First Love Casanova

First Love Casanova
Gara-Gara Kodok


__ADS_3

Suara jeritan dan pekikan dari Ayumi kini memenuhi kelas saat ia membuka paperbag dari Abi.


Tak hanya Ayumi, bahkan kini teman-temannya yang lain ikut menjerit saat hewan menjijikkan yang tak lain adalah kodok keluar dari paper bag itu. Ayumi melemparkannya pada Abi. Abi yang terkejut juga ikut melemparkannya begitu saja.


"Ngapain lo lempar juga?" Teriak Ayumi pada Abi dengan kekesalannya. Keadaan kelas kini begitu gaduh. Banyak yang menderita dan naik ke atas meja. Karena kodok yang Abi bawa begitu banyak.


"Kaget gue Ay," ucap Abi mencari pembelaan. Ayumi kini sudah naik ke atas meja begitupun dengan Abi.


"Lo gimana sih, lo yang bawak juga," ucap Ayumi pada Abi yang kini malah menyengir dengan begitu lebar.


"Reflek Ay," ucap Abi menampilkan deretan gigi putih nya. Ayumi yang mendengar memutar bola matanya malas.


"Ya udah sekarang ambil tuh kodok," ucap Ayumi dengan tegas nya pada Abi.


"Kalau gue di kencingin gimana? Bahaya tau Ay," ucap Abi dengan wajah memelas nya. Teman sekelas nya yang laki-laki kini sudah berusaha mengusir kodok tersebut untuk menangkap kodok tersebut dengan hati-hati.


"Noh liat yang lain udah nangkepin. Lo cowok kenapa ikutan naik di atas meja sih? Bantuin sana. Ini ulah lo ya," sungut Ayumi dengan tatapan tajam nya pada Abi yang kini sudah memberengut dengan kesal mendengar ucapan Ayumi.


Akhirnya mau tak mau Abi juga melakukan perintah sato Ayumi. Niat mengerjai kini malah ia yang menanggung akibat nya. Bahkan ia juga mendapatkan  hukuman dari guru yang saat itu akan mengajar di kelas Ayumi namu  malah melihat kekacauan kelas yang diakibatkan oleh murid nya yang memang nakal itu. Jika saja bukan anak dari pemilik sekolah. Mungkin Abi sudah dari dulu dikeluarkan dari sekolah.


***

__ADS_1


Seorang gadis ini tengah duduk seorang diri di sebuah cafe yang sering didatangi oleh banyak anak muda untuk tempat nongkrong atau sekedar tempat untuk bersantai.


Gadis itu hanya diam sambil menikmati minuman yang di pesan nya. Menunggu seseorang yang sudah begitu ia rindukan karena terlalu lama tak bertemu dengannya.


"Prissy," sapa seorang laki-laki yang kini sudah berjalan ke arah gadis yang dipanggil Prissy itu, gadis yang sudah sedari tadi menunggu kedatangannya.


Gadis tersebut tak lain adalah Ayumi, gadis yang dipanggil Prissy oleh laki-laki tersebut. Mendengar namanya dipanggil dengan segera ia menoleh dan saat melihat seorang laki-laki yang begitu ia kenal berjalan ke arahnya dengan segera Ayumi berdiri dan langsung menyambut pelukan laki-laki tersebut sambil tersenyum dengan begitu lebar. Setelah puas berpelukan mereka langsung duduk dan memesan makanan mereka.


"Lama banget tau gak, berasa udah seabad aku tuh nunggu kamu," ucap Ayumi pada laki-laki di depannya yang tak lain adalah sahabatnya sedari kecil. Niclas Royan, laki-laki blasteran Jerman yang merupakan anak sahabat dari papanya dan kini juga menjadi sahabatnya.


Dulu rumah mereka bersebelahan sebelum Niclas dan keluarga pindah ke Jerman karena sang papa harus melanjutkan perusahaan keluarganya di sana. Niclas adalah sahabat sekaligus kakak bagi Ayumi, karena laki-laki yang selalu menjaga gadis tersebut hingga saat laki-laki itu harus pindah Ayumi merasa kesepian. Prissy, nama kesayangan yang hanya boleh Niclas yang memanggilnya dengan nama tersebut.


