Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
*20* Bertemu sang Adik


__ADS_3

#Mohon dukungannya, follow dan kasih bintang lima, Terimakasih#


Danang ingin mengetahui siapa mereka dan apa tujuan mereka yang selalu mengikuti dirinya dan selalu mengintai rumahnya. "Ya aku ingin tahu siapa kalian.?" Balas Danang yang ingin tahu siapa mereka berdua. Kedua orang itu lalu bertepuk tangan "prok, prok, prok", lalu muncul seseorang dari balik pintu mobil dan menghampiri mereka lalu memeluk tubuh Danang.


"Hai kak, aku kangen banget sama kamu kak" ucap Susi sambil memeluk tubuh Danang.


"Rupanya kamu Sus? Kakak juga rindu sama kamu adikku yang cantik.." balas Danang lalu mengusap rambut milik adiknya. "Jadi kamu yang sering ngikutin kakak?".


"Iya kak, disuruh sama Mama untuk selalu mengawasi kakak dan wanita itu?". Ucap Susi menjelaskan kepada Danang.


"Kamu juga ngikutin Putri?" Danang bertanya sambil menjawil hidungnya Susi.


"Iya kak, cantik hehehe..." Balas Susi sambil tersenyum cengengesan menggoda kakaknya.


"Belum saatnya aku kenalin Putri kepada Ayah dan Ibu" ucap Danang sambil tersenyum sendiri.


"Idih yang lagi jatuh cinta senyum-senyum sendiri, Mama juga sudah lihat kak Putri kok dan Mama juga setuju Kak" Susi menjelaskan bahwa Mamanya juga setuju dengan Putri.

__ADS_1


"Jadi Mama sudah melihatnya? Kapan dan dimana Sus?." Danang bertanya karena penasaran.


"Waktu di taman kota kak, aku dan Mama melihat kakak bersama kak Putri" ucap Susi menjelaskan kepada kakaknya.


"Sekarang kamu jadi penguntit yah" Danang berkata sambil tersenyum dan menjawil hidungnya Susi.


"Sakit kak..aku juga pernah kerumah kak Putri waktu hari minggu kemarin kak" Susi berkata sambil bergelayut di lengan kakaknya.


"Ngapain kamu kesana?" Danang menjawil dagu adiknya.


"Mau cari informasi lah kak, tapi kak Putri gak lihat aku kok, tapi..." Ucap Susi yang menggantungkan kalimatnya membuat Danang penasaran.


"Waktu di supermarket, ketika kak Putri berjalan lalu menabrak aku kak?" Susi melanjutkan kalimatnya.


"Menurut kamu kak Putri orangnya gimana?" Tanya Danang kepada adiknya sambil tersenyum.


"Baik, cantik dan anggun, dia selalu membantu kakak jualan kan?" Jawab Susi dan balik bertanya kepada Danang. "kok kamu tahu?". Ucap Danang.

__ADS_1


"Ya tau lah, aku juga pernah membeli es dawet kakak" Susi masih bergelayut di lengan kakaknya, "besok aku mau beli lagi, karena Mama penasaran es dawet buatan kakak".


"Kalau kamu yang beli nanti harganya dua kali lipat hehehe..." Danang meledek adiknya sambil tersenyum cengengesan.


"Kok gitu sih kak?". Ucap manja Susi kepada kakaknya.


"Kan yang jualan aku sama kak Putri, jadi uangnya separuh buat kakak dan separuh lagi buat kak Putri, hehehe..." Danang masih menjahili adiknya.


"Iya iya, nanti aku bilang sama Mama kalau harganya dua kali lipat" balas Susi sambil memonyongkan bibirnya kepada kakaknya.


"Non sudah malam nanti tuan dan nyonya nyari non Susi? Ucap salah satu dari pengawal tersebut.


"Kak aku pulang dulu yah, kapan-kapan aku mau main kerumah kakak" ucap Susi pamit pulang kepada kakaknya.


"Iya salam buat Ayah sama Ibu, hati-hati mang jangan ngebut.?" Jawab Danang.


"Mari Den, kami permisi dulu" ucap pengawal tersebut, lalu Susi dan kedua pengawal tersebut melajukan mobilnya dan melesat jauh meninggalkan Danang yang masih memandangi kepergian mereka.

__ADS_1


Danang melajukan motornya menuju ke rumah, tak butuh lama akhirnya Danang sampai di rumah dan masuk ke dalam.


*Bersambung*


__ADS_2