Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
*35* Menyelamatkan


__ADS_3

#Sebelum membaca cerita ini, follow dulu yah dan kasih bintang lima, Terimakasih#


Mereka masih terus saling menyerang satu persatu dari kelompok Melisa. Yudi yang baru masuk ke dalam langsung diserang oleh tiga orang anak buahnya Melisa "hiatzz, wushhh, wushh, sreetts, wushh, bughh, bughh, plak, plak, dugh" Yudi bergeser ke samping dan belakang sambil mencari celah untuk menghajar mereka, Yudi meloncat ke tembok dan berputar lalu melayangkan kakinya "hiatzz, wushhh, wushh, wushh, dughh, dugghhh, brakkhh, slarakk, bugh" dua orang terkena tendangan dari kaki Yudi dan terjatuh "Brakkkhh"


Yudi berlari dan menghajar yang satunya lagi "hiatzz, bughhh, bughh, sreeet, plak, dugghhh" orang itu langsung jatuh, lalu Yudi menghampiri lalu menginjak perut orang itu "dimana kalian menyekap bos Danang?!" Ucap Yudi yang bertanya kepada orang tersebut


"Di..di sana" orang itu lalu menunjuk kearah kamar tersebut. Lalu Yudi bergerak dan mendobrak pintu kamar tersebut "Brakkkhh" pintu itu lalu terbuka, Yudi langsung masuk dan melepaskan ikatan dari tubuhnya Danang "kamu tidak apa-apa bos?".


"Aku tidak apa-apa Yud, makasih kamu telah datang menyelamatkan aku" balas Danang yang berterimakasih kepada Yudi.


"Itu sudah tugas saya bos, ayo cepat keluar?" Yudi dan Danang lalu bergegas menuju ke luar.

__ADS_1


Mereka berdua lalu menuju ke luar, sedangkan diluar masih terjadi perkelahian antara kelompok Melisa dan kelompok Yudi.


Danang dan Yudi membantu mereka untuk mengalahkan kelompok Melisa, Yudi meloncat dan menghantam beberapa orang dengan kepalan tangannya "hiatzz, bughhh, bughh, bughh, sreeet, plak, dugghhh" tiga orang terjatuh tersungkur ke tanah. Danang berhasil melumpuhkan dua orang.


"Ayo cepat berkumpul, kita sudah menang?" Yudi menyuruh mereka semua untuk berkumpul.


Setelah mereka semua sudah berkumpul lalu mereka masuk kedalam mobil dan pergi meninggalkan tempat tersebut "ayo cepat jalan". Mereka melesat jauh menembus jalanan.


"Menjaga satu orang saja kalian tidak becus!!" Melisa masih memarahi anak buahnya karena mereka tidak bisa menjaga satu orang tahanan.


"Percuma aku bayar kalian mahal, kalau kerja kalian masih tidak becus!!" Bentak Melisa yang masih memarahi anak buahnya sambil tangannya menunjuk ke arah mereka semua.

__ADS_1


"Maafkan kami bos, jumlah mereka terlalu banyak dan ahli beladiri semua, kami kalah jumlah bos?" Ucap salah satu dari anak buahnya yang membela dirinya sendiri.


"Kalian saja yang tidak becus kerja!!" Jawab Melisa yang masih marah kepada mereka semua. "Aku gak mau tahu? Cepat kalian cari dia sampai dapat!?" Melisa menyuruh mereka semua untuk mencari dan menangkap Danang.


"Baik bos" jawab mereka semua lalu berjalan pergi meninggalkan Melisa sendiri di tempat itu.


Melisa lalu duduk sambil memijat pelipisnya, karena rencana untuk mendapatkan Danang sudah hancur semua, gara-gara anak buahnya yang tidak bisa menjaga Danang yang sudah berada di tahanan.


Danang yang masih berada di dalam mobil menyuruh kelompoknya untuk menuju ke apartemennya, karena rumah yang di tempati sudah tidak aman lagi. Setelah mereka sampai di apartemen lalu Yudi menyuruh beberapa orang untuk berjaga di depan apartemen "kalian bertiga jaga diluar apartemen" lalu Yudi mengajak Danang masuk ke dalam kamarnya supaya Danang bisa istirahat. Yudi lalu kembali melanjutkan pekerjaannya.


*Bersambung*

__ADS_1


__ADS_2