
#Terima kasih atas dukungannya semoga karya author terus berkembang dan bermanfaat bagi pembaca#
Danang bersama dengan keluarganya terus mengobrol sambil menonton film sinetron, Danang melirik jam tangannya, dilihatnya baru jam setengah sembilan malam ‘’Mah aku mau ke rumahnya Putri dulu yah? Titip Lasmi barang kali butuh sesuatu?’’ ucap Danang kepada Mamahnya .
‘’Iya sayang sana kamu temuin Putri dulu? Semenjak kamu hilang, Putri selalu murung terus?’’ jawab Bu Ratna kepada Danang.
‘’Kamu temenin Lasmi dulu Sus? Biar gak jenuh?’’ Danang menyuruh adiknya untuk menemani Lasmi.
‘’Iya Kak tenang aja?’’ jawab Susi kepada kakaknya sambil tersenyum.
Danang berjalan dan masuk ke dalam mobilnya, bergegas menuju ke rumahnya Putri, sedangkan di rumahnya Bu Fatimah, Putri sedang melamun memikirkan dimana keberadaan Danang sambil duduk di ruang tamu.
‘’Kamu jangan melamun terus nak? Ayo makan? Dari sore kamu belum makan’’ ucap Bu Fatimah kepada Putri yang sedang duduk sambil melamun.
__ADS_1
‘’Aku gak lapar Bu?’’ jawab Putri sambil menggelengkan kepalanya.
‘’Perut kamu harus di isi nak supaya kamu gak sakit? Ibu suapin yah?’’ Bu Fatimah terus membujuk Putri supaya mau makan karena dari sore Putri belum makan, belum ada makanan yang masuk kedalam perutnya.
‘’Aku gak lapar Bu?!’’ balas Putri yang menatap kosong ke depan jendela.
‘’Kalau kamu gak makan nanti kamu sakit sayang?’’ Bu Fatimah masih berusaha untuk membujuk Putri supaya mau makan.
Putri hanya menggelengkan kepalanya menandakan kalau dia tidak mau makan lalu bangkit meninggalkan Ibunya menuju ke kamar, Bu Fatimah hanya mengelus dada sambil geleng-geleng kepala karena tidak berhasil membujuk Putri untuk makan, Bu Fatimah baru berjalan beberapa langkah tiba-tiba mendengar suara mobil berhenti di depan rumahnya.
‘’Iya Bu ini aku Danang? Putri ada Bu?’’ jawab Danang sambil tersenyum kepada Bu Fatimah.
‘’Ada nak ayo silahkan masuk?’’ ucap Bu Fatimah menyuruh Danang untuk masuk kedalam rumahnya, ‘’Putri ada di kamarnya? Kamu samperin aja dan ajak dia untuk makan, karena dari tadi sore dia belum mau makan?’’ ucap Bu Fatimah lagi sambil tersenyum kepada Danang.
__ADS_1
Danang berjalan menuju ke kamarnya Putri dan mengetuk pintu tersebut ‘’tok..tok..tok..’’.
‘’Aku sudah bilang gak mau makan!?’’ teriak Putri dari dalam kamarnya.
‘’Bener nih gak mau makan ya udah aku pulang aja?’’ ucap Danang kepada Putri sambil tersenyum sendiri.
Putri yang ada di dalam kamarnya sedang berfikir ‘’seperti suara mas Danang? Apa aku sedang berhalusinasi? Apa aku bermimpi?’’ gumam Putri sambil menepuk-nepuk kedua pipinya dan mencubit lengannya ‘’auwh..sakit..berarti aku tidak sedang bermimpi?’’ gumam Putri pada dirinya sendiri.
Putri berjalan dan membuka pintu kamarnya ‘’Mas Danang? Apa ini kamu Mas?’’ ucap Putri yang tak percaya kalau Danang ada di depannya sekarang, ‘’Mas ini beneran kamu?’’ tanya Putri lagi kepada Danang.
‘’Iya sayang ini aku? Coba kamu peluk?’’ jawab Danang menyuruh Putri untuk memeluknya.
Putri langsung memeluk Danang sambil meneteskan air mata kebahagiaan ‘’Mas kamu kemana aja selama ini? Aku hampir gila memikirkan kamu Mas?’’ ucap Putri sambil menangis dalam pelukan Danang lalu memukul pelan dada milik Danang.
__ADS_1
*Bersambung*