
#Sebelum membaca cerita ini, follow dulu yah dan kasih bintang lima, Terimakasih#
Kakek Brama dan Danang terus berjalan menuju ke rumah, sedangkan orang itu masih berdiri memandangi kepergian mereka berdua sambil terus berfikir "sepertinya itu kak Danang?" Gumam Alif sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Ada apa Lif?" Tanya Wawan kepada Alif.
"Sepertinya orang yang tadi lewat itu yang kita cari?" Jawab Alif kepada Wawan.
"Kenapa gak bilang dari tadi? Ayo kita kejar mereka?" Wawan mengajak Alif dan teman-temannya untuk mengejar kakek Brama dan Danang yang sudah tak terlihat lagi.
Mereka semua mengikuti jalan yang tadi dilewati oleh kakek Brama dan Danang setelah di pertigaan mereka menghentikan langkahnya "kemana mereka pergi? Kesana atau ke sini?" Tanya Alif kepada teman-temannya.
"Kamu sih kenapa tadi gak bilang kalau orang itu yang kita cari?" Jawab Wawan kepada Alif.
"Iya maaf, tadi aku masih berfikir untuk memastikan apakah orang itu yang kita cari atau bukan" balas Alif meminta maaf kepada mereka semua.
"Gimana kalau kita berpencar?" Tanya Wawan kepada Alif memberikan solusi.
__ADS_1
"Jangan! Kalian belum pernah melihat orang yang kita cari?" Jawab Alif menjelaskan kepada mereka semua.
"Betul juga, terus kita mau lewat kemana? Kesana atau ke sini?" Tanya Wawan lagi kepada AlifÂ
"Kita kesini aja nanti kalau gak ketemu kita ke arah sana?" Jawab Alif kepada Wawan.
Mereka semua berjalan mengikuti langkah Alif dan berpapasan dengan beberapa warga, Alif terus mengamati setiap wajah yang mereka jumpai di jalan, terik matahari mengikuti langkah mereka dalam mencari keberadaan Danang, setengah hari sudah mereka mondar-mandir mencari lalu mereka beristirahat di kedai kopi yang ada di desa itu.
"Kita istirahat dulu disini?" Alif menyuruh teman-temannya untuk beristirahat.
"Kita mau kemana lagi Lif?" Tanya Wawan kepada Alif sambil meminum kopi.
"Nanti kita kearah yang satunya lagi, barang kali jalan itu menuju ke arah orang yang kita cari?" Jawab Alif sambil memakan cemilan yang ada di kedai tersebut.
"Baiklah nanti kita kesana?" Sahut Wawan kepada Alif.
Setelah cukup lama mereka beristirahat di kedai itu lalu mereka melanjutkan perjalanan untuk mencari keberadaan Danang, mereka berjalan ke jalan yang satunya lagi berharap agar bisa bertemu dengan Danang.
__ADS_1
Alif berjalan paling depan bersama dengan Wawan dan yang lainnya berjalan di belakang mengikuti langkah Alif, sedangkan Danang sedang membelah kayu bersama dengan kakek Brama, Lasmi datang menghampiri mereka sambil membawa minuman dan makanan ringan.
"Ini kek, bang, ayo istirahat dulu?" Lasmi mengajak mereka berdua untuk istirahat.
Kakek Brama bersama Danang berjalan menghampiri Lasmi, lalu mereka minum dan makan cemilan yang sudah di bawakan oleh Lasmi.
"Bang nanti malam anterin aku ke rumah temenku yah?" Lasmi meminta Danang supaya nanti malam mau mengantarkan dirinya ke rumah temannya.
"Jam berapa mau kesana Las?" Jawab Danang sambil melirik ke Lasmi.
"Sekitar jam tujuh malam bang?" Balas Lasmi kepada Danang.
"Oke nanti Abang antar kamu" sahut Danang kepada Lasmi sambil mengunyah makanan.
Mereka terus mengobrol sambil menikmati cemilan yang sudah ada di bangku kayu itu, kakek Brama hanya mendengarkan percakapan mereka.
*Bersambung*
__ADS_1