First Love Casanova

First Love Casanova
Bukan Abi


__ADS_3

“Kenapa diem aja? Kejar bego,” ucap Ivan sambil memukul sahabat nya itu yang kini malah hanya terdiam saja di tempat nya sambil menatap pintu rooftop yang kini sudah mulai tertutup. Bukannya mengejar Ayumi, kini Abi malah tetep saja berada di posisi nya.


“Sekarang lo kejar dia. Lo minta maaf. Meskipun lo gak bisa jelasin ke dia tapi seenggak lo perbaiki hubungan dan sikap lo ke dia,” ucap Dion yang kali ini ikut memberikan saran. Abi yang mendengar ucapan sahabat nya itu kini mengusap wajah nya dengan gusar.


Namun pada akhirnya ia tetap saja berlari untuk segera mengejar Ayumi. Tidak, ia tak bisa mengakhiri hubungan ini begitu saja. Ia tidak bisa mengecewakan orang yang begitu berarti untuk nya.


Abi kini menuruni tangga dengan cepat. Hingga kini ia dapat melihat Ayumi yang tengah menangis di tangga lantai tiga. Melihat itu Abi segera menghampirinya. Namun sebelum nya Abi lebih dulu menenangkan pikirannya. Baru setelah nya Abi berjalan ke arah Ayumi dan berjongkok di depan Ayumi.


“Maaf,” ucap Abi dengan begitu lembut nya. Suara yang suda lama tak pernah Ayumi dengar. Meskipun ucapan itu begitu tulus namun entah mengapa semua terasa hambar bagi Ayumi. Ayumi kini mendongak menatap Abi dengan tatapan sendu nya.


Air matanya kini bahkan masih saja menetes. Abi yang melihat itu mnjadi tak tega. Ia tak pernah bisa melihat seorang perempuan menangis seperti ini. Dengan lembut Abi membawa Ayumi kedalam pelukannya. Namun Ayumi sama sekali tak merasakan kenyaman dan kehangatan dalam pekukan itu. Pelukan yang dulu nya selalu membawa kenyamanan kini malah terasa hambar. Apa semua ini karena perasaan nya yang sudah mulai lelah?


“Aku memang salah Ayumi. Aku salah karena sudah berperilaku buruk dan mengabaikan kamu. Maaf, tapi aku punya alasan dan aku belum bisa buat jelasin itu ke kamu,” ucap Abi dengan begitu lembut nya. Tak lama Abi melepaskan pelukan mereka lalu setelahnya ia menangkup wajah gadis di depannya itu dan menghapus air matanya dengan begitu lembut.


“Kita perbaiki lagi ya,” ucap Abi dengan tatapan memohonnya pada Ayumi. Ayumi kini memmejakan matanya mendengar ucapan Abi.

__ADS_1


“Kita istirahat dulu ya. Aku juga butuh waktu,” ucap Ayumi sambil menghapus air matanya. Tatapannya kini begitu sendu menatap Abi. Setelah nya ia segera pergi dari sana meninggalkan Abi yang kini mengusap wajah nya dengan gusar melihat Ayumi yang kini sudah pergi dari sana.


Dengus gusar akhirnya kini laki-laki itu juga pergi dari sana. Kini ia berjalan menuju ke arah parkiran. Meskipun kini bukan jam pulang sekolah namun rasanya ia sudah lelah dan ingin segera menuju tempat yang belakangan ini sudah seperti rumah nya.


Setelah lama berada di jalanan kini akhirnya Abi sampai di gedung besar yang tak lain adalah rumah sakit. Dengan langkah lemah nya kini laki-laki itu berjalan memasuki rumah sakit besar yang tak lain adalah milik keluarga nya itu.


Abi kini berjalan menuju lantai teratas di mana sebuah ruangan khusus kini di sediakan di sana dengan penjagaan yang begitu ketat. Abi memejamkan matanya sebelum akhirnya ia memasuki ruangan tersebut setelah siap.


