GADIS NAKAL PAMAN KECIL

GADIS NAKAL PAMAN KECIL
Cinta Pertama Sesil


__ADS_3

Raihan menelan liur melihat Pitaloka kini seperti ular yang meliukkan tubuhnya di atas kasur.


"Hmmm."


Suara lembut Pitaloka mengundang sisi pria Raihan yang dari dulu hanya pernah dibangkitkan oleh seorang gadis yang tidak pernah dia lihat wajahnya.


Raihan mendekati Pitaloka dan merasa sangat degdegan saat Pitaloka kini meliuk di tubuhnya.


"Sudah berapa lama kamu mengalami ini dan berapa pria yang sudah memberimu penawar?" Bisik Raihan ditelinga Pitaloka, dia merasa cemburu dan sakit hati membayangkan gadis yang kini berada di bawahnya ternyata sudah sering melakukan itu bersama pria lain.


"Hmmm."


Lagi-lagi Pitaloka meliukkan tubuhnya yang akhirnya membuat Raihan tidak tahan.


Raihan akhirnya mulai menciumi bibir tipis Pitaloka, perlahan turun ke lehernya dan teringat seakan pernah mencium bau tubuh yang sama.


"Hanya kamu yang mampu membuatku mengingat gadis kecil itu lagi." Bisik Raihan lalu lanjut menciumi Pitaloka.


Raihan teringat saat dia dan teman-temannya minum di bar. Temannya mengejeknya impoten karena tidak pernah melihat Raihan bersama seorang wanita. Karena muak terus di ejekin akhirnya Raihan menerima tantangan temannya untuk bermain dengan wanita.

__ADS_1


Temannya membawanya ke sebuah tempat pelacuran dan memesan gadis yang masih perawan untuk teman perjakanya itu.


Raihan yang terpancing akhirnya memasuki kamar dimana didalamnya sudah ada seorang gadis yang menunggunya. Karena itu hanya tantangan yang akan dia lakukan sekali dan dia juga akan segera berangkat ke London esoknya, maka Raihan memutuskan untuk tidak mengetahui siapa gadis itu. Raihan meminta bos tempat itu untuk menutup mata gadis tersebut kemudian dia pun menutupi matanya dengan kain juga.


Namun siapa sangka, setelah kejadian itu, Raihan terus mengingat gadis itu dan selalu mendengar suara seksi gadis itu di setiap malamnya.


Saat Raihan kembali dari London, dia langsung mendatangi tempat pelacuran itu untuk mencari gadis itu, entah rasa bersalah karena dia telah menyentuh gadis itu untuk pertamakali atau dia telah jatuh hati pada gadis yang telah bercinta satu malam dengannya itu, Raihan ingin menemui gadis itu namun kata bos disana dia sudah terlambat, karena gadis itu sudah tidak disana dan tidak seorangpun yang mengetahui keberadaannya.


"Sssttt."


Suara rintihan Pitaloka menyadarkan Raihan dari lamunannya.


Raihan tanpa menunggu lagi akhirnya menyerang Pitaloka dengan buas.


...


Sesil yang tidak sanggup mendengar suara ******* dari kamar itu, akhirnya berlari dari sana.


"Aoh." Jerit Sesil yang terjatuh saat dia merasakan sakit karena tertabrak tubuh yang sangat keras seperti baja.

__ADS_1


"Maaf, apa kamu terluka?" Kata pria yang menabrak Sesil dengan suara has seraknya sambil mengulurkan tangannya pada Sesil.


Sesil sibuk mengusap pantatnya yang sakit dengan satu tangannya sambil meraih tangan pria itu dengan tangan lainnya dan tidak melihat wajah pria itu.


"Richard?" Sesil terkejut saat melihat pria itu ternyata Richard yang merupakan cinta pertamanya yang kandas, namun karena sesuatu Richard pergi ke luar negeri tanpa memberi tahunya dan baru kembali beberapa hari yang lalu.


"Sesil? hei kebetulan sekali kita bertemu disini." Kata Richard dengan tersenyum.


"Iya kebetulan sekali." Kata Sesil mengulangi perkataan Richard karena bingung harus bilang apa. Entah senang karena cinta pertamanya akhirnya kembali atau sedih karena merasa kecewa atas kepergiannya dulu. Namun dia sadar jika dia tidak berhak merasa kecewa karena Richard sama sekali tidak pernah tau jika dia mencintainya.


"Aku buru-buru, permisi." Sesil yang tidak tau bagaimana harus bersikap pada Richard lebih baik pergi dari sana.


Melihat Sesil sepertinya tidak lagi mencintainya, Richard merasa kecewa. Dia baru akan bertanya kenapa tadi dia memanggil Raihan dengan panik dan ada hubungan apa dia dengan Raihan?? mungkinkah Sesil dan Raihan ada hubungan? Iya, salah satu klien Raihan di ruang anggrek tadi adalah Richard.


Sebenarnya Richard sudah menyadari perasaan Sesil padanya waktu itu, dan saat dia akan menyatakan hal yang sama pada Sesil, tiba-tiba saja ibunya menelpon dari luar negeri jika ayahnya meninggal.


Richard akhirnya pergi meninggalkan Sesil dan harus tinggal di luar negeri karena harus meneruskan perusahaan mendiang ayahnya sambil belajar.


Dan kini studynya telah selesai, dia kembali dengan alasan kerja tapi sebenarnya dia juga ingin menemui Sesil dan mengungkapkan hal yang dulu tertunda.

__ADS_1


Namun melihat tingkah Sesil tadi, sepertinya dia sudah hilang dari hati Sesil. Terlebih jika benar Raihan sang CEO yang sangat terkenal dan tanpan itu merupakan kekasihnya saat ini maka Richard tidak ada peluang lagi.


__ADS_2