
Abqa kini tengah menemani Shyla makan saat tatapannya kini tak sengaja bertemu dengan gadis yang kini menatapnya dengan tatapan terkejut nya.
Gadis tersebut kini berjalan ke arah Abqa dengan tatapan tajam nya. Amarah terlihat jelas di wajah gadis tersebut saat kini gadis yang tak lain adalah Ayumi tersebut berjalan ke arah Abqa dengan langkah tegas nya.
“Ayumi,” gumam Abqa yang kini sudah berdiri dan saling berhadapan dengan Ayumi. Shyla yang kini tidak mengetahui apa yang terjadi ikut berdiri dengan wajah bingung nya. Karena jelas ia tak mengenal gadis di depannya itu.
“Ini yang kamu bilang sibuk?” tanya Ayumi dengan tatapan sendu nya pada Abqa yang kini memejamkan matanya mendengar pertanyaan dari kekasih adik nya itu. Kini ia benar-benar terjepit ia bingung harus mengatakan apa saat ini.
Di satu sisi adik nya yang melarang nya untuk memberitahu Ayumi tentang keadaannya. Disisi lain kini ia ketahuan bersama dengan wanita lain. Ia benar-benar tak ingin jika sampai Ayumi malah berpikirin buruk tentang adiknya itu. Dengan keberadaan Shyla saat ini pun rasanya mustahil untuk Abqa masih menyembunyikannya karena jelas Shyla akan mengungkapkan nama asli nya.
“Ayumi aku bisa jelasin dia ini sahabat aku,” ucap Abqa pada Ayumi yang membuat Ayumi kini menaikkan sebelah alisnya mendengar ucapan tersebut.
“Sahabat? Sejak kapan kamu punya sahabat perempuan? Dan kamu rela gak nganterin aku karena cewek ini Abi,” ucap Ayumi dengan kekesalannya pada laki-laki di depannya itu yang kini mengusap wajah nya dengan gusar.
“Abi? Abqa dia siapa?” tanya Shyla pada Abqa. Abqa kini benar-benar dibuat pusing dengan menghadapi dua perempuan di depannya itu yang kini saling terkejut satu sama lain.
“Dia pacar nya Abi,” ucap Abqa pada Ayumi.
Abqa menghembuskan nafas nya sebelum kini Abqa menatap Ayumi dengan tatapan seriusnya.
“Maksud kamu apa Abi?” tanya Ayumi dengan tatapan bingung nya pada Abqa.
“Abi siapa?” tanya Shyla yang juga tak mengenal Abi.
Karena memang selama ini mereka seolah saling menyembunyikan identitas satu sama lain tentang kembaran mereka. Hingga yang mengetahui tentang kembaran Abi hanya lah sahabat Abi yang memang sudah bersahabat dengan mereka sedari dulu.
__ADS_1
“Aku jelasin,” ucap Abqa yang kini akhirnya mau tak mau harus mengungkapkannya pada kedua perempuan yang kini berada di depannya itu.
“Kita duduk dulu, gak enak di liat orang,” ucap Abqa pada kedua perempuan tersebut yang kni membuat mereka mau tak mau menuruti permintaan Abqa dan mereka memilih untuk duduk di depan Abqa.
Abqa kini memejamkan matanya untuk menceritakan yang sebenarnya pada kedua gadis tersebut.
“Maaf Bi,” ucap Abqa sebelum memulai cerita nya.
“Ayumi sorry udah bohongin kamu, tapi aku bukan Abi,” ucap Abqa yang kini berhasil membuat Ayumi terkejut mendengar nya. Ayumi kini seperti tengah di hunus pedang yang begitu tajam
“Apa maksud kamu?” tanya Ayumi dengan tatapan tak percaya nya pada Abqa.
“Aku Abqara kakak kembar Abi,” ucap Abqa yang kini membuat Ayumi semakin terkejut mendengar nya. Tak hanya Ayumi kini Shyla juga tak kalah terkejut mendengar jika Abqa sahabat nya ternyata memiliki saudara kembar yang tak pernah ia ketahui.
“Aku mengatakan yang sejujur nya. Selama ini aku ada di luar negri. Mungkin lo pernah denger dari Abi kalau kita pernah terlibat cinta segitiga. Dan gue memutuskan untuk pergi keluar negeri setelah itu,” jelas Abqa yang kini membuat Ayumi terkejut mendengar nya. Ia tak menyangka jika yang Abi ceritakan saat itu bukanlah sahabat nya melainkan saudara kembar nya.
