First Love Casanova

First Love Casanova
S2 Hari Pertama Magang


__ADS_3

Seorang gadis dengan tampak terburu-buru kini menuruni tangga rumah nya. Sial sekali rasanya kini ia bangun kesiangan. Padahal hari ini adalah hari pertanyaannya untuk magang. Namun dengan bodoh nya ia malah lupa menyalakan alarm yang akhirnya membuat nya malah terlambat.


Ayumi. Dengan terburu-buru kini berjalan menuju ke arah ruang makannya. Hingga saat sampai di ruang makannyakini di sana sudah ada Abqa yang terlihat tengah menikmati makanannya. Melihat jika laki-laki tersebut sudah datang kini Ayumi dengan segera mengambil susu miliknya dan penegaknya hingga tandas.


“Ayo Qa buruan, aku terlambat,” ucap Ayumi sambil menarik Abqa untuk segera berdiri. Abqa yang masih asik dengan makanannya kini tentu saja terkejut dan kebingungan. Tak hanya Abqa, bahkan kedua orang tua Ayumi juga terkejut melihat tingkah anaknya itu.


“Ma, Pa. Ayumi berangkat ya. Buru-buru, takut terlambat,” ucap Ayumi lalu setelahnya ia segera bersalaman pada kedua orang tuanya yang masih kebingungan. Abqa yang masih bingung akhirnya hanya mengikuti saja.


Lalu setelah nya Ayumi segera mengajak Abqa untuk berangkat. Setelah sampai di mobil kini Ayumi sedikit merapikan penampilannya.

__ADS_1


“Salah sendiri begadang, mampus deh bangun kesiangan,” gerutu Abqa pada AYumi yang kini langsung membuat Ayumi menoleh ke arah Abqa dan menatapnya dengan tatapan datar nya.


“Kamu banyak protes. Mending buruan deh, aku takut terlambat,” kesal Ayumi yang kini membuat Abqa menganggukkan kepalanya mendengar ucapan Ayumi.


“Kamu ada niat buat lanjut S2?” tanya Abqa tiba-tiba yang kini langsung membuat Ayumi menoleh. Ayumi yang mendengar nya kini tampak terdiam lalu tak lama ia menganggukkan kepalanya.


“Gimana perasaannya sekarang?” tanya Abqa pada Ayumi yang membuat Ayumi menoleh ke arah Abqa malah dengan kekesalannya.


“Kamu nanya mulu deh, mending fokus ke depan dan buruan. Kalau aku telat gimana? Kamu enak, kamu yang punya rumah sakit lah aku?” tanya Ayumi dengan amarah nya. Hari ini Abqa memang juga sudah mulai bekerja untuk membantu Ayah nya. Dan kini ia memegang alih rumah sakit milik nya itu dimana kini Ayumi magang.

__ADS_1


Selain bekerja di rumah sakit Abqa juga memutuskan untuk melanjutkan kuliah nya.


“Makanya lain kali jangan begadang. Hobi nya sih begang,” kesal Abqa sambil bersujud kepada Ayumi yang kini hanya berdecak mendengar ucapan dari Abqa yang memarahi nya.


Sebenar nya kini ia begitu grogi karena ini adalah pertama kalinya ia magang dan terjun langsung ke lapangan seperti ini. Rasanya ia begitu takut melakukan kesalahan. Ayumi Bahkan sedari tadi terus saja menghembuskan nafas nya dan semua itu tak lepas dari perhatian Abqa. Abqa yang melihat nya kini hanya menggelengkan kepalanya. Ia yang sudah begitu mengenal Ayumi jela tahu jika kini Ayumi tengah grogi.


“Udah gak perlu grogi gitu. Percaya saja kalau semua bakalan baik-baik saja dan lancar. Lagian ya, aku tahu kamu pasti bisa. Kamu itu murid berprestasi dan jangan lupa dengan penghargaan yang kamu dapat,” jelas Abqa berusaha untuk menenangkan Ayumi. Ayumi yang mendengar nya menghembuskan nafas nya. Berusaha untuk mengendalikan dirinya sendiri dan mengikuti ucapan Abqa.


***

__ADS_1


__ADS_2