Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
*17* Minta izin


__ADS_3

#Sebelum membaca, follow dulu yah dan kasih bintang lima, Terimakasih#


Danang menghampiri Putri dan duduk di sampingnya, Putri masih penasaran dengan orang yang naik motor gede tersebut. Apa hubungannya dengan Danang? Apa temannya? Sebenarnya siapa Danang? Itu semua yang ada di dalam fikirannya Putri. Karena merasa penasaran akhirnya Putri memberanikan diri untuk bertanya kepada Danang.


"Siapa orang tadi mas? Orang yang pake motor gede itu?" Putri berkata sambil melirik ke arah Danang.


"Itu teman aku Put, suatu saat nanti kamu akan mengenalnya" Danang menjawab pertanyaan dari Putri sambil tersenyum.


Mereka berdua melanjutkan mengobrol sampai jam istirahat hampir habis, lalu Putri pamit untuk masuk ke dalam kelasnya.


Danang melanjutkan dagangannya sambil mengobrol bersama mang Asep dan mang Ujang. Mang Asep sangat berterima kasih kepada Danang atas bantuannya akhirnya hutang kepada rentenir tersebut lunas. Mang Asep berjanji suatu saat kalau dirinya mendapat rezeki akan menggantinya.


Danang melayani pembeli, setelah itu mengobrol lagi bersama temannya, sampai jam kampus selesai. Putri menghampiri Danang dan mengajak untuk pulang bersama, mereka berdua berjalan beriringan sambil mengobrol, Danang terus mendorong gerobaknya menelusuri jalan.

__ADS_1


"Mau mampir ke rumah gak mas.?" Putri bertanya kepada Danang.


"Langsung pulang aja Put, mau istirahat" Danang menjawab sambil terus mendorong gerobaknya.


"Kapan-kapan aku boleh main ke rumah mas Danang.?" Putri bertanya lagi kepada Danang.


"Boleh banget Put, apa mau sekarang aja.?" Danang menjawab sambil tersenyum melirik ke arah Putri.


"Mampir dulu ke rumah, nanti kamu yang minta izin kepada Ibuku, gimana?" Putri menyuruh Danang untuk minta izin kepada Bu Fatimah.


Setelah mereka sampai lalu Putri mengajak Danang untuk masuk dan duduk di ruang tamu. Putri lalu berjalan ke kamar untuk mengganti pakaiannya, setelah itu keluar dari kamar dan menemui Ibunya lalu mengajak untuk bertemu dengan Danang. Setelah meminta izin lalu Putri dan Danang pergi menuju ke rumahnya Danang.


Mereka berdua berjalan beriringan, Danang mendorong gerobaknya menelusuri jalan, sesampainya dirumah lalu Danang mengajak Putri untuk masuk dan duduk di ruang tamu, sedangkan Danang membereskan dagangannya dan menaruh di tempat biasanya.

__ADS_1


Danang membuatkan minuman buat Putri, lalu memberikan kepada Putri "diminum dulu Put?", Danang berkata sambil menyodorkan minuman tersebut.


"Makasih mas, kamu tinggal bersama siapa disini?" Putri bertanya kepada Danang.


"Aku sendirian Put, maklum bujangan yang ingin mandiri, hehehe..." Danang menjawab sambil tersenyum cengengesan kepada Putri.


"Orang tua kamu dimana?" Putri masih bertanya kepada Danang mengenai kehidupannya.


"Jauh Put, aku merantau ke sini untuk mengais rezeki dan hidup mandiri" balas Danang sambil tersenyum melirik ke arah Putri.


"Kamu hebat mas, masih muda tapi mau hidup mandiri, aku salut sama kamu mas" Putri berkata lalu menepuk pundak Danang.


Mereka berdua mengobrol saling tukar pengalaman dan berbagi cerita masa kecil, di luar rumah ada seseorang yang mengintai mereka berdua sambil memotret. Danang yang melihat sekilas lalu berlari keluar rumah untuk mengejar orang tersebut, orang itu langsung berlari dan masuk ke dalam mobilnya lalu melesat jauh.

__ADS_1


Danang kembali masuk kedalam dan duduk di sampingnya Putri, "ada apa mas?" Putri bertanya apa yang terjadi barusan kepada Danang. "Ada orang yang memotret kita berdua" ucap Danang kepada Putri.


*Bersambung*


__ADS_2