
Hari-hari berlalu, kejujuran membuat dunia berubah menjadi lebih baik dan dapat menemukan apa yang telah menjadi teka-teki seorang gadis bernama Sheila. Duri-duri yang tadinya menancap perlahan mengendur kembali, digantikan oleh bunga yang sedang mekar.
Hari itu terasa seperti perjalanan panjang untuk menemukan jawaban atas segalanya, namun kenyataannya masih setengah jalan menuju akhir. Namun bagi mereka, bagi kami, bagi Shei. Sesuatu yang terjadi pada saat itu membangun persahabatan di antara mereka terlepas dari masalah.
Mungkin benar apa yang mereka katakan tentang filosofi kelas mereka yang disebut Flower. Kelas mereka bukan hanya sekedar kelas khusus yang mendiskriminasi murid-murid sekolah, atau menjadi pusat perhatian semua orang. Tapi juga kelas yang memiliki berbagai macam bunga seperti sifat manusia di dunia ini. Bunga bukan berarti indah, bunga bukan berarti harum, tapi juga bunga memiliki bau yang begitu busuk di dalamnya. Seperti halnya rasa iri, rasa cemburu yang ada di dalam hati manusia.
Tapi mereka. Mereka mampu membuat kelas menjadi sesuatu yang selalu terlintas dibenak semua orang tentang bunga 'Bunga selalu cantik'. Mereka menunjukkannya pada sosok siswa baru di kelas mereka.
Menjadi siswa baru saat bunga liar memasuki taman bunga yang selalu indah. Taman bunga yang indah membuat bunga liar berubah menjadi bunga kecil yang awalnya tidak tahu bagaimana cara mekarnya, lambat laun kini bunga-bunga kecil itu bermekaran karena mendapat cahaya. Mendapatkan lingkungan yang lebih baik dari sebelumnya. Bunga liar menjadi sosok bunga kecil yang bahagia di taman bunga yang baru. Mereka disebut Marching Flower. Barisan bunga yang hampir menuju akhir perjalanan.
...• • •...
Besok adalah hari untuk memulai sekolah lagi dengan ajaran semester baru. Liburan semester akan berakhir hari ini. Shei telah kembali ke rumah neneknya selama ini. Shei juga merasa bersalah membuat neneknya khawatir karena kejadian waktu itu. Dia bertekad akan berusaha untuk menjaganya dan tidak akan membuatnya khawatir lagi.
Tentang masalah di sekolah yang belum terselesaikan yang di balik ini adalah Lisa dan Fay. Awalnya Shei berencana untuk bertemu Lisa dan bertanya langsung padanya. Tapi Rave menghentikannya. Karena....
Shei berdiri di depan gerbang rumah, menunggu seseorang untuk menjemputnya. Suara motor terdengar, pemilik yang ia kenal, Ello. Ello tersenyum manis setelah berhenti tepat di depan Shei. Ello sangat senang sekarang, karena yang mengajaknya keluar lebih dulu adalah Shei.
"Sudah siap?" tanyanya.
__ADS_1
Shei tersenyum angguk mengenakan helmnya, dan naik ke motor.
Bolehkah ia berehat setelah apa yang ia alami selama ini? Bolehkah ia merasakan masa-masa sekolah yang manis seperti dalam cerita-cerita novel? Seperti merasakan jatuh cinta.
Mungkin ini awal bagi Shei, dan Shei akan memutuskannya hari ini. Berharap keputusannya ini adalah sesuatu yang akan menjadi kebahagiaannya di masa remajanya.
Shei mendekati Ello, dan bersisik dari belakang.
Meski sepoi-sepoi angin, tapi tidak membuat pendengar Ello menurun, dia mendengar apa yang dikatakan Shei. Ello tersenyum senang. Bukan. Tapi bahagia. Apa yang selama ini ia tunggu akhirnya perasaannya terbalaskan. Shei memeluknya dari belakang, menyandarkan kepalanya di bahu Ello.
Hanya satu kata untuk hari ini bagi mereka. Bahagia.
...****************...
Tapi yang tidak disangka-sangka.
__ADS_1
Dua orang berpakaian jenis denim itu, berbalik setelah selesai memainkan permainan.
Apa yang mereka sama-sama temui?
Kami berempat terkejut.
Tatapan mereka menatap lengan Ello dan Shei yang saling terkait. Sementara itu, tatapan Ello dan Shei melihat kebersamaan dua sahabat semasa kecil mereka yang tidak disangka akan bertemu mereka disini, dan mereka bersama-sama?
Terlihat ada wajah yang disembunyikan dari rasa malunya itu. Hubungan mereka yang selama ini mereka sembunyikan akhirnya diketahui oleh teman-teman semasa kecilnya juga.
Sepasang denim itu ialah, Rave dan Alvin.
...🌸...
...Ciee yang udah jadian.......
...Yang berharap Shei dan Alvin jadian tolong bersabar jangan bersedih...
...Karena Shei memilih perasaan Ello dan menerimanya. Dan Alvin... sangat menyukai sosok Rave....
__ADS_1
...^^...
...✨...