Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
Mengikuti Danang


__ADS_3

#Terima kasih atas dukungan pembaca semua, semoga karya author semakin berkembang dan menghibur bagi pembaca setia.#


Lasmi memberanikan diri untuk mengecup pipinya Danang ''cup'' lalu menyembunyikan wajahnya di lengan lelaki itu, Danang tersenyum melihat tingkah dari Lasmi karena malu kepada dirinya.


''Kenapa kamu sembunyikan wajahmu?'' ucap Danang kepada Lasmi.


''Malu bang?'' balas Lasmi dengan manja untuk menggoda Danang.


''Kenapa kamu merasa malu?'' sahut Danang kembali sambil mendongakkan kepalanya Lasmi yang di sembunyikan.


''Abang mau apa?'' ucap Lasmi berharap Danang akan mencium bibirnya.

__ADS_1


Lasmi berlahan memejamkan mata supaya Danang mau mencium bibirnya, sedangkan Danang hanya tersenyum melihat tingkah dari Lasmi yang sedang memejamkan matanya, wajah mereka saling berdekatan, hembusan nafas Danang terasa di wajahnya Lasmi, Danang lalu menempelkan jarinya di bibir manis milik Lasmi.


''Kenapa kamu memejamkan mata?'' ucap Danang yang membuyarkan hayalan Lasmi, karena sedang membayangkan kalau Danang menciumi bibirnya dengan lembut.


''Kenapa kamu tidak mencium ku bang?'' balas Lasmi menanyakan kepada Danang kenapa tidak menciumnya.


''Aku tak mau merusak kesuciuan orang yang telah menolongku? dan aku malu kepada Kakek kalau itu terjadi Las? aku harap kamu mengerti?'' jawab Danang menjelaskan kenapa dirinya tidak mau menciumnya.


''Kan hanya ciuman bang? Kakek gak akan marah kok?'' ucap Lasmi yang masih mengharapkan mendapat ciuman dari Danang.


''Kali ini aku mengalah bang? nanti aku akan pakai cara lain untuk mendapatkan hatimu?'' gumam Lasmi di dalam hatinya.

__ADS_1


''Baiklah aku masuk kedalam kamar dulu bang?'' ucap Lasmi dengan pura-pura cemberut, lalu meninggalkan Danang sendirian di ruang tamu.


Lasmi berjalan menuju kamarnya setelah masuk dan menutup pintu, Lasmi merebahkan badannya di atas ranjang sambil memikirkan cara lain untuk mendapatkan hati Danang. ''aku harus cari cara lagi untuk mendapatkan hati bang Danang? aku tak mungkin pakai jampi-jampi nanti aku dimarahin sama Kakek?'' gumam Lasmi lirih sambil membolak-balikan badannya di atas ranjang.


sambil berbaring Lasmi terus memikirkan cara supaya bisa mendapatkan Danang, ''aku harus tau dimana kamarnya bang Danang supaya aku bisa masuk?'' ucap Lasmi lagi dengan suara lirihnya. Lasmi terus berusaha untuk mencari cara lain supaya tidak perlu pakai jampi-jampi yang sudah di ajarkan oleh Kakek Brama kepadanya.


Sedangkan Danang masih ada di ruang tengah sambil bermain dengan ponselnya, ''Lasmi...Lasmi...ada-ada saja kamu?'' gumam Danang dalam hatinya karena melihat tingkah laku dari Lasmi. Danang bangkit dan berjalan menuju kamarnya.


Lasmi yang mendengar suara langkahnya Danang berlahan membuka pintu untuk mengintip kemana arah langkah Danang menuju ke kamarnya, diam-diam dan berlahan Lasmi mengikuti kemana Danang melangkah sesekali bersembunyi ketika Danang menoleh ke belakang.


Danang masuk kedalam kamarnya dan berbaring di atas ranjang, sedangkan Lasmi yang dari tadi mengikuti melihat Danang sudah masuk ke dalam kamar, ''rupaya kamar bang Danang disini?'' gumam Lasmi dalam hatinya dan pergi menuju ke kamarnya lagi.

__ADS_1


Setelah masuk, Lasmi berbaring sambil memikirkan cara selanjutnya untuk bisa mendapatkan hatinya Danang, "sekarang aku harus mencari alasan supaya aku bisa masuk ke dalam kamarnya bang Danang?" gumam Lasmi sambil tersenyum dan berbaring di atas ranjang.


*Bersambung*


__ADS_2