Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
Semur daging ayam


__ADS_3

#Sebelum membaca cerita ini, follow dulu yah dan kasih bintang lima, Terimakasih#


Didalam kamar Putri sedang mencoba pakaian yang sudah di beli bersama Bu Ratna, ia terus bolak balik didepan cermin, satu persatu pakaian tersebut dicobanya.


"Put Mamah Ratna mau pulang tuh, cepetan kamu temuin gih?" Bu Fatimah mengetok pintu dan menyuruh Putri untuk menemui Bu Ratna yang hendak pulang.


"Iya Bu" jawab Putri lalu bergegas mencopot pakaian yang baru saja di beli dan mengganti dengan yang lama, Putri berjalan keluar dari kamarnya dan menemui Bu Ratna.


"Sayang, Mamah pulang dulu yah?" Ucap Bu Ratna lalu mencium pipi milik Putri kanan dan kiri.


"Iya Mah, hati-hati dijalan, salam buat mas Danang ya Mah?" Balas Putri dan menitipkan salam buat Danang.


"Iya sayang, nanti Mamah sampaikan ke Danang, Mamah pulang dulu yah" ucap Bu Ratna lalu berjalan menuju ke mobilnya dan pergi meninggalkan rumah Bu Fatimah.


Putri lalu masuk ke dalam dan menemui Ibunya yang sedang ada di dapur, "kapan Ibu akan membuatkan pesanan untuk Mamah Ratna?" Putri bertanya kepada Ibunya sambil mengambil minuman.


"Besok Ibu akan ke pasar untuk belanja bahan-bahannya dulu" jawab Bu Fatimah sambil tersenyum kepada Putri.

__ADS_1


"Putri bantunya sehabis pulang dari kantor yah Bu?" Putri berkata sambil memegang tangan Ibunya.


"Iya nak gak papa, asal kamu tidak capek aja" balas Bu Fatimah sambil menepuk pundak anaknya.


"Iya Bu" ucap Putri sambil memeluk Ibunya.


"Kamu tadi dibelikan apa saja oleh Mamah Ratna?" Bu Fatimah bertanya kepada Putri.


"Pakaian dan perhiasan Bu" balas Putri sambil memegang kedua tangan Ibunya.


"Dari dulu Mamah Ratna sangat baik dan selalu membantu temannya" ucap Bu Fatimah sambil menceritakan kebaikan Mamah Ratna sewaktu masih sekolah dulu.


"Kelihatannya Mamah Ratna sangat sayang sama kamu nak" Bu Fatimah berkata sambil tersenyum kepada Putri.


"Ya begitulah Bu" sahut Putri sambil tersenyum kepada Ibunya.


"Ibu akan selalu berdoa untuk kebaikan kamu dan nak Danang, semoga hubungan kalian sampai kakek nenek" ucap Bu Fatimah yang senantiasa mendoakan kebaikan untuk mereka berdua.

__ADS_1


"Amiin, makasih doanya Bu, dan semoga Ibu selalu diberikan kesehatan dan panjang umur, supaya Ibu bisa melihat anak-anakku nanti dan bermain bersama mereka" Putri mengamini do'a Ibunya dan Putri balik mendoakan Ibunya supaya tetap sehat dan panjang umur.


"Iya nak Ibu akan bermain dengan cucuku yang tampan dan cantik, hehehe.." balas Bu Fatimah sambil tersenyum kepada Putri.


"Iya Bu" ucap Putri lalu memeluk tubuh Ibunya.


"Ayo bantu Ibu bikin semur daging ayam?" Bu Fatimah lalu menyuruh Putri untuk membantunya membuat semur daging ayam.


"Oke Bu" jawab Putri dengan semangat sambil tersenyum kepada Bu Fatimah.


Mereka berdua lalu menyiapkan bahan-bahan untuk membuat semur daging ayam tersebut, Bu Fatimah menyuruh Putri untuk mencuci daging ayam sampai bersih, Bu Fatimah mengiris cabe dan bawang merah lalu menambahkan bahan yang lainnya, setelah Putri selesai mencuci daging ayam tersebut lalu Putri menggoreng bawang merah dan bumbu-bumbu yang sudah di haluskan oleh Bu Fatimah.


"Kasih daun salam nak?" Bu Fatimah menyuruh Putri untuk menambahkan daun salam.


"Baik Bu" jawab Putri lalu menambahkan daun salam tersebut.


Mereka berdua saling membantu untuk memasak.

__ADS_1


*Bersambung*


__ADS_2