Terlihat ibu nya yang kini tengah memegangi tangan seorang laki-laki yang begitu mirip dengan nya. Laki-laki yang kini tengah terbaring dengan lemah di ranjang rumah sakit mata nya bahkan terpejam dengan begitu rapat seolah begitu indah dengan dunia nya sendiri.


“Lagi capek aja Ma,” ucap laki-laki tersebut yang kini berjalan mendekat ke arah laki-laki yang kini terbaring dengan lemah di ranjang rumah sakit.


“Bi, lo gak mau bangun? Pacar lo ngajakin putus,” ucap laki-laki yang kini tengah berdiri di samping ibu nya itu pada laki-laki yang kini terbaring di brangkar rumah sakit. Ya, laki-laki yang kini berada di ranjang rumah sakit itu adalah Abi dan laki-laki yang selama ini menggantikan posisinya itu adalah kakak kembar nya. Abqara, kakak nya yang selama ini tinggal di luar negeri bersama dengan kakek dan nenek nya.


Laki-laki yang selalu mengalah dari adik nya. Abqara rela harus meninggalkan keluarga nya untuk tinggal di luar negeri untuk menghindari gadis yang menyukai Abqara, namun yang menyukai gadis itu adalah Abi bukan Abqara. Ya laki-laki yang pernah Abi ceritakan pada Ayumi dulu adalah kakak kembar nya Abqara yang memang memiliki sikap yang berbanding terbalik dengan Abi. Abi dan Abqara memang kembar namun mereka malah memiliki sikap dan sifat kebalikan dari mereka.

__ADS_1


“Ayumi minta putus? Kamu apain pacar adik kamu Abqa?” tanya Monika pada anaknya itu sambil mengusap wajah nya dengan gusar.


“Abqa gak bisa mah untuk baik sama dia. Apa lagi karena dia Abi ada di sini. Abqa udah bilang kan. Abqa gak bisa Ma buat pura-pura jadi Abi. Tapi Abi sendiri yang minta Abqa buat ngelakuin ini biar pacar nya itu gak khawatir,” ucap Abqara dengan tatapan frustasi nya pada sang ibu yang kini menghembuskan nafas nya kasar sambil memejamkan matanya mendengar ucapan anaknya itu.


“Lihat Bi. Gue gak bisa jagain pacar lo, gue gak bisa memperlakukan pacar lo dengan baik. Bangun ya Bi, lo jada sendiri pacar lo itu,” ucap Abqara dengan tatapan sendu nya pada Abi. Abqara menatap adik nya dengan tatapan sedih nya. Ia begitu tak tega melihat adik nya yang kini tengah berada di ranjang rumah sakit dan begitu tak berdaya.


“Gue jahat ya Bi. Gue selalu buat orang yang lo suka patah karena gue. Sebelum nya cinta pertama lo malah suka sama gue sekarang, orang yang sangat lo cintai dan berhasil lo dapetin gue malah buat hubungan kalian hancur,” ucap Abqara sambil memejamkan matanya berusaha menahan air matanya agar tidak tumbuh.


Monika yang melihat interaksi anaknya itu sudah tak kuasa lagi menahan air matanya akhirnya ia memilih untuk pergi dari sana dan membiarkan kedua anaknya itu berbicara berdua. Ia tak bisa berada di sana lebih lama lagi. Apalagi dengan kondisi Abi seperti ini.


“Tapi lo lebih jahat Bi. Setelah lama gak ketemu saat gue mau ketemu lo malah ngasih gue beban pacar lo itu dan kita harus ketemu dengan keadaan seperti ini,” ucap Abqa lagi dengan tatapan sendu nya.


“Cepet bangun Bi. Kalau lo gak bangun juga. Hubungan lo sama pacar lo bener-bener kelar, dan gue gak mau tanggung jawab untuk itu,” ucap Abqara yang terus mengajak Abi berbicara. Berharap Adik nya itu akan mendengar nya dan berusaha untuk kembali ke dunia mereka.


***

__ADS_1


__ADS_2