
Tatapan Ayumi kita begitu fokus pada jalannya operasi di depannya. Kini ia tengah menyaksikan operasi kanker otak yang berada di depannya saat ini. Gita sebagai dokter residen yang kini menemani jalannya operasi terus mengajak berbicara sang pasien. Karena dalam kondisi seperti ini pasien harus tetap sadar.
Sheryl kini terlihat fokus dengan jalan operasi nya. Hingga tak beberapa lama setelah serangkaian tes dilakukan kini akhirnya pasien tersebut mulai di bius total untuk melanjutkan operasi.
“Dia berpikir tidak memiliki masa depan setelah operasi ini, padahal dia bisa memiliki pekerjaan lain yang juga cocok untuk nya,” ucap Mita saat kini ia juga ikut menyaksikan jalannya operasi tersebut.
“Sulit untuk melupakannya begitu saja. Apa lagi pekerjaannya ini adalah pekerjaan yang dia idam idam kan sedari dulu,” ucap Ayumi yang kali ini menimpali. Nura yang mendengar nya kini menganggukkan kepalanya setuju.
“Aku dengar banyak dokter yang awalnya juga bukan dari bidang ini, dia memilih untuk menjadi dokter setelah operasi atau mengalami cedera,” ucap Mita. Ayumi yang mendengar nya kii menaikkan sebelah alisnya.
__ADS_1
“Bukannya pekerjaan ini sangat baik?” tanya Mita lagi melanjutkan ucapannya. Ayumi yang mendengar ucapan gadis tersebut kini menghembuskan nafasnya.
“Bagi kamu, karena kamu menginginkan pekerjaan ini. Namun tidak untuk mereka yang sedari kecil memiliki cita-cita bukan dari bidang ini,” ucap Nura yang kali ini ikut menimpali ucapan dari rekan-rekannya itu.
“Cita-cita kamu dulu bukan dokter?” tanya Mita tiba-tiba yang membuat Nura kini menggelengkan kepalanya.
“Gimana sama kamu Yum?” tanya Nura yang kali ini menanyakannya pada Ayumi. Sudah Ayumi duga jika pertanyaan seperti ini akan ditanyakan oleh rekannya itu. Namun untuk kali ini Ayumi hanya memilih untuk diam sambil tersenyum ke arah rekannya.
Karena memang sedari Awal bukan dokter lah yang diinginkan sebagai pekerjaannya. Karena ia ingin menjadi seorang desainer namun pada akhirnya ia berada di tempatnya sekarang sebagai seorang dokter karena Abi.
__ADS_1
Ia ingin menyelamatkan lebih banyak orang. Agar lebih sedikit orang yang merasakan berada di posisinya. Kehilangan orang yang disayang bukan lah yang begitu sulit. Dan lagi, Ayumi ingin menyembuhkan traumanya pada medis dan semua yang berkaitan dengan rumah sakit. Berharap dengan pekerjaannya saat ini ia bisa untuk menghilangkan trauma nya yang terkadang masih sering muncul.
Dan ia berharap dengan bekerja di sini ia bisa untuk pelan-pelan mengikhlaskan Abi. Semua yang ia lakukan sekarang hanya lah untuk Abi. Sebuah dedikasi yang ia berikan untuk laki-laki yang begitu dicintai hingga sampai saat ini.
Setelah operasi yang memakan waktu begitu lama kini akhirnya operasi tersebut sudah selesai. Sheryl juga rekan nya yang lain kini mulai keluar dari ruang operasi. Melihat itu Ayumi juga rekan nya yang lain juga ikut pergi dari sana.
“Semua ini untuk kamu Abi,” batin Ayumi yang kini hanya bisa ia ungkapkan di dalam hati nya saja. Berharap jika Abi dapat mendengar apa yang ia katakan. Dan mengetahui apa yang ia lakukan saat ini. Merelakan cita-cita nya dulu untuk semua ini.
***
__ADS_1