Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
Kembalinya Danang


__ADS_3

#Sebelum membaca follow dan ikuti yah supaya author semangat untuk menulis, terima kasih#


Lasmi terus berlari diatas dedaunan sambil mencari-cari keberadaan Danang dan rombongannya, ‘’dimana dia?’’ gumam Lasmi sambil hinggap di pepohonan dan melihat ke jalan setapak, ‘’aku harus cepat menemukannya? Wush..wush..wush..’’ Lasmi meloncat sambil menginjak dedaunan yang ada di sekitar jalan tersebut untuk menyusul Danang.


Setelah beristirahat di kedai, Danang dan rombongan melanjutkan perjalanannya kembali, mereka terus berjalan hingga di perbatasan kota, ‘’itu mereka?’’ gumam Lasmi sambil melompat ke jalan yang sepi, Lasmi berjalan cepat sambil memanggil ‘’Bang Danang!? Tunggu?’’ teriak Lasmi kepada Danang.


‘’Kak ada yang memanggil tuh?’’ ucap Alif sambil menoleh kearah Danang.


‘’Iya aku dengar, seperti suara Lasmi?’’ jawab Danang lalu menoleh ke arah belakang.


‘’Bang Danang tunggu!?’’ teriak Lasmi sambil berjalan cepat menyusul mereka.


‘’Lasmi?’’ ucap Danang lirih yang terkejut dengan ke datangan Lasmi yang sedang berjalan menghampirinya, Danang menghentikan langkahnya menunggu Lasmi mendekat.


Lasmi langsung memeluk Danang karena senang sudah menemukannya, ‘’Bang aku ikut ke kota?’’ ucap Lasmi yang masih memeluk Danang.

__ADS_1


‘’Lasmi? Dimana kakek? Apa dia ikut?’’ Danang menjawab dengan berbagai pertanyaan kepada Lasmi.


‘’Kakek gak ikut Bang, aku sendiri yang menyusul kesini?’’ jawab Lasmi sambil menundukkan kepalanya takut dimarahi oleh Danang.


‘’Kamu tinggalin kakek sendirian dirumah? Apa kamu sudah berpamitan sama kakek? Apa kakek mengijinkanmu untuk ikut ke kota?’’ Danang berkata sambil memegang kedua pipinya Lasmi.


‘’Iya Bang, aku tinggalin kakek dirumah? Aku keluar diam-diam? Maafin aku Bang? Aku ingin ikut bersama Abang ke kota’’ ucap Lasmi menjelaskan Kepada Danang.


‘’Terus kalau kakek mencari kamu gimana? Kasihan kakek Las?’’ Danang masih memegang kedua pipinya Lasmi sambil berkata kepadanya.


‘’Aku sudah menaruh surat disampingnya kakek, pasti kakek sudah membacanya?’’ balas Lasmi yang cemberut kepada Danang sambil memasang wajah memelas.


‘’Baik kek’’ ucap Danang dalam hatinya menjawab kepada kakek Brama.


‘’Aku boleh ikut kan Bang?’’ tanya Lasmi kepada Danang lagi.

__ADS_1


‘’Baiklah kamu boleh ikut Abang ke kota, tapi kamu harus nurut sama Abang? Oke?’’ jawab Danang sambil tersenyum dan menjawil hidungnya Lasmi.


‘’Makasih Bang’’ balas Lasmi sambil tersenyum pula karena merasa senang sudah di perbolehkan untuk ikut ke kota.


‘’Ayo kita lanjutkan perjalanan lagi!?’’ ucap Danang kepada rombongannya.


Mereka melanjutkan perjalanan menuju ke kota, Lasmi berjalan di sampinya Danang dan juga Alif, sore hari baru mereka sampai di rumahnya Danang, ‘’kak Danang!?’’ ucap Susi sambil berlari dan memeluk kakaknya sambil meneteskan air mata bahagia.


‘’Iya Sus ini kakak? Maafin kakak yah baru bisa pulang sekarang?’’ balas Danang sambil membalas pelukan dari adiknya, ‘’dimana Mama dan Papa?’’ Danang bertanya kepada adiknya.


‘’Ayo masuk dulu kak? Mama dan Papa ada di dalam?’’ Susi mengajak kakaknya untuk masuk.


Danang menyuruh Alif dan teman-temannya untuk mampir dulu, mereka semua masuk, Susi menyuruh asisten rumah tangganya untuk membuatkan minuman dan juga makanan lalu memanggil Mamah dan juga Papahnya, ‘’Pah...Mah...kak Danang pulang!?’’ Susi berteriak memanggil kedua orang tuanya yang sedang menonton televisi.


Pak Bambang dan Bu Ratna berlari kecil menghampiri mereka dan memeluk Danang bergantian, ‘’nak kamu masih hidup? Mamah sangat menghawatirkan kamu sayang?’’ ucap Bu Ratna sambil memeluk Danang dan meneteskan air mata bahagia.

__ADS_1


‘’Iya Mah aku masih hidup, aku juga kangen sama kalian semua’’ balas Danang kepada Mamahnya.


*Bersambung*


__ADS_2