
Pagi ini murid SMA Samudra dihebohkan dengan berita official nya hubungan antara Ayumi juga Abi. Semua ini karena foto tangan yang saling menggenggam yang Abi jadikan instastory dan tak lupa laki-laki itu men-tag akun instagram Ayumi. Hingga kini berita jika hubungan mereka sudah official menjadi perbincangan hangat.
Banyak yang tak menyangka jika Ayumi pada akhirnya luluh pada Abi. Setelah banyak kejadian mulai dari penolakan Ayumi, pembullyan Ayumi, penolakan Ayumi, dan aksi pembullyan yang lebih parah lagi. Kini akhirnya kedua remaja beranjak dewasa itu di persatukan. Siapa yang akan menyangka jika pada akhirnya setelah saling mengibarkan bendera perang kini malah mengibarkan bendera persatuan? Memang tak akan ada yang bisa menebak kemana takdir akan membawa mereka untuk bersama.
Dan pagi ini Abi dan Ayumi kini malah berangkat bersama ke sekolah. Di tambah Abi yang kini terus menggenggam tangan Ayumi. Ayumi bahkan sampai jenga sendiri melihat laki-lak yang kini berstatus sebagai kekasih nya itu. Tingkah Abi memang terkadang membuat nya geleng-geleng kepalanya.
“Kita lagi gak mau nyebrang Bi. Gak usah pegangan segala,” ucap Ayumi pada Abi berusaha untuk melepaskan genggaman tangan mereka. Namun bukannya melepaskan nya Abi kini malah semakin mengeratkan genggaman tangan mereka.
“Biarin aja sih. Aku nyaman tau begini. Suka aja liat orang pada iri,” ucap Abi dengan senyumannya bangga nya. Ayumi yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya tak habis pikir dengan isi dari kepala kekasih nya itu.
“Yang di buat iri tu elo, Bi. Mereka iri sama gue karena gue sekarang pacar lo satu-satu nya, sedangkan mantan lo malah berjamaah,” ucap Ayumi menjelaskan pada Abi.
“Aku Kamu Ay, bukan Lo gue,” ucap Abi mengingatkan Ayumi. Mereka memang sudah membuat perjanjian untuk saling memanggil dengan ucapan aku kamu. Namun Ayumi terkadang masih saja keceplosan memanggil lo-gue.
“Iya Abi,” ucap Ayumi sambil memutar bola matanya malas. Abi yang mendengar itu kini mengelus puncak kepala Ayumi sayang karena merasa senang karena kekasih nya itu yang kini begitu penurut.
“Aku belajar nya di kelas kamu aja kali ya? Atau aku minta kelas aja sama papa?” tanya Abi tiba-tiba yang kini sontak membuat Ayumi membelalakkan matanya mendengar ucapan laki-laki itu.
“Gak usah aneh-aneh deh. Udah jalanin yang sekarang aja,” ucap Ayumi pada Abi yang kini tampak cemberut sebelum akhirnya laki-laki itu hanya menganggukkan kepalanya mendengar ucapan itu.
“Iya iya,” ucap Abi yang akhirnya memilih mengalah.
Di sepanjang perjalanan kini banyak yang terus menatap mereka dengan tatapan iri nya. Namun tak ada yang berani untuk mencari masalah dengan mereka. Terlalu takut untuk mencari masalah dengan Abi akhirnya mereka hanya melihat saja tanpa mau banyak berbicara. Hanya kalimat pujian lah yang kini diucapkan dengan keras sedangkan kalimat makian mereka simpan untuk diri mereka sendiri.
__ADS_1
***
“Wah makan enak nih kita hari ini,” ucapan dari Tian kini mengatakannya dengan begitu heboh nya. Sahabat nya pun kini juga berseru senang. Setelah mengetahui jika Abi dan Ayumi kini resmi menjalin hubungan. Ketiga sahabat Abi itu langsung meminta traktiran.
“Ambil aja, gue yang bayar,” ucap Abi dengan senyumannya. Suasana hati nya kini sedang baik. Ayumi benar-benar mempengaruhi laki-laki itu. Abi masih tak menyangka jika kini Ayumi sudah menjadi miliknya. Ia juga begitu senang akan hal itu.
