First Love Casanova

First Love Casanova
S2 Berusaha Untuk Bangkit


__ADS_3

Suara tepuk tangan kini terdengar dengan begitu meriah nya memberikan apresiasi pada gadis yang kini mendapatkan Penghargaan di kampus nya sebagai mahasiswa terbaik. Senyuman yang begitu indah tersebut kini mengambang saat kini mulai turun dari pentas setelah menerima penghargaan nya.


Rasanya ia masih tak percaya jika apa yang selama ini ia perjuangkan akan ia dapatkan. Di tengah luka dan kesedihan yang ia rasakan, ia bisa mewujudkan apa yang ia inginkan dan menurutnya semua ini jelas tak lepas dari dukungan orang di sekitar nya, juga tak lepas dari dorongan yang di berikan oleh laki-laki yang kini sudah tak lagi bersama dengan nya.


Hingga tanpa terasa kini air mata nya mulai mengalir. Sahabat nya juga orang tuanya yang melihat itu kini terkejut dan langsung menghampiri gadis yang tak lain adalah Ayumi. Beruntung kini para mahasiswa sudah diperbolehkan untuk keluar dan acara sebentar lagi akan selesai.


“Hai kenapa sayang?” tanya Ibu Ayumi pada gadis tersebut yang kini sudah menangis sambil berjongkok di depan ruangan yang digunakan untuk tempat wisudah tersebut. Ayumi sama sekali tidak mengatakan apapun.


“Jangan nangis Ay, make up kamu nanti luntur loh. KIta belum foto-foto masak make up nya udah hilang,” ucap Abqa berusaha untuk menenangkan sahabat nya tersebut. Ayumi kini berusaha menahan  tangisnya lalu setelahnya ia dengan segera mendongak.


“Udah ya jangan nangis lagi,” ucap ibu gadis tersebut lalu memberikan tisu untuk Ayumi.

__ADS_1


Setelah merasa tenang kini Ayumi menarik nafas nya dalam lalu segera bangun dari posisi nya.


“Udah tenang?” tanya Ayah Ayumi yang gadis tersebut balas dengan anggukannya.


“Kita foto-foto dulu yuk,” ajak Abqa yang berusaha untuk mengalihkan pembicaraan dan mencair kan suasana.


Mereka pun akhirnya kini memilih untuk menuruti ucapan Abqa agar tak ada lagi tangis yang keluar dari Ayumi. Mereka jelas tahu apa yang terjadi pada gadis tersebut. Ayumi pasti kini tengah mengingat Abi.


Ia masih mencintai laki-laki tersebut. Ayumi masih belum bisa untuk melupakan Abi. Dipisahkan oleh dunia memang nyatanya adalah luka paling dalam yang begitu sulit untuk dilupakan.


Mereka pun kini akhirnya memilih untuk berfoto bersama. Dengan banyak pose yang mereka lakukan. Senyuman tersebut kembali. Walau hatinya masih menyimpan luka yang sama. Hatinya masih tak baik-baik saja.

__ADS_1


“Cakep banget kan ya gue,” ucap Tian dengan rasa penuh percaya dirinya. Kini yang hadir tak hanya orang tua Ayumi melainkan juga sahabat mereka yang tetap hadir untuk memberikan ucapan selamat pada gadis tersebut.


“Tingkah percaya dirinya sudah overload, udah susah nih buat diperbaiki,” ucap Ivan yang kali ini menimpali. Tawa dari mereka yang mendengar pertengkaran tersebut kini terdengar. Bahkan Ayumi ikut tersenyum mendengar nya.


“Kata gue mah ya mending lo diem,” ucap Tian dengan kekesalannya namun kini ia malah mendapat ejekan dari Ivan yang mengikutinya berbicara.


“Cari ribut mulu emang lo,” kesal Tian.


“Udah jangan berantem. Mending buat merasakan kelulusan Ayumi dan juga penghargaan yang Ayumi dapet. Kita makan-makan, Om yang traktir,” ucap ibu Ayumi yang membuat sahabat nya yang lain kini tersenyum dengan senang mendengar nya.


***

__ADS_1


__ADS_2