
#Sebelum membaca cerita ini follow dulu yah dan kasih bintang lima. Terimakasih#
Keesokan harinya sewaktu jam istirahat Putri membantu Danang untuk berjualan, mereka berdua melayani pembeli, setelah pembeli sudah dilayani semua, seperti biasanya Putri selalu membuat es untuk dirinya sendiri dan Danang.
"Ini mas es buat kamu, ayo dimakan?" Putri menyodorkan es buatannya kepada Danang.
"Makasih Put" Danang menerima es tersebut dan berlahan memakannya.
"Mas sebentar lagi aku wisuda, kamu datang yah?" Ucap Putri memberitahu kepada Danang kalau dirinya sebentar lagi akan wisuda.
"Oke Put, selamat yah" balas Danang yang tersenyum dan menjulurkan tangannya untuk memberikan selamat kepada Putri.
"Iya mas makasih" jawab Putri dan menyambut tangan Danang.
"Setelah wisuda kamu akan bekerja di mana Put?" Danang menanyakan rencana Putri setelah wisuda.
__ADS_1
"Rencananya sih mau lamar kerja di perusahaan Lisan Jaya, yang cukup terkenal itu loh?" Balas Putri yang bersemangat untuk bekerja di perusahaan Lisan Jaya tersebut.
Perusahaan Lisan Jaya tersebut memang cukup terkenal di wilayah itu bahkan sudah ada beberapa anak cabangnya, banyak orang yang ingin masuk di perusahaan tersebut. Selain gajinya lumayan besar, perusahaan itu yang menjadi rekomendasi dari kampus tersebut.
Putri sangat berharap kalau dirinya bisa masuk di perusahaan itu, karena ingin membahagiakan Ibunya dan merubah hidup keluarganya, supaya tidak dihina orang lagi. Danang hanya manggut-manggut dan memberikan dukungan penuh kepada Putri.
Setelah jam istirahat hampir habis lalu Putri pamit kepada Danang untuk masuk ke dalam kelasnya. Danang lalu melanjutkan dagangannya sambil mengobrol bersama mang Asep dan mang Ujang.
Hari semakin sore, setelah Danang dan Putri pulang ke rumahnya masing-masing, lalu Danang bergegas untuk mandi dan beristirahat. Sedangkan Putri sehabis mandi dan berpakaian lalu menghampiri Ibunya yang sedang menyetrika baju.
"Kabar apa nak?" Bu Fatimah bertanya kepada putrinya sambil terus menyetrika pakaian.
"Sebentar lagi Putri akan wisuda Bu" Putri memberitahu kepada Ibunya.
Setelah Bu Fatimah selesai menyetrika pakaian lalu menyuruh Putri untuk membawa pakaian yang sudah di setrika tersebut dan menaruhnya di lemari masing-masing.
__ADS_1
Sedangkan Danang yang ada di kamarnya, sedang fokus menatap laptopnya dan jemarinya terus mengetik di keyboardnya. Selang beberapa menit akhirnya Danang menyelesaikan tugas di laptopnya. Lalu Danang berjalan menuju ke dapur dan membuat kopi kesukaannya.
"Mantap nih kopinya" gumam Danang sambil menyeruput kopi tersebut.
Seminggu kemudian Danang sudah berpakaian rapi menggunakan jas, entah mau pergi kemana, kalau penasaran tanya saja sama Danang. Sebuah mobil warna merah menjemput Danang dan pergi meninggalkan rumah tersebut.
Sedangkan Putri dikampus sudah waktunya istirahat, lalu Putri bergegas keluar untuk membantu Danang jualan, tapi Putri tak melihat keberadaan Danang di tempatnya. "Kemana dia? kenapa hari ini tidak jualan? Kenapa gak kasih kabar kepadaku?" Gumam Putri dalam hatinya, lalu Putri bertanya kepada mang Asep dan mang Ujang tentang Danang yang hari ini tidak jualan.
"Mang Asep gak tahu Non, Danang gak cerita kalau hari ini akan libur?" Jawab mang Asep ketika Putri menanyakan keberadaan Danang.
"Kalau mang Ujang tahu gak?." Putri bertanya kepada mang Ujang.
"Mamang juga gak tau Non, samperin aja kerumahnya Non?" Jawab mang Ujang.
"Ya sudah, kalau begitu aku permisi dulu mang Ujang, mang Asep?" Putri lalu meninggalkan mereka berdua dan masuk ke dalam kampus.
__ADS_1
-------------