Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
*37* Tugas dari atasan


__ADS_3

#Sebelum membaca cerita ini, follow dulu yah dan kasih bintang lima, Terimakasih#


Danang sedang berpamitan dengan mang Asep dan mang Ujang "mang aku pulang dulu yah?" Ucap Danang kepada mang Asep dan mang Ujang.


"Iya Nang hati-hati dijalan" jawab mang Asep.


"Salam buat neng Putri?" Sahut mang Ujang sambil tersenyum.


Danang lalu berjalan sambil mendorong gerobak es tersebut menuju ke rumah, setelah sampai lalu Danang bergegas untuk mandi dan segera meninggalkan rumah tersebut.


Danang keluar dari rumah itu lalu menelpon seseorang untuk menjemputnya, setelah mobil hitam datang dan menghampiri dirinya lalu Danang langsung masuk kedalam mobil "ayo jalan?" Danang menyuruh sopir untuk segera menjalankan mobilnya.

__ADS_1


Setelah mobilnya sampai di perusahaan Lisan Jaya, lalu Danang masuk ke lorong yang di khususkan untuk staf tertinggi di perusahaan tersebut dan masuk ke lift yang langsung menuju lantai lima. Setelah sampai Danang berjalan ke ruangan CEO lalu masuk.


Danang langsung menyalakan komputer dan laptop miliknya. "Tok, tok, tok" pintu diketok dari luar, lalu Danang menyuruh orang tersebut untuk masuk "ya masuk". Orang itu berjalan mendekati Danang.


"Ini pak berkas yang anda minta" orang itu lalu menyodorkan berkas tersebut kepada Danang.


"Makasih, kamu boleh keluar?" Ucap Danang sambil menerima berkas tersebut.


Orang itu langsung berjalan keluar dari ruangan itu. Danang lalu membuka berkas tersebut sambil menoleh ke laptop miliknya. Danang lalu menelfon seseorang "Pak Ahmad, keruangan saya sekarang?".


"Baik Pak" jawab Pak Ahmad lalu berjalan keluar dari ruangan tersebut dan menuju ke ruangannya Putri. Setelah sampai di depan ruangannya Putri lalu Pak Ahmad mengetok pintu "tok, tok, tok".

__ADS_1


"Masuk" ucap Putri dari dalam ruangan tersebut. Pak Ahmad lalu masuk dan memberikan berkas tersebut "kamu kerjakan sekarang juga Put? Ini langsung perintah dari atasan kita" ucap Pak Ahmad sambil menyodorkan berkas tersebut kepada Putri.


"Makasih Pak, saya akan segera mengerjakannya" balas Putri sambil mengangguk kepalanya.


Pak Ahmad lalu berjalan keluar dari ruangan tersebut dan kembali bekerja. Lalu Putri membuka berkas tersebut dan mengerjakan yang diperintah oleh atasannya. "Ini seharusnya pekerjaan bagian administrasi bukan bagian marketing?" Gumam Putri yang masih bingung kenapa atasannya memberikan tugas tentang keuangan kantor. "Tunggu? Ini kenapa datanya tidak sesuai sama yang tertulis? Ada yang janggal di sini?" Putri menemukan data yang tidak sinkron dengan yang tertulis.


Putri masih terus mencari kejanggalan tentang pengeluaran sama pemasukan "ada yang tidak beres nih?" Gumam lirih Putri sambil terus mencari kejanggalan tentang keuangan kantor.


Setelah jam kantor selesai lalu Putri membawa salinan berkas tersebut kerumahnya, untuk dipelajari lebih mendalam, Putri ingin tahu siapa orang yang sudah menggelapkan dana perusahaan tersebut.


Sesampainya di rumah Putri menyapa Ibunya dan berjalan ke kamarnya lalu membersihkan badannya di kamar mandi. Setelah makan malam bersama Ibunya lalu Putri menghubungi Danang untuk kerumahnya, untuk membantu memecahkan masalah di kantornya.

__ADS_1


Tak lama kemudian Danang akhirnya datang lalu Putri mengajak Danang untuk masuk, Bu Fatimah berjalan membawakan minuman dan makanan ringan untuk cemilan mereka berdua, Putri lalu berjalan menuju ke kamar dan mengambil berkas tersebut lalu membawanya ke ruangan tamu dan duduk di sebelahnya Danang.


*Bersambung*


__ADS_2