Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
Bantuan Alif


__ADS_3

#Sebelum membaca cerita ini, follow dulu yah dan kasih bintang lima, Terimakasih#


Putri hanya bersedih dalam hatinya, matanya mulai berkaca-kaca seakan ingin menumpahkan air yang membendung di matanya, bibirnya seakan kelu untuk menjawab pertanyaan dari Alif.


"Ada apa kak? Kok sedih?" Ucap Alif yang melihat kesedihan di raut wajahnya Putri. "Dimana Kak Danang?" Alif bertanya lagi kepada Putri.


Putri meneteskan air matanya membasahi kedua pipinya, lidahnya terasa kaku untuk berbicara kepada Alif.


"Apa yang terjadi dengan kak Danang? Ayo ceritakan kepada ku kak?" Ucap Alif sambil menggoyangkan kedua pundak milik Putri.


Putri lalu menceritakan kejadian mengenai Danang sampai muncul di berita televisi dan sampai sekarang belum ada kabarnya, Putri bercerita sambil sesenggukan dan meneteskan air matanya, Reni pun ikut menenangkan hati Putri supaya kuat menghadapi cobaan tersebut.

__ADS_1


"Kak Putri yang sabar yah? Aku akan bantu mencarinya? Sekarang ayo pulang?" Alif berniat untuk membantu mencari keberadaan Danang yang sampai sekarang belum ada kabarnya.


Alif mengantarkan Putri untuk pulang sedangkan Reni pulang kerumahnya, setelah mengantarkan Putri sampai di rumah, lalu Alif pamit pulang.


Setelah menelfon teman-temannya, Alif mengajak untuk berkumpul dan meminta bantuan untuk mencari keberadaan Danang, mereka mencari mulai dari titik dimana motor Danang ditemukan. Mereka menyusuri sungai tersebut.


Sudah tiga hari mereka mencari keberadaan Danang, Alif mengajak teman-temannya untuk beristirahat di tepi sungai.


Sedangkan tak jauh dari tempat itu Lanang sedang berjalan bersama Lasmi sambil memanggul keranjang yang berisi pakaian kotor, setelah Lanang dan Lasmi sampai di sungai, Lasmi mulai mencuci pakaian yang kotor tersebut dan Lanang berendam di dalam air sungai untuk membersihkan badannya.


"Gak bang!? Cucian masih banyak?" Jawab Lasmi sambil tersenyum kepada Lanang dan terus mencuci pakaian tersebut.

__ADS_1


Mereka berdua bercanda tawa, Lasmi terus mencuci sesekali menjahili Lanang, Alif dan teman-temannya masih beristirahat di tepi sungai.


"Kalian dengar suara laki-laki dan perempuan yang sedang bercanda tidak?" Ucap salah satu dari temannya Alif, mereka semua diam dan mempertajam pendengaran mereka.


"Kamu benar, ada suara orang yang sedang bercanda? Ayo kita kesana?" Ucap Alif kepada mereka semua.


Alif dan teman-temannya mulai mencari asal suara tersebut, mereka mendekati kedua orang yang sedang bercanda tersebut, "apa itu orang yang kita cari?" Ucap salah satu dari mereka kepada Alif.


Alif mengamati wajah kedua orang itu dengan seksama dan teliti, sedangkan Putri berbaring di ranjangnya sambil membayangkan kenangan indah bersama dengan Danang "mas kamu dimana? Kalau kamu masih hidup cepatlah kembali pulang?" Gumam Putri yang bertanya kepada dirinya sendiri sambil berbaring di atas ranjang.


Putri lalu meneteskan air mata dan membasahi kedua pipinya, mengenang kebersamaan dengan Danang, Putri terbayang saat mereka berdua saling bercanda tawa sambil makan sosis bakar di taman, kenangan saat bersama Danang terus terbayang di matanya yang sudah berkaca-kaca dan meneteskan air mata membasahi kedua pipinya.

__ADS_1


Rindu dan kangen itulah yang dirasakan Putri saat ini, sudah hampir satu tahun Danang belum juga ada kabarnya, pihak kepolisian pun sudah menghentikan pencarian terhadap Danang.


*Bersambung*


__ADS_2