemu merah.


mereka bahagia melihat seluruh keluarga menyambut dengan suka cita anak ketiga mereka.


"*Rendy xavion Rahadian Franziska,nama yang terukir jelas di hatiku.selama bertahun tahun yang lalu hatiku telah tertutup untuk mencintai dan percaya akan laki laki akibat trauma yang ditorehkan oleh orang tuaku.tetapi semenjak dirimu datang dan mengenalmu aku tau bahwa semua tidak seburuk yang aku pikirkan"


"aku menjadi kejam dan dingin karena keadaan dan masa lalu,aku ingin menjadi seseorang yang berdiri di kakiku sendiri,tetapi berkali kali dirimu selalu berkata aku ingin melindungi mu.banyak hari yang ku habiskan untuk memiliki duniaku sendiri,tetapi dirimu yang datang hanya sekali pun bisa mengoyakkan seluruh hariku yang terisi dengan perjuangan.meskipun beribu kali aku ingin menjauhi mu tetapi takdir selalu mempertemukan dirimu dan diriku di waktu yang tak terduga. terima kasih kamu hadir mengisi hatiku yang Pernah sekeras batu ini"


^^^RANIA ABAYA*^^^


...THE END...


.......


.......


.......


.......


.......


Terima kasih sudah mengikuti cerita saya hingga akhir.akan ada beberapa bonus chapter,dan info melanjutkan cerita Sasa dan Demian.

__ADS_1


sampai jumpa di cerita selanjutnya........


__ADS_2