Diburu Nikah

Diburu Nikah
Bab 30


__ADS_3

"Selamat pagi permisa Hot News, hari ini kami ingin membawakan sebuah berita besar. Kemarin kami mendapat sebuah informasi yang sangat Spektakuler. Jika kalian penasaran lihatlah foto yang kami tampilkan di layar TV permisa Hot News. Foto ini adalah foto real, kami mendapat langsung dari sumber terpercaya. Di foto itu kalian bisa melihat Yongki pengusaha muda yang sukses dan yang mencari incaran para wanita seasia ternyata telah memiliki calon istri. Hal itu langsung dinyatakan dari mulut Yongki sendiri sehingga berita ini bukanlah hoax. Di foto ini juga, mereka nampak sangat romantis. Yongki yang biasa dengan sifat dingin dan cueknya sedang mengelap mulut calon istrinya,"


Tadi Melisa tidak sengaja menghidupkan TV karena kesenggol. Saat melihat isi dari siaran langsung itu adalah tentang kencan anaknya kemarin Melisa jadi penasaran. Di sana ditampilkan beberapa foto tentang kencan Yongki dan Natasya kemarin, salah satunya adalah saat Yongki mengelap mulut Natasya. Walaupun di foto tersebut tidak terlihat wajah Natasya, karena foto itu di ambil dari sudut belakang tubuh Natasya, hanya menampakkan muka Yongki.


Melisa yang melihatnya sangat kegirangan, anaknya tidak mau membahas tentang pergi kencan kemarin. Entah orang mana yang mengambil foto mereka sampai tersebar. Melisa rasanya ingin sekali mengucapkan rasa terima kasih kepada pengambil foto tersebut.


"Mama sedang nonton apa sih pagi pagi begini, kayaknya senang banget?" tanya Rangga yang baru saja tiba bersama Yongki.


"Mama lagi menonton Hot News, lihat deh beritanya lagi heboh," seru Melisa senang.


"Ngapain mama pagi pagi nonton go...."


Ucapan Rangga terhenti karena Rangga mendengar suara TV dan otomatis melihat ke arah TV, begitu juga dengan Yongki.


"Sepertinya keluarga Sudirman sebentar lagi akan mengadakan sebuah pesta besar besaran. Dan dapat dipastikan hari ini akan ada banyak sekali wanita yang akan patah hati karena pria incaran sebagai calon suami sudah memiliki calon istri. Kami dari pihak Hot News juga belum tau siapa wanita yang beruntung ini. Dari foto hanya menunjukkan bagian belakang saja. Dan dari pakaian (saat itu Natasya menggunakan jaket yang dibeli sama Mama Melisa) yang dia gunakan sepertinya dia berasal dari keluarga yang sepadan dengan keluarga Sudirman...."


Tiba tiba Yongki mengambil remot dan mematikan TV.


"Lah Yongki kenapa dimatikan, Mama masih mau melihat berita bahagia ini," protes Melisa tak terima saat Yongki mematikan TV.


Melisa segera meraih remot TV kembali.


"Kenapa nonton gosip sih Ma?" tanya Yongki.


"Kalau Mama tanya langsung sama kamu tentang kencang kalian kemarin kamu tidak mau membahasnya. untung saja ada orang yang berbaik hati mau memfotokan kalian berdua, sehingga Mama bisa tau acara kencan kalian. Sana kalian pergi makan duluan, Mama masih ingin melihat acara yang ada calon anak menantu Mama," Melisa mengusir mereka berdua karena merasa tergganggu.


Melisa lanjut menghidupkan TV kembali dan fokus pada gosip tentang Yongki dan Natasya. Rangga dan Yongki segera pergi meninggalkan sang Mama yang lagi serius nonton gosip.


"Mama kalian mana," ujar Hartato.


"Mama lagi nonton gosip tu Pa," Rangga mengkabari sang Papa.


"Nonton gosip? tumben Mama kalian nonton gosip pagi pagi begini?" tanya Hartato.


"Ya wajar Mama lagi nonton gosip, apalagi gosip yanh sedang dibicarakan acaranya tentang kencan Mas Yongki dan Natasya kemarin," ujar Rangga.


"Jadi kamu beneran pergi berkencan dengan Nak Cha Cha Yongki?" tanya Hartato lagi.


"Pa, Yongki sama Natasya hanya makan siang saja, sekaligus menepati janji Yongki yang akan mentraktir Natasya makan es krim, bukannya kencan," bantah Yongki.


"Itu sama saja Mas, yang jelas kalian pergi berdua, itu kencan namanya," sahut Rangga.


"Sudah sudah jangan ribut lagi, sekarang kita langsung makan saja, tidak usah menunggu Mama kalian, Mama pasti akan lama,",saran Hartato.

__ADS_1


Yongki dan Rangga segera memulai makan makannya. Buat apa menunggu sang Mama, jika sang Mama sedang serius menatap TV. Untung saja TV nya tidak bolong karena tatapan Mamanya.