“Kalau lo Abqa di mana Abi?” tanya Ayumi dengan tatapan sendu nya pada Abqa.
Air matanya kini seolah sudah siap untuk turun memikirkan semua hal buruk yang terjadi pada Abi. Kekesalan kini juga memenuhi nya saat mengetahui jika Abi kini menutupi nya. Begitupun dengan Abqa dan juga sahabat Abi yang tidak mau jujur pada nya. Shyla yang tak ingin terlibat kini memilih diam karena menurut nya ini bukan lah masalah nya. Mengetahui Abqa memiliki kembaran saja sudah cukup untuk nya.
Namun tanpa siapa yang tahu sebenarnya kini Abqa begitu tak menyukai Ayumi yang terlihat bersedih. Ada hati lain yang seolah tak rela melihat kesedihan Ayumi.
“Ikut gue sekarang,” ucap Abqa pada Ayumi. Abqa segera membawa belanjaan Ayumi. Ayumi hanya diam menuruti permintaan Abqa.
Setelah nya mereka segera masuk ke dalam mobil Abqa. Ayumi kini duduk di bagian depan bersama dengan Abqa sedangkan Shyla kini duduk di bagian belakang. Ia sama sekali tidak masalah jelas. Mobil mereka kini mulai melaju menuju ke rumah sakit yang menjadi tempat Abi selama ini.
__ADS_1
“Abi baik-baik aja kan?” tanya Ayumi pada Abqa dengan tatapan sendu nya. Abqa menggenggam tangan Ayumi seolah memberikan kekuatan pada Ayumi. Melihat sikap Abqa kini malah membuat hati Ayumi teriris.
Kini Ayumi tahu mengapa selama bersama dengan Abqa ia tak merasakan perasaan apapun. Dan mengapa Abqa juga Abi berbeda selama di chat juga saat bertemu langsung.
Ingatakan Ayumi kini beralih pada saat Abi mimisan dan hal itu semakin membuat Ayumi kini semakin tak tenang memikirkan tentang Abi.
“Aku ada buat kamu Yum,” ucap Abqa dengan tatapan tulus nya pada Ayumi. Ayumi hanya memejamkan matanya berusaha menahan air matanya agar tidak turun.
Harusnya dari awal Ayumi menyadari ini dan mencari tahu kebenarannya. Dari panggilan Abi dan Abqa saat memanggilnya saja sudah berbeda.
Ayumi mengingat chat terakhir mereka. Hatinya kini sedikit lega karena setidak nya Abi nya kini masih ada di dunia ini. Meskipun ia tak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Abi.
Tak lama mereka sampai di sebuah rumah sakit besar milik keluarga Abi. Rumah sakit yang sama yang pernah Abqa dan sahabat Abi datangi dan saat itu Niclas melihat nya. Ayumi kini mengerti mengapa saat itu Abqa juga sahabat nya datang ke tempat ini. Bodoh nya saat itu Ayumi tidak mencari tahu nya lebih lanjut.
Kaki Ayumi kini seolah lemas ia seolah tak dapat berjalan dengan baik. Abqa menggenggam tangan Ayumi seolah memberikan kekuatan pada gadis tersebut. Shyla yang melihat itu menahan rasa cemburu nya. Karena sebenarnya ia menyukai Abqa. Namun dilihat dari tatapan Abqa pada Ayumi, Shyla seolah tahu jika Abqa menyukai Ayumi.
Mereka kini berjalan bersama menuju lantai teratas tempat Abi di rawat. Di depan sebuah ruangan yang kini dijaga dengan ketat itu Ayumi kini berdiri dengan tatapan nanar nya. Abqa lebih dulu masuk membiarkan Ayumi mempersiapkan dirinya.
“Lo dari mana sih? Pacar gue lo tinggal di mall sendiri? Pulang nya itu gimana pacar gue?” rutuk Abi pada Abqa saat Abqa baru saja memasuki ruanganannya. Namun saat melihat Abqa yang kini terlihat berbeda dari biasanya membuat Abi mengerutkan kening nya.
“Lo kenapa?” tanya Abi dengan tatapan bingung nya pada Abqa.
“Abi,” suara yang begitu lembut itu kini mengalun memasuki indra pendengaran Abi. Hingga tatapannya kini menatap terkejut pada gadis yang baru saja memasuki ruangannya.
***
__ADS_1