Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
*13* Di ikuti


__ADS_3

#Sebelum membaca cerita ini, follow dulu yah dan kasih bintang lima, Terimakasih#.


Selesai mereka berdua makan lalu Putri pamit untuk pergi ke supermarket, untuk belanja kebutuhan pribadinya Putri, setelah pamit Putri langsung pergi ke supermarket yang terdekat , tak butuh lama akhirnya Putri sampai dan masuk ke dalam, karena Putri berjalan sambil mencari-cari barang yang di inginkan dia tak melihat ada orang di depannya dan menabrak orang itu "brugh" mereka berdua jatuh, lalu Putri meminta maaf kepada orang tersebut.


"Maaf, kamu tidak apa-apa?" Putri meminta maaf dan bertanya sambil memastikan orang itu tidak terluka.


"Aku tidak apa-apa mbak" jawab wanita yang telah di tabrak oleh Putri.


Mereka berdua lalu bangkit dan melanjutkan belanjanya, Putri masih mencari barang yang di butuhkan dirinya, sedangkan wanita yang tadi di tabrak oleh Putri diam-diam mengikuti langkah Putri.


"Itu wanita yang kemarin, aku harus mengikutinya dan mencari tahu dimana rumahnya" gumam wanita tersebut sambil mengikuti langkah Putri.


Setelah Putri berhasil menemukan barang yang dibutuhkan dirinya, lalu berjalan menuju ke kasir untuk membayar belanjaan-nya, setelah itu lalu Putri keluar meninggalkan tempat itu dan menuju ke rumahnya, Putri tak menyadari kalau dirinya sedang diikuti oleh seseorang.

__ADS_1


Sesampainya dirumah lalu Putri bergegas masuk kedalam, sedangkan wanita yang dari tadi mengikutinya, mengendap-endap sambil memotret rumah dan seisinya yang bisa diambil gambarnya "rupanya disini rumah wanita itu" setelah memotret dan mencari tahu siapa saja yang tinggal di rumah itu, lalu bergegas pergi supaya tidak ketahuan.


("Halo, aku sudah tahu dimana rumah wanita itu, dan siapa saja yang tinggal di rumah tersebut" wanita itu menelfon seseorang yang jauh dari tempat itu.


("Bagus, sekarang kamu kembali") jawab orang di sebarang telfon.


Lalu wanita tersebut meninggalkan rumah Putri dan pergi dengan mobilnya melesat jauh menembus padatnya lalu lintas.


"Sudah pulang nak?" Tanya Bu Fatimah sambil mengelus punggung anaknya.


"Baru saja Bu, cuma beli beberapa barang aja, jadi gak lama" balas Putri sambil tersenyum memegang tangan Ibunya.


"Buat Ibu mana?" Bu Fatimah pura-pura menanyakan barangnya.

__ADS_1


"Mana ada uang aku Bu, nanti kalau aku sudah kerja, aku akan belikan kesukaan Ibu" balas Putri sambil bergelayut di lengan Bu Fatimah dan tersenyum sendiri.


"Ya, ya, selesaikan dulu kuliah kamu lalu baru cari kerjaan" sahut Bu Fatimah sambil menepuk tangan Putri.


Sedangkan Danang lagi sibuk dengan laptopnya, jarinya terus mengetik keyboard dengan cepat, entah apa yang sedang dilakukannya, keningnya berkeringat lalu Danang mengambil handuk kecil untuk mengusap keringat di wajahnya dan kembali fokus menatap laptopnya, setelah dua puluh menit akhirnya selesai.


"Selesai sudah, tikus kecil berani bermain denganku, mampus kamu" gumam Danang sambil tersenyum melirik laptopnya.


Danang lalu membuat minuman karena dirinya merasa haus setelah bermain dengan laptopnya dan duduk di ruang tamu sambil memandangi pepohonan yang ada di sekitar jalan depan rumahnya, sejenak terbayang wajah Putri yang melintas di kepalanya.


"Sedang apa kamu Put" gumam Danang sambil tersenyum sendiri karena membayangkan wajah Putri yang cantik dan manis, lalu Danang mengambil handphonenya dan menghubungi Putri "nomor yang anda tuju sedang tidak aktif, nut, nut, nut" suara operator dari handphone miliknya.


*Bersambung*

__ADS_1


__ADS_2