Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
Mata tajam


__ADS_3

#Jangan lupa baca juga (Gairah Ibu Kos), follow dan dukung terus author supaya semakin semangat untuk menulis dan update terbaru. Terimakasih#.


Mereka berdua lalu berjalan beriringan melewati lorong di dalam perusahaan tersebut, banyak mata tajam yang melihat mereka berdua. "Kok mau sih Putri berjalan sama cleaning servis?" Ucap salah satu karyawan wanita tersebut yang melihat Putri sedang berjalan bersama Danang.


"Kalau aku sih ogah, gak level sama cleaning servis" sahut teman wanita tersebut.


"Iya aku juga gak maulah berjalan sama cleaning servis" jawab wanita itu kepada temannya.


Putri yang mendengar suara lirih mereka berdua hanya tersenyum sendiri dan melirik ke wajah Danang. Putri lalu menggandeng tangannya Danang untuk memanasi mereka yang melihatnya.


"Tuh lihat? Pake gandeng tangan segala? Ih.. amit-amit" celetuk wanita yang lain dan ikut nimbrung bergosip.


Putri dan Danang lalu sampai di lobby, disitu juga banyak mata tajam yang melihat mereka berdua saling bergandengan tangan.


"Kenapa sih Putri mau bergandengan tangan dengan cleaning servis, ih.." ucap wanita yang bertugas menerima tamu.


"Banyak kumannya tuh hahaha..?" Celetuk temannya sambil menyenggol lengan wanita itu.

__ADS_1


"Iya juga, kan dia cleaning servis?" Jawab wanita tersebut yang masih fokus melihat Putri dan Danang berjalan sambil bergandengan tangan.


Danang dan Putri lalu menuju ke tempat parkir, Putri lalu membonceng sepeda motornya Danang dan melaju meninggalkan tempat tersebut. "Mas mampir ke cafe, kita makan dulu yuk?" Putri menyuruh Danang untuk mampir di cafe karena Putri merasa lapar.


"Kamu lapar sayang?" Jawab Danang sambil tersenyum melihat Putri dari kaca spion motor.


"Iya mas aku lapar" sahut Putri sambil mengangguk kepalanya.


Danang lalu menuju ke restoran yang dekat dari situ "mas kok kesini?" Putri bingung kenapa  berbelok arah, bukannya arah yang menuju ke cafe.


Danang menepikan motornya di area parkir yang ada di restoran tersebut, mereka berdua lalu masuk dan memesan makanan, sambil menunggu pesanan datang mereka berdua mengobrol dan bercanda.


"Kenapa gak ngomong dulu mau ke sini mas?" Putri merajuk kepada Danang karena tak menyangka kalau Danang akan mengajaknya ke restoran tersebut.


"Biar suasana beda aja sayang?" Jawab Danang sambil tersenyum kepada Putri dan mengelus rambut hitam milik Putri yang indah tersebut.


"Kamu bisa juga romantis mas? Hehehe.." balas Putri sambil tersenyum cengengesan menggoda Danang.

__ADS_1


"Bisa dong, biar kamu tambah cinta sama aku? Hehehe.." Danang membalas ledekan dari Putri sambil cengengesan.


"Kapan kamu mengatakan cinta sama aku mas?" Putri bertanya kepada Danang sambil memanyunkan bibirnya.


"Sekarang aku akan ungkapin perasaan aku ke kamu, Ilove you Putri? Apa kamu mau bersedia menjadi pacarku dan menemaniku dalam keadaan suka maupun duka?" Danang akhirnya mengungkapkan perasaannya kepada Putri.


"Em..gimana yah? Diterima apa gak.." jawab Putri meledek Danang sambil tersenyum sendiri. "Gak mas..".


"Jadi kamu gak mau jadi pacarku Put?" Danang bertanya sambil cemberut kepada Putri.


"Gak mas..gak nolak, hehehe.." jawab Putri dengan senyuman manisnya kepada Danang.


"Jadi kamu terima cintaku Put?" Danang sangat senang karena Putri mau menerima cintanya.


Danang lalu mengecup keningnya Putri sambil memeluknya, Putri juga sangat senang bisa bersama Danang.


*Bersambung*

__ADS_1


__ADS_2