
#Terima kasih atas dukungannya, semoga karya author semakin berkembang dan bisa menghibur bagi para pembaca.#
Lasmi sudah mempersiapkan semuanya jika dirinya ketahuan oleh keluarga Danang, Lasmi memakai penutup wajah supaya tidak di kenali oleh siap pun termasuk Danang, Susi bersiap untuk menyerang Lasmi dengan seni bela dirinya yang telah di ajarkan oleh Danang dan gurunya.
''hiats..wush..wush..plak..plak..wush..wush..'' Susi menyerang Lasmi sambil meloncat dan melayangkan tinjunya.
Lasmi menangkis serangan dari Susi, ''plak..plak..plak..plak...wush..wush..'' mereka berdua saling menyerang dan berusaha untuk menjatuhkan lawannya. Susi berputar sambil mengayunkan kakinya ''wush..wush..wush..wush..''.
Dengan menggeser tubuhnya, Lasmi salto ke belakang beberapa kali untuk menghindari serangan dari Susi ''wush..wush..wush..'', Lasmi melompat sambil mengarahkan tinjunya ke wajah Susi ''wush..wush..wush..''.
Susi dengan reflek menangkis serangan itu, ''plak,plak,plak,plak,plak,'', Susi segera melompat sambil mengayunkan kakinya ke arah bawah dan mengenai kakinya Lasmi ''wush..wush..dugh..dugh..dugh..'', Lasmi terjatuh ke tanah ''srakk..bugh..''.
Susi langsung mendekati Lasmi hendak menginjaknya, ''wush..dugh..dugh..'' Lasmi langsung melayangkan kakinya ke perut nya Susi. karena terkena kaki itu Susi terjungkal ke belakang dan terhuyung jatuh ke tanah.
Mereka berdua bangkit sambil memasang kuda-kuda dan mengatur nafasnya, mereka saling memandang dengan tajam serta berhati-hati kalau ada serangan mendadak dari lawannya.
__ADS_1
Lasmi dengan cepat meloncat sambil melayangkan kakinya ke wajah Susi ''hiats..wush..wush..wush..'', beberapa kali kaki Lasmi menendang ke arah Susi namun hanya tangkisan dari Susi yang di dapatkannya.
Beberapa warga yang sedang lewat di jalan tersebut berteriak kepada mereka berdua, ''woi berhenti!? berhenti!?'' suara teriakan dari warga tersebut.
Susi lalu menoleh ke arah warga tersebut, sedangkan Lasmi menggunakan kesempatan itu untuk berlari dan bersembunyi. ''kemana orang itu?'' gumam Susi dalam hatinya yang melihat orang itu sudah tidak ada di tempatnya.
Sedangkan Lasmi yang bersembunyi berjalan sambil berlari kecil meninggalkan mereka semua dan bergegas masuk ke dalam kamarnya supaya tidak ada yang melihatnya.
Beberapa warga tersebut menghampiri Susi, ''Non gak papa?'' tanya salah satu warga yang mengenal dengan Susi.
''Siapa orang tadi Non?'' tanya warga itu lagi kepada Susi.
''Aku juga tidak tau Pak?'' jawab Susi kepada orang itu sambil mengusap pakaiannya yang terkena debu tanah.
''Ya sudah ayo pulang Non?'' warga tersebut mengajak Susi untuk pulang ke rumah.
__ADS_1
''Iya Pak, ayo?'' jawab Susi kepada warga tersebut.
Mereka berjalan bersama, setelah sampai di depan rumahnya, Susi pamit kepada warga tersebut ''saya masuk dulu Pak, makasih atas pertolongannya?'' ucap Susi kepada warga tersebut.
''Iya Non sama-sama, lain kali hati-hati yah Non?'' jawab warga tersebut kepada Susi.
''Ya sudah aku masuk dulu Pak?'' ucap Susi lalu berjalan masuk ke dalam rumahnya, sedangkan warga tersebut melanjutkan perjalanannya.
Susi berjalan menghampiri Kakaknya yang masih duduk bersama dengan Putri, ''kamu habis dari mana Sus?'' tanya Putri yang melihat Susi mendekat kepadanya.
''Habis jalan-jalan keluar Kak, cari angin, hehehe..'' balas Susi yang tak mau menceritakan semua kepada Putri, supaya Putri tidak terlalu khawatir.
''Oh kenapa gak ngajak aku Sus?'' ucap Putri lagi kepada Susi.
''Cuma sebentar aja kok Kak? ya sudah aku masuk dulu yah?'' balas Susi lagi kepada Putri lalu pamit untuk masuk ke dalam kamarnya.
__ADS_1
*Bersambung*