Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
Makan di rumah Danang


__ADS_3

#Terima kasih atas dukungannya semoga karya author terus berkembang dan bermanfaat bagi pembaca#


Bu Ratna terus memeluk Danang sambil sesenggukan karena bahagia melihat anaknya masih hidup, Pak Bambang pun ikut senang karena anaknya sudah kembali dalam keadaan sehat wal afiat, ‘’kamu sudah makan nak?’’ tanya Bu Ratna kepada Danang khawatir anaknya belum makan.


‘’Sudah Mah, tapi makan malam belum? Hehehe...’’ jawab Danang sambil tersenyum kepada Mamahnya.


‘’Ya sudah ayo kalian makan, Sus suruh Bi Romlah untuk menyiapkan makanan?’’ balas Bu Ratna lalu menyuruh Susi untuk memanggil Bi Romlah agar menyiapkan makanan.


‘’Baik Mah’’ jawab Susi sambil berjalan dan memanggil asisten rumah tangganya untuk menyiapkan makanan buat Danang dan teman-temannya.


Setelah makanan siap, Danang beserta teman-temannya lalu makan bersama dengan lahap, ‘’barang kali ada yang mau nambah jangan sungkan-sungkan? Ayo silahkan? Kamu mau nambah Las?’’ ucap Danang kepada teman-temannya dan juga Lasmi.


‘’Sudah kenyang Bang’’ jawab Lasmi sambil tersenyum kepada Danang.


‘’Sudah cukup Kak terima kasih telah memberikan kami makan?’’ sahut Alif sambil menoleh kepada Danang.

__ADS_1


Mereka dengan lahap memakan hidangan tersebut dan menikmatinya karena masakan keluarga Danang sangat enak, banyak macam lauk pauknya seperti di restoran, selesai makan Alif dan teman-temannya pamit kepada Danang dan kedua orang tuanya lalu pergi meninggalkan rumah Danang.


‘’Bi Romlah tolong bersihkan kamar tamu untuk istirahat temanku ini?!’’ Danang menyuruh Bi Romlah untuk membereskan kamar tamu sambil menunjuk kepada Lasmi.


‘’Baik Den’’ jawab Bi Romlah lalu pergi ke kamar tamu dan membereskannya.


‘’Sus kamu temenin Lasmi dulu? Kakak mau mandi?’’ ucap Danang menyuruh adiknya untuk menemani Lasmi.


‘’Baik Kak, ayo Kak Lasmi aku antar ke kamar?’’ jawab Susi dan mengajak Lasmi ke kamar yang sudah di bereskan oleh Bi Romlah.


Mereka berdua berjalan menuju ke kamar tamu, Lasmi mengikuti di belakangnya Susi, ‘’rumah Bang Danang bagus banget seperti istana saja?’’ gumam Lasmi dalam hatinya sambil mengikuti langkah Susi, setelah sampai mereka pun masuk kedalam kamar tersebut, ‘’ini kamarnya Kak, kalau mau mandi itu di sana?’’ ucap Susi sambil menunjukan kamar mandi yang ada di dalam kamar tersebut.


‘’Makasih’’ jawab Lasmi sambil tersenyum kepada Susi.


‘’Kalau butuh sesuatu Kakak bisa panggil Bi Romlah atau bisa menanyakan kepadaku? Sekarang Kakak istirahat dulu?’’ balas Susi kepada Lasmi ‘’aku tinggal dulu ya Kak?’’.

__ADS_1


‘’Iya,sekali lagi makasih yah sudah mengantarkan aku ke kamar?’’ sahut Lasmi kepada Susi.


‘’Sama-sama Kak, oke aku tinggal dulu yah?’’ balas Susi lalu berjalan keluar dari kamar itu.


Lasmi membereskan barang yang di bawanya dari kampung dan bergegas untuk mandi, Danang pun sudah rapi dan berjalan keluar dari kamarnya menghampiri kedua orang tuanya beserta Susi yang sedang berkumpul di ruang tengah.


‘’Kak siapa Lasmi itu? Apa Kakak berpacaran dengannya?’’ Susi bertanya kepada Danang yang baru saja duduk bersama mereka.


‘’Lasmi dan Kakeknya yang telah menolong Kakak waktu aku terdampar di tepi sungai tergeletak pingsan’’ jawab Danang menjelaskan kepada adiknya yang menanyakan siapa Lasmi sebenarnya.


‘’Oh kirain Kakak punya gebetan lagi? Kan kasihan sama Kak Putri?’’ balas Susi sambil memanyunkan bibirnya kepada Danang.


‘’Kenapa Kakeknya tidak kamu ajak sekalian ke sini?’’ Bu Ratna menanyakan kepada anaknya tentang Kakek yang telah menolong anaknya itu.


‘’Gak mau Mah? Katanya enakan tinggal di kampung’’ jawab Danang kepada Mamahnya sambil memegang lengannya.

__ADS_1


*Bersambung*


__ADS_2