"I'm sorry, jalanan begitu macet," ucap Niclas dengan dengusannya. Mendengar itu Ayumi hanya mengangguk dengan wajah yang sengaja ia buat cemberut. Bahasa yang Niclas gunakan memang bahasa formal mengingat laki-laki itu lebih sering menggunakan bahasa Jerman atau inggris dan menggunakan bahasa indonesia hanya pada rekan bisnisnya di Indonesia atau pada Ayumi.


"Bagaimana kabarmu?" tanya Niclas dengan senyumannya mengalihkan pembicaraan. Mereka memang sudah lama tak bertemu, lebih tepatnya saat mereka berusia sebelas tahun saat Niclas harus pindah ke jerman. Namun mereka selalu bertukar kabar hingga hubungan persahabatan mereka masih terjalin hingga kini.


"Aku sangat baik, tapi aku begitu merindukanmu," ucap Ayumi dengan dengusan nya. Niclas yang mendengarnya sontak saja tersenyum lalu menggenggam tangan Ayumi.


"Aku juga sangat merindukan mu," ucap Niclas sambil mengelus tangan Ayumi.


Tak lama makanan yang sudah mereka pesan akhirnya datang, dengan segera mulai memakan makanan mereka masing-masing.

__ADS_1


"Bagaimana dengan sekolah baru mu?" tanya Niclas sambil memakan pasta yang di pesannya mengalihkan pandangannya pada gadis cantik di depannya itu.


Ayumi mengalihkan fokusnya dari makanannya pada Niclas lalu mendengus dengan kesal pasalnya sudah hampir dua bulan ia bersekolah di sekolah barunya dan laki-laki itu baru menanyakannya, memang beberapa bulan ini laki-laki itu tengah sibuk dengan kuliahnya mengingat Niclas mengambil kuliah akselerasi.


"Kau baru menanyakannya sekarang?" tanya Ayumi dengan kesal yang malah hanya dibalas dengan kekehan oleh laki-laki di depannya itu.


"Maafkan aku Prissy kau tahu aku sangat sibuk akhir-akhir ini," jelas Niclas dengan wajah bersalahnya. Tentu saja ia sangat tak enak hati karena beberapa bulan terakhir sudah mengabaikan sahabatnya itu.


"Aku mengerti. Dan kau tahu sekolahku sangat buruk," ucap Ayumi dengan dengusan kesal nya. Niclas yang mendengar itu menaikkan sebelah alisnya menunggu cerita Binar selanjutnya.


"Cucu dari pemilik sekolah ku dengan lancang mengkalm ku menjadi kekasihnya dan sering kali laki-laki itu menggangguku karena aku tak mau menjadi kekasihnya. Dia hanya tak tahu saja jika aku muridmu," ucap Ayumi dengan senyuman bangganya membuat Niclas yang mendengarnya malah terkekeh tanpa siapa yang tahu tangannya mengepal dengan erat di bawah meja.


"Itu bagus, kau harus melawannya. Jangan biarkan dirimu tertindas," ucap Niclas dengan senyumannya sambil mengelus puncak kepala Ayumi membuat Ayumi mengangguk sambil tersenyum.


"Ingin jalan-jalan setelah ini?" tanya Niclas yang langsung dibalas dengan anggukan semangat oleh Ayumi.


Setelah menghabiskan makanan nya mereka segera keluar dari cafe dan langsung berjalan ke arah mobil Niclas. Niclas membukakan pintu untuk Ayumi dan membantu gadis itu masuk ke dalam mobil setelahnya ia langsung mengitari mobil dan berjalan ke arah kemudi. Tak beberapa lama mobil mereka melaju meninggalkan cafe.


"Kau ingin kemana hm?" tanya Niclas sambil melihat ke arah Ayumi sebentar sebelum kembali fokus ke arah jalanan di depannya.


"Terserah. Aku akan ikut kemanapun hari ini, dan menemani mu," ucap Ayumi dengan senyuman nya yang membuat Niclas terkekeh mendengar nya.

__ADS_1


Akhirnya hari itu mereka habiskan dengan jalan-jalan dan menghabiskan waktu mereka berdua


__ADS_2