***


Tidak hanya dari kalangan para karyawan saja, tetapi juga anak kuliahan dan anak sekolahan juga sibuk membahas tentang Yongki yang sudah punya calon istri.


"Kalian lihat tidak berita tadi pagi, tidak menyangka ya, cowok sekeren Mas Yongki sudah punya calon suami," ujar siswa A.


"Menurutku wajar jika dia sudah punya calon istri, dia sudah tampan kaya sukses lagi, kalau tidak punya calon istri malah lebih aneh lagi," sahut siswi B.


Mereka berdua terus berjalan sambil bergosip. Mereka berdua berjalan melewati Aura, Melati Dimas dan Bimo.


"Aku tidak menyangka, kalau kencan Natasya sama Mas Yongki kemarin bisa tercium pihak wartawan," ujar Aura tak percaya.


"Mungkin saja ada orang yang tidak sengaja melihat ketika dan memfotokannya," sahut Bimo.


"Itu bisa jadi sih, kan Mas Yongki sangat terkenal walau bukan artis," tambah Dimas.


"Kalian kalau membahas ini jangan keras keras, nanti kalau ada yang dengar bisa gawat," ucap Melati mengingatkan teman temannya.


Mereka bertiga langsung diam, takut hal ini tersebar. Tidak lama kemudian Angel dan Rangga tiba.


"Hai bro," sapa Dimas.


"Kalian sudah lihat belum berita tadi pagi?" tanya Angel.


"Kami juga baru saja bahas berita itu, tidak hanya itu, sepertinya seluruh siswa di sekolah ini dan seluruh wilayah juga sudah tau," jawab Aura lebay.


"Itu lah, aku tidak menyangka kalau mereka bisa kepergok begitu," ucap Angel.


"Iya, tapi untungnya juga tidak terlihat wajah Natasya langsung, kalau tidak Natasya bisa jadi bahan incaran pelampiasan," sambung Aura.


Pasti banyak wanita yang tidak akan menerima kalau cowok incaran mereka sudah mempunyai calon istri.


"Iya untunglah wajah Natasya tidak terlihat, tadi pagi aku juga tidak sengaja melihatnya di TV," tambah Rangga.


Tidak berapla ama Natasha datang kesekolah dengan jaket yang dia pakai kemarin.


"Kalian kenapa masih di sini, kenapa tidak masuk?" tanya Natasya yang baru tiba.


"Ini ni, orang yang baru kita bahas datang," ucap Dimas tidak nyambung sama pertanyaan Natasya.


"Kalian kenapa sih ngeliatin aku kek gitu?" tanya Natasya lagi.

__ADS_1


"Natasya kamu tidak lihat gosip pagi ini di TV?" Melati malah bertanya balik.


"Walaupun sekarang di kontrakan aku sudah ada TV, tapi aku sangat malas nonton TV," jawab Natasha seadanya.


"Ya ampun Natasya, buat apa kamu punya TV jika hanya dijadikan pajangan," kata Aura.


"Kan bukan aku yang beli, Mama Rangga tu yang pasang sendiri, padahal aku tidak butuh," sahut Natasya.


Yang lain mingkem mendengar jawaban Natasya yang jujur.


"Sudahlah Natasya, sini lihat di HP aku saja," Angel menunjukkan video gosip tadi pagi sama Natasya.


Natasya menontonnya dengan serius.


"Kenapa ini bisa jadi viral?" tanya Natasya tidak percaya.


"Bagaiman tidak viral jika ini menyangkut keluarga Sudirman. Apalgi topiknya tentang Mas Yongki. Tapi untungnya wajah kamu tidak nampak Natasya," sahut Angel.


"Untunglah mereka tidak memotret wajah aku, kalau tidak aku bisa jadi samsak," ujar Natasya serius.


Mereka masih membahas tentang gosip itu dengan suara yang kecil agar tidak di dengar sama siswa yang lain. Karena mereka masih ada di parkiran atau halaman sekolah.


"Natasya, bukankah itu jaket yang dipakai sama calon Mas Yongki ya, itu kan jaket limeted addition?" kata salah satu siswa yang kebetulan lewat dan melihat jaket Natasya.


Natasya tidak tau harus jawab apa, takut terjadi salah paham.


"Oh ini jaketnya aku, kemarin aku pinjamkan sama Natasya, apa ada masalah?" tanya Angel balik.


Natasya segera melepaskan jaket tersebut.


"Ini Angel terima kasih ya," kata Natasya mengikuti jejak sandiwara Angel.


Siswa itu kemudian langsing pergi dari sana. Mereka tadi curiga sama Natasha, kenapa orang miskin seperti Natasya bisa beli jaket terbatas.


"Sudah kamu pakai aja lagi, mereka telah pergi," sahut Angel,


"Tapi bagaimana kalau ada yang curiga lagi," balas Natasya sedikit takut.


"Sini biar aku saja yang pakai, kan lumayan bisa merasakan jaket mahal," Aura segera mengambil dan memakai jaket tersebut.


Yang lain yang melihatnya hanya bisa menggelengkan kepala.


"Ayo kita kelas," ajak Rangga.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2