
Hanya butuh beberapa detik Miko dan Gea sudah ada di depan Natasya.
"Ayo Kak Natasya kita main ke kontrakan Kakak, nanti masak makanan yang enak ya Kak, makanan Kakak lebih enak daripada makanan bikinan Ibu," ajak Gea.
Natasya hanya tersenyum tidak enak, karena Gea dan Miko membandingkan masakannya sama Ibu itu. Sedangkan Ibu itu hanya menggeleng kepala malu sama kelakuan anak anaknya.
"Maaf ya Nak Natasya, anak anak Ibu sudah bikin kamu repot."
"Iya Bu tidak apa apa kami permisi ya," pamit Natasya.
Natasya segera membawa mereka masuk. Di dalam kontrakan Yongki sudah tertidur dengan lelap di atas kasur.
"Kak itu siapa?" tanya Gea.
"Itu teman Kakak," jawab Natasya.
"Temen apa teman Kak, Kakak tidak usah bohong sama Gea, Gea udah gede," kata Gea sok dewasa.
Padahal Gea masih kelas 5 Sd, tapi sudah tau pacar pacaran.
"Kamu ini masih kecil udah tau pacaran, apa Gea sudah punya pacar ya?" tanya Natasya balik.
"Ih ngak kok Kak," bantah Gea dengan wajahnya memerah malu.
"Kamu ini masih kecil tidak boleh pacaran dulu, sayang Ibu sama Bapak cari uang buat kamu sekolah. Sekolah dulu yang benar baru mikir tentang pacar," nasehat Natasya.
"Iya Kak, Gea selalu giat belajar biar Bapak sama Ibu tidak rugi menyekolahkan Gea." ujar Gea berapi api.
Miko hanya mendengar ucapan mereka saja tanpa mengerti, tapi dia lebih memilih segera mendekati Yongki dan menoel Noel pipi Yongki.
"Miko jangan ganggu teman Kakak ya, dia sedang capek, sini Miko ikut Kakak saja, kita masak makan siang," ajak Natasya.
Natasya segera mengendong Miko agar tidak menganggu tidur Yongki.
Natasya segera mendudukkan Miko di atas kursi dan memberikan cemilan padanya. Jika ada makanan maka Miko akan duduk anteng dan tidak menganggu yang lain.
"Kak Natasya, Gea juga mau bantu masak ya, agar Gea bisa pandai masak juga seperti Kakak," pinta Gea.
"Baik," jawab Natasya sambil mengelus kepala Gea.
Natasya memulai memasak yang dibantu sama Gea. Mio hanya melihat mereka sambil makan. Setelah siap memasak dan meletakkan di meja kecil tapi Yongki masih saja tertidur pulas. Natasya sudah beberapa kali membangunkannya tapi tidak juga terbangun.
"Mungkin Om nya masih ngantuk berat Kak," ujar Gea.
"Om!" seru Natasya.
"Om kan Kak, dia kan lebih cocok di panggil Om daripada panggil Kakak," terang Gea.
Natasya hanya mangut mangut saja.
"Ya sudah kita makan duluan saja, kalian pasti sudah lapar. Nanti kalau Om nya bangun Kakak masakin yang baru, ayo kita makan duluan," ajak Natasya.
Mereka bertiga memakan makanan dengan lahap dan tidak berisik agar tidak membangunkan Yongki. Setelah mereka selesai makan Yongki juga belum bangun. Natasya segera membereskan sisa makanan dan piring kotor.
"Kalian di sini saja ya, ini remotnya kalian nonton saja, Kak Natasya mau nyuci baju dulu."
Gea segera mengambil remot dan menonton animasi kesukaannya.
Natasya kini sudah siap mencuci dan menjemurkan pakaian, bahkan dia juga sudah membersihkan rumah. Tapi Yongki masih aja tidur dengan Miko yang ada di dalam dekapannya. Tadi Miko sudah mulai mengantuk, Natasya sengaja membaringkan di samping Yongki karena tidak ada tempat lain. Mereka tanpa sadar saling memeluk saat tidur.
Natasya yang melihat momen seperti ini segera mengambil HP dan mengabdikan momen ini.
"Kakak foto apa sih."
"Gimana baguskan?" tanya Natasya.
"Bagus Kak, Miko dan Om seperti Ayah dan anak saja," ujar Gea.
