First Love Casanova

First Love Casanova
Akhir Abi dan Ayumi


__ADS_3

Setelah selesai berbincang dengan Ibu Abqa. Kini Ayumi memilih untuk menuju ke arah kamar Abi. Melihat kamar tersebut tadi. Tiba-tiba saja Ayumi ingin masuk ke dalam nya. Dan saat ia masuk ke dalam kamar Abi, ternyata masih sama. Tak ada sedikitpun yang berubah dari kamar tersebut. Masih sama seperti saat dulu, saat Abi masih berada bersama mereka.


Banyak sekali foto mereka di kamar tersebut. Senyuman terlukis jelas di jawah Ayumi. Namun jelas saja semua itu hanyalah kamuflase saja. Karena kini matanya jelas menampakkan kesedihan dalam tatapannya.


Adisti kini mengambil sebuah foto yang berada di sana. Sebuah figura dengan foto dirinya juga keluarga mereka saat acara pertunangan Ayumi dan Abi.

__ADS_1


“Hey, aku kangen Bi,” ucap Ayumi sambil memejam mata nya. Entah mengapa saat ia sudah berusaha untuk menguatkan hati nya agar baik-baik saja, malah ia begitu sulit untuk menahannya.


“Kamu sekarang udah gak sakit lagi kan di sana. Bi, semua nya disini perlahan membaik. Teman-teman kita udah banyak yang nikah Bi, tapi nyatanya sampai sekarang aku masih mikirin kamu dan belum bisa lepas dari kamu Bi,” lanjut Ayumi yang kini juga mulai melanjutkan ucapannya sambil memandangi foto yang kini di pegang nya.


“Tapi aku harus bisa kan Bi? Aku harus melanjutkan hidupku kan Bi? Maaf jika nanti aku menemukan orang yang akhirnya akan menjadi teman hidupku. Bukan karena aku udah gak sayang sama kamu, tapi bukankah itu juga yang kamu mau? Aku pengen maju Bi, dan aku gak mau buat kamu sedih dengan aku yang menjadikan Abqa sebagai bayan-bayang kamu terus Bi.” Ayumi kini terus saja melanjutkan ucapannya pada Abi. Walau ia sebenarnya kini tengah sendiri, ia hanya berharap jika Abi bisa mendengar ucapannya dari atas sana.

__ADS_1


Melihat bagaimana Abqa kali ini, Ayumi jadi merasa begitu bersalah pada laki-laki tersebut. Baginya Abqa selama ini selalu terlalu banyak menanggung beban dan luka nya sendiri. Jadi kali ini ia ingin untuk membuat Abqa merasa jika ia tak sendiri. Membuat Abqa tahu jika ia masih memiliki orang lain untuk berbagai beban untuk nya.


“Banyak hal terjadi Bi. Dan aku rasa sudah saat kita untuk maju. Kamu gak akan dilupakan Bi, kamu akan tetap menjadi Abi yang akan selalu aku kenang. Gak cuma aku, tapi kita semua. Abi, untuk kali ini aku katakan sama kamu. Untuk kisah kita aku tutup ya. Aku tutup lembaran tentang kamu dan Aku sampai di sini,” ucap Ayumi dengan senyumannya yang berusaha menahan perih.


“Sekarang aku buka lembaran aku Bi, dengan kamu sebagai kenangan di dalam nya. Kamu gak akan terganti Bi, kamu ada hanya saja kamu memiliki ruang mu sendiri. Berbahagia lah di sana Bi. Kalau kehidupan selanjutnya memang ada, mari bertemu dengan aku tetap menjadi Ayumi nya Abi dan begitupun sebaliknya, namun dengan akhirnya yang bahagia,” ucap Ayumi.

__ADS_1


***


__ADS_2