Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
Pakaian pemberian camer


__ADS_3

#Terima kasih atas dukungannya, semoga karya author semakin berkembang dan bisa menghibur bagi pembaca semua.#


Putri melerai Kakak beradik itu, Danang pun menuruti putri dan tidak menjahili adiknya, Susi tersenyum melirik Putri yang sudah berhasil menjinakkan Kakaknya, mereka melanjutkan makannya sampai habis, setelah di rasa cukup beristirahat, mereka melanjutkan perjalanan untuk pulang karena hari sudah sore.


Danang mempercepat mobilnya supaya mereka tidak ke malaman di jalan, selang beberapa menit akhirnya mereka sampai di rumah, Danang menggandeng Putri masuk ke dalam rumahnya, sedangkan Lasmi dan Susi berjalan di belakang, Bu Ratna menyambut Putri dengan hati yang gembira.


''Malam Mah?'' sapa Putri kepada Mamah Ratna sambil mencium punggung tangan wanita itu.


''Malam juga sayang, Mamah kangen banget sama kamu? ayo sini duduk?'' jawab Mamah Ratna sambil menggandeng Putri untuk duduk di sampingnya.


''Kalau Mamah kangen kenapa gak telfon Putri? kan Putri bisa ke sini Mah?'' ucap Putri sambil tersenyum kepada Mamah Ratna.


''Mamah takut kalau kamu kecapean sayang, makanya Mamah gak telfon kamu?'' balas Mamah Ratna sambil membelai rambut Putri penuh dengan kasih sayang Ibu.

__ADS_1


''Kalau gitu Putri akan sering main ke sini aja Mah?'' ucap Putri sambil menepuk pelan punggung Mamah Ratna.


''Iya sayang, Mamah akan senang sekali kalau kamu mau sering main ke sini?'' balas Mamah Ratna sambil tersenyum, ''tadi kalian habis kemana?'' tanya Mamah Ratna kepada Putri.


''Jalan-jalan Mah, keliling kota supaya Lasmi tahu akan kota ini?'' jawab Putri sambil tersenyum pula kepada Mamah Ratna.


''Oh iya Mamah lupa? kemarin Mamah habis beli baju sekalian beli juga buat kamu sayang? bentar yah Mamah ambil dulu?'' ucap Mamah Ratna lalu berjalan menuju ke kamarnya, setelah mengambil pakaian yang kemarin telah di beli buat Putri, wanita itu pun kembali menemui Putri.


''Ini pakaian yang kemarin Mamah beli buat kamu? ini cocok banget buat kamu sayang, pas dengan warna kulit kamu?'' ucap Mamah Ratna sambil menyodorkan pakaian itu kepada Putri.


''Ikut gabung dong?!'' ucap Susi yang baru saja datang menghampiri mereka berdua.


''Boleh? ayo duduk di sisni?''' balas Putri tersenyum kepada Susi dan menyuruh untuk duduk di sampingnya.

__ADS_1


''Lagi ngobrolin apa sih kalian berdua?'' ucap Susi bertanya pada mereka berdua.


''Ini nak, baju yang kemarin Mamah beli buat Putri, kan kamu di suruh nganteri gak mau? jadi mumpung Putri ada di sini sekalian Mamah berikan kepadanya?'' jawab Mamah Ratna kepada anaknya itu, sambil menjelaskan obrolan mereka.


''Oh baju yang kemarin, pas banget untuk Kak Putri, ayo di coba Kak?'' ucap Susi menyuruh Putri untuk mencoba baju tersebut.


''Nanti aja di rumah Sus?'' balas Putri dengan senyuman ramahnya kepada Susi.


''Kalau di rumah nanti aku dan Mamah gak lihat dong? ayo di coba sekarang?'' Susi terus membujuk Putri untuk mencoba pakaian tersebut, lalu Susi menggandeng Putri ke kamarnya, supaya berganti baju.


Setelah Putri mengganti pakaiannya, ia berjalan bersama Susi menghampiri Mamah Ratna, ''cantik sekali calon istri ku ini?'' celetuk Danang yang baru saja datang sambil tersenyum kepada Putri.


''Benar kamu cantik sekali pakai pakaian ini sayang?'' ucap Mamah Ratna yang ikut memuji kecantikan Putri.

__ADS_1


''Betulkan apa kataku? Mamah aja bilang kamu cantik?'' ucap Danang lagi memuji kecantikan calon istrinya itu.


*Bersambung*


__ADS_2