“Weh gini dong, kalau bisa tiap hari,” ucap Dion dengan tawanya yang kini justru membuat Abi menatap datar ke arah sahabat nya itu.
“Dikasih hati minta jantung lo,” uap Abi dengan kekesalannya yang kini justru membuat sahabat nya itu hanya terkekeh mendengar nya.
“Ya kan kali aja lo mau beramal tiap hari,” ucap Dion yang kini malah semakin membuat Abi manatap nya dengan tatapan datar nya.
“Ogah,” ucap Abi dan kini memilih untuk memesan makanannya sendiri.
Melihat itu Abi menampilkan senyumnya. Menatap kekasihnya itu dengan tatapan penuh kagum.
“Ay, sini,” teriak Abi pada Ayumi. Ayumi yang baru saja masuk segera menoleh ke arah sumber suara hingga kini ia dapat melihat Abi yang kini melambaikan tangan ke arah nya. Ayumi yang melihat itu hanya mengangguk lalu setelah nya ia segera mengajak sahabat nya untuk segera menuju ke arah Abi dan teman laki-laki itu.
“Di sana aja yuk,” ajak Ayumi pada teman-temannya yang kini tengah bingung mencari tempat duduk karena kantin yang kini sudah penuh.
“Lo duluan aja, kita pesen makanan dulu. Lo kayak biasa kan?” tanya Kitri pada Ayumi yang menjawabnya dengan anggukan.
“Iya kayak biasa,” ucap Ayumi yang membuat kedua sahabat nya itu mengangguk. Setelah nya ia memilih untuk segera menuju ke arah Abi terlebih dahulu.
__ADS_1
“Mau pesen apa?” tanya Abi saat Ayumi kini sudah berada di samping nya dan duduk di sebelah nya.
“Udah di pesenin kok,” ucap Ayumi yang kini Abi balas dengan anggukan.
“Lain kali biar aku aja yang pesen,” ucap Abi pada Abi yang kini hanya membuat Ayumi memutar bola matanya malas namun akhirnya ia juga membalas nya dengan anggukan.
“Nanti pulang sekolah ke rumah aku dulu ya, Mama kangen katanya. Nanti liat sunset nya langsung dari rumah aku waktu aku mau anter kamu pulang aja,” ucap Abi pada Ayumi yang kini menjawabnya dengan anggukan.
Kini mereka terus saja menjadi pusat perhatian. Ucapan Abi tentu saja dapat didengar oleh murid yang lain. Hingga kini mereka semakin menjadi bahan pembicaraan. Apa lagi dilihat dari bagaimana cara Abi memperlakukan Ayumi membuat mantan Abi kini banyak yang menatapnya dengan tatapan tak suka.
Ayumi yang di jadikan gadis satu-satunya untuk Abi. Abi yang bahkan bisa memanggil Ayumi dengan benar sedangkan saat bersama mantan-mantannya Abi bahkan tak pernah mengingat nama mereka. Apa lagi mendengar jika Abi sudah memperkenalkan Ayumi pada Ibu nya. Kini membuat mantan kekasih Abi semakin penasaran mendengar nya. Namun untuk protes jelas mereka tak akan bisa karena terlalu takut dengan Abi.
Tak beberapa lama kin teman-teman Ayumi datang dengan membawa pesanan mereka.
“Berapa?” tanya Ayumi pada temannya itu.
“Gak bayar, katanya udah dibayarin sama pacar lo itu,” ucap Kitri yang kini sontak membuat Ayumi menoleh ke arah Abi dengan tatapan penuh tanya nya.
“Kamu yang bayar? Perasaan dari tadi udah di sini. Kamu bayarkan ini?” tanya Ayumi dengan tatapan penuh selidik nya pada Abi.
“Ya bayar lah Ay. Tadi aku udah bayar lebih dulu. Uang lebih, lagi,” uap Abi menjelaskan. Ayumi kini masih saja menatap Abi dengan tatapan penuh selidik nya namun akhirnya ia tetap menganggukkan kepalanya mem[ercayai kekasih nya itu.
Setelah nya mereka kini memilih untuk saling mendekat kan diri satu sama lain apalagi sahabat Ayumi dan Abi. Agar saat mereka sering berkumpul keadaan mereka tidak menjadi canggung.
__ADS_1
***