
#Sebelum membaca follow dulu yah dan kasih bintang lima. Terimakasih#
Malam semakin larut, mereka berdua masih bercanda ria, saling menjahili satu sama lain, akhirnya Danang pamit untuk pulang, setelah berpamitan dengan Bu Fatimah lalu Putri mengantarkan sampai di depan.
"Aku pulang dulu yah Put?" Danang pamit sama Putri sambil mengelus rambut hitam milik Putri.
"Iya mas, kamu hati-hati jangan ngebut" jawab Putri sambil tersenyum sendiri.
Danang lalu menjalankan motornya menuju jalan raya, sedangkan Putri masuk kedalam rumahnya dan duduk di samping Ibunya
"Ibu belum tidur?" Putri bertanya kepada Ibunya sambil menyandarkan kepalanya di bahu Bu Fatimah.
"Kamu sendiri belum tidur nak" Bu Fatimah lalu mengelus rambut hitam milik putrinya
"Menurut Ibu, mas Danang itu gimana Bu?" Putri menanyakan tentang Danang kepada Ibunya.
__ADS_1
"Baik, ramah, sopan dan yang perlu kamu ingat Danang itu bukan orang sembarangan, firasat Ibu mengatakan demikian nak, apa kamu akan serius menjalin hubungan dengan Danang?" Bu Fatimah menasehati Putri sambil terus mengelus rambut hitam milik Putri.
"Entahlah Bu, Putri masih bingung, jalani dulu seperti air mengalir" jawab Putri sambil tersenyum sendiri
"Ayo kita tidur nak?" Bu Fatimah lalu mengajak anaknya untuk tidur.
Mereka berdua lalu berjalan menuju ke kamarnya masing-masing, mereka berdua akhirnya tidur melepaskan lelahnya badan.
Esok pagi, Danang sedang berolahraga dengan berlari menelusuri jalan perkampungan, sekitar setengah jam lamanya Danang kembali ke rumahnya dan melanjutkan melatih teknik beladirinya sampai pukul tujuh pagi, setelah beristirahat sejenak lalu Danang bergegas untuk mandi.
Dirumah Putri, Bu Fatimah sedang memasak, Putri yang sehabis mandi lalu berpakaian rapi dan menghampiri Ibunya yang sedang memasak di dapur.
"Ibu mau membuat semur ayam sama tumis kangkung, tumben pagi-pagi sudah cantik, inikan hari minggu, mau kemana emangnya kamu?" Balas Bu Fatimah sambil tersenyum lalu bertanya kepada putrinya.
"Mau ke supermarket beli cream wajah dan keperluan lainnya, Ibu mau nitip apa?" Sambil berkata lalu Putri mengambil air putih untuk diminumnya.
__ADS_1
"Ibu gak nitip apa-apa, tapi kalau dibelikan sih mau" balas Bu Fatimah sambil tersenyum melirik anaknya.
"Mana ada aku uang Bu? Ini aja dikasih sama mas Danang kemarin" ucap Putri sambil bergelayut di lengan Ibunya.
"Eh, anak Ibu jangan suka minta uang sama nak Danang dong, nanti dikira kamu itu matre?" Balas Bu Fatimah sambil menepuk pundak anaknya.
"Aku gak minta Bu? Tapi mas Danang yang kasih ke aku, karena aku membantunya berjualan" ucap Putri dan menjelaskan kepada Ibunya tentang uang yang dikasih oleh Danang.
"Kirain kamu memintanya, jangan suka meminta uang sama nak Danang yah?" Balas Bu Fatimah sambil menepuk pundak anaknya lalu melanjutkan memasak.
"Aku mau bantuin Ibu dulu, nanti setelah makan bareng sama Ibu aku baru pergi ke supermarket gih" Putri lalu membantu Bu Fatimah untuk memasak.
"Kamu taruh ini di meja makan dan yang ini juga" Bu Fatimah menyuruh Putri untuk menata masakan yang sudah matang ke meja makan.
"Siap Bu" Putri langsung melaksanakan perintah dari Ibunya untuk menata masakan yang sudah matang tersebut dan meletakkan di meja makan.
__ADS_1
Setelah selesai memasak lalu Bu Fatimah dan Putri makan bersama, menikmati hidangan yang baru saja dimasak.
*Bersambung*