Natasya yang mendengar Gea menyebutkan anak jadi malu sendiri. Tadi di kepala Natasya sempat terlintas banyangan tentang dia dan Yongki yang mempunyai anak. Natasya segera mengelengkan kepala.
Tring Tring Tring....
Ada nada pesan masuk dari grup chat Natasya.
__ADS_1
Gimana Natasya kencannya sukses?
Aura:
Cihuyyy yang pergi kencan
Natasya:
Kencan apanya, Mas Yongki malah ketiduran di bioskop
Kok bisa
Melati:
Pasti Mas Yongki masih capek
Aura:
Mas Yongki jahat ihhh, kalau Aura mah sudah ngambek tu
Natasya:
Ya mau gimana lagi, Mas Yongki juga baru pulang dari luar negeri
Aura:
Cie yang bela bebebnya
Duh Aura kamu diem dulu gih
Aura:
Maap
Jadi kalian tadi langsung pulang sehabis menonton
Natasya:
Iya kami langsung pulang, tidak jadi makan siang di luar, kan kasihan Mas Yongki nya juga
Melati:
Yah
Yah
Aura:
Ngak seru
Tapi iya juga, Mas Yongki baru pulang pasti sangat capek, Mas Yongki udah mau bertemu sama kamu langsung saj sudah so sweet banget
Aura:
Demi Adek Natasya kenapa tidak
Melati:
Jadi sekarang kamu ada dimana Natasya?
Natasya:
Sekarang ada di rumah lah
Owh
Aura:
Ooo
Natasya tiba tiba punya ide terlintas di kepalanya. Natasya segera mengirimkan foto Mas Yongki sama Miko yang lagi tertidur.
Natasya:
__ADS_1
Gimana sudah cocok belum?
Note: Sumber foto dari google dan bayangin aja Yongki lagi tidur di atas kasur sambil memeluk anak kecil.
Aura:
Uh so sweet banget, unyu unyu gimana gitu
Itu di mana Nat
Melati:
Tunggu kayaknya aku kenal deh
Melati:
Itu bukannya di kontrakan kamu Natasya?
Aura:
Seriusly Natasya, omg Natasya kamu sudah mulai nakal ya....
Natasya:
Kalian jangan salah paham dulu kenapa, tadi saat Mas Yongki dan aku pergi nonton dia sangat mengantuk, jadi akhirnya aku ajak Mas Yongki ke sini, di sini ada Miko dan Gea kok, anak tetangga
Natasya segera menjelaskannya agar tidak terjadi salah paham berkelanjutan.
Melati:
Tapi Mas Yongki sudah layak jadi Ayah, Lihat aja fotonya
Bener bangat Melati
Natasya terus main chatingan dengan mereka bertiga sampai hari mulai sore.
Natasya:
Udah dulu ya, aku mau masak buat makan malam dulu, bye
Aura
Goodluck Nat, semoga makan malamnya jadi makan malam yang romantis
Angel
Faiting Natasya
Melati
Semangat ya Natasya
Natasya melihat pesan teman temannya seakan Natasya sedang mau bertarung saja. Natasya meletakkan HP nya di atas meja dan mulai memasak makan malam.
Gea tadi sudah pamit sebentar buat mandi sore dulu, katanya anak gadis harus mandi sore kalu tidak cantiknya bisa hilang.
Setelah menata semua makanan yang sudah siap Natasya masak, Gea balik lagi, dia menutup pintunya sedikit keras sehingga membangunkan Yongki. Yongki segera bangun. Dia melihat ada seorang anak kecil yang tidur di dalam pelukannya
"Mas sudah bangun," ujar Natasya.
"Ah iya," jawab Yongki masih linglung.
"Mas tidak sadar karena terlalu lelah, jadi saat Mas berbaring langsung tertidur, ya sudah ayo kita lanjut makan siangnya," ujar Yongki.
"Ih Om ini, masak makan siang, ini sudah malam om, jdei sekarang makan malam," terang Gea.
Yongki segera melirik ke arah jam, jam sudah menunjukkan pukul 7 malam lebih, artinya dia sudah tidur di sini selama 5 jam lebih.
"Kenapa kamu tidak membangunkan Mas, Natasya?" tanya Yongki tidak enak.
"Natasya kasihan melihat Mas yang capek, jadi Natasya tidak tega membangukan Mas."
__ADS_1
Yongki hanya bisa menghela nafas, dia tidur sudah seperti kebo.
Bersambung....