Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
Kedatangan Alif


__ADS_3

#Sebelum membaca follow dan ikuti yah dukungan kamu membuat author lebih semangat dalam menulis cerita, terima kasih#.


Danang menyuruh Alif untuk menunggunya, karena mau menemani Lasmi ke rumah temannya dulu, Alif pun bersedia untuk menunggu bersama teman-temannya sambil mereka beristirahat, Danang berjalan bersama Lasmi, ‘’mereka itu siapa bang?’’ Lasmi bertanya kepada Danang.


‘’Mereka teman-teman ku di kota, mereka sengaja mencari keberada’an aku disini? Untunglah kami bisa bertemu’’ jawab Danang sambil menoleh ke arah Lasmi.


‘’Kirain abang sampai sekarang gak ada yang cari’in, hehehe...’’ balas Lasmi sambil tersenyum cengengesan kepada Danang.


‘’Kamu pengin yah kalau abang disini terus?’’ ucap Danang sambil menjawil hidungnya Lasmi.


Mereka akhirnya sampai di rumah temannya Lasmi, setelah disuruh masuk merekapun duduk dan saling mengobrol, ‘’Las kenalin dong pacar kamu itu?’’ ucap temannya Lasmi yang meminta berkenalan dengan Danang.


‘’Dia bukan pacar aku Wi? Kenalin namanya Danang? Ini Dewi?’’ balas Lasmi sambil menunjuk kearah Danang dan kearah Dewi.


Danang dan Dewi lalu berkenalan, mereka terus mengobrol dengan santai di ruang tamu, ‘’Oh iya aku lupa? Sebentar yah aku buatin minuman dulu?’’ ucap Dewi karena lupa untuk membuat minuman untuk mereka berdua, Dewi berjalan menuju ke dapur untuk membuatkan minuman setelah itu kembali lagi menghampiri Lasmi dan Danang di ruang tamu sambil membawa minuman.

__ADS_1


‘’Silahkan di minum dulu Las dan Mas Danang?’’ ucap Dewi kepada mereka berdua .


‘’Makasih Wi..’’ jawab Lasmi sambil tersenyum dan mengambil minuman tersebut, ‘’ayo bang diminum dulu?’’ ucap Lasmi menyuruh Danang untuk meminum.


Mereka terus mengobrol sambil bercanda, setelah cukup lama akhirnya Lasmi mengajak Danang untuk pulang, Lasmi berpamitan dengan Dewi, ‘’kami pulang dulu Wi?’’ ucap Lasmi kepada Dewi.


‘’Iya, kalian hati-hati?’’ jawab Dewi sambil tersenyum kepada mereka berdua.


Lasmi dan Danang berjalan meninggalkan rumah Dewi dan menemui rombongan Alif yang sudah lama menunggunya, Danang mengajak Alif dan teman-temannya untuk mampir ke rumahnya kakek Brama, setelah sampai, Danang mengambil tikar untuk alas mereka duduk di lantai, Lasmi membuatkan minuman, kakek Brama mengajak mereka mengobrol bersama.


Lasmi berjalan sambil membawa minuman dan cemilan seadanya, ‘’ayo silahkan di cicipi dan diminum?’’ ucap Lasmi setelah menaruh minuman dan cemilan tersebut.


Lasmi duduk di sampingnya kakek Brama sambil mendengarkan percakapan mereka semua dan sesekali melirik ke arah Danang dengan senyumannya. Mereka mengobrol sampai larut malam.


‘’Kalian istirahat aja di sini?’’ ucap kakek Brama kepada Alif dan rombongannya.

__ADS_1


‘’Iya kek terima kasih karena sudah mau menerima kami untuk beristirahat disini’’ jawab Alif kepada kakek Brama sambil tersenyum ramah.


Kakek Brama dan Lasmi berjalan meninggalkan mereka menuju ke kamarnya masing-masing, Danang menemani Alif dan teman-temannya untuk tidur di lantai yang beralaskan tikar.


Suara kokok ayam berbunyi dan sinar matahari mulai masuk ke celah-celah jendela, Danang berlahan membuka matanya ‘’sudah pagi rupanya?’’ gumam Danang lirih lalu membangunkan Alif bersama teman-temannya.


Danang berjalan menuju ke dapur membantu Lasmi yang sedang memasak, ‘’sudah bangun bang?’’ sapa Lasmi kepada Danang sambil tersenyum.


‘’Udah Las, kamu sedang masak apa? Biar aku bantuin?’’ balas Danang bertanya kepada Lasmi.


‘’Sayur lodeh, tempe goreng sama ikan? Abang bantuin cuci ikannya dong?’’ jawab Lasmi sambil menyuruh Danang untuk mencuci ikan.


‘’Sini ikannya biar abang yang cuci!?’’ ucap Danang kepada Lasmi lalu mencuci ikan tersebut.


‘’Abang hari ini akan pulang ke kota?’’ Lasmi bertanya kepada Danang dengan raut wajah yang sedih.

__ADS_1


‘’Iya Las, kan teman abang sudah kesini? Kamu mau ikut gak?’’ jawab Danang yang tak tega untuk meninggalkan lasmi dan kakek Brama, karena merekalah yang sudah menolongnya sampai sembuh.


*Bersambung*


__ADS_2