
#Sebelum membaca cerita ini, follow dulu yah dan kasih bintang lima, Terimakasih#
Bandi meringis kesakitan lalu bangkit sambil melayangkan tinjunya kearah orang yang memukulnya "wushh, wushh, wushh".
Putri dan Reni menepi ke tempat yang aman supaya tidak terkena pukulan atau tendangan dari mereka berdua yang sedang berkelahi, Putri melihat orang yang telah menolongnya sambil mengingat siapa nama orang itu.
"Bughh, bughh, plak, plak, plak, dugh, bugh" Bandi terus menyerang orang itu dengan pukulan sedangkan orang itu hanya menangkis dan menghindar "plak, plak, plak, plak, sretzz, wushh"
"Kurang ajar! Ayo lawan aku? Jangan cuma menghindar saja!?" Bentak Bandi kepada orang tersebut sambil terus menyerangnya.
"Kalau lu bisa jatuhin gue, berarti lu hebat!?" Jawab orang itu sambil meledek Bandi.
__ADS_1
Bandi sangat geram dengan sikap orang tersebut yang meremehkan kemampuan dirinya, "hiatzz, wushhh, wushh, wushh, sretzz, wushh" Bandi meloncat sambil menendang kearah muka orang itu.
Orang itu hanya menggeser tubuhnya kekanan dan kekiri menghindari serangan dari Bandi, lalu orang tersebut salto ke belakang beberapa kali dan berbalik menyerang Bandi dengan melayangkan kakinya "wushh, wushh, bughh, bughh, bughh, sreeet, brakkhh" tendangan dari orang itu mengenai perut dan kaki Bandi.
"Sretzz....brughhh..auwhh.." Bandi terjungkal dan terjatuh ke tanah, "kurang ajar!?" Bentak Bandi kepada orang tersebut sambil memegang perutnya yang kesakitan.
"Sekali serang, gue bisa jatuhin lu? Sedangkan lu dari tadi menyerang gue, tapi lu gak bisa jatuhin gue, hehehe.." jawab orang itu sambil tersenyum meledek Bandi yang sedang berusaha bangkit.
"Jangan sombong lu? Gue belum kalah? Hiatzz, wushhh, wushh, wushh, wushh" Bandi melompat menyerang orang itu terus menerus tanpa memberi kesempatan kepada orang tersebut untuk menyerang balik.
"Kurang ajar, lu terlalu sombong? lu kira gue takut sama kamu, hah!? Bandi sangat geram dengan sikap orang tersebut yang selalu meremehkan dirinya, "wushh, wushh, wushh" Bandi menyerang orang itu dan berhasil mengenai angin saja.
__ADS_1
"Eits gak kena? Hehehe..." Orang itu meledek Bandi sambil menjulurkan lidahnya.
Bandi sangat muak dengan tingkah orang itu lalu mencari balok kayu, setelah menemukan balok kayu, dengan melompat sambil memukulkan balok itu kearah orang tersebut "hiatzz, wushhh, wushh, sreetts, wushh, wushh, wushh".
Orang itu menghindar kekanan dengan menggeser tubuhnya dan melompat ke sebuah pohon lalu memutar badannya "hiatzz, wushhh, wushh, bughhh, bughh, plak, plak, dugh, bugh " dengan tendangan orang itu berhasil mematahkan balok kayu yang di pegang Bandi. "Wushh, wushh, bughh, bughh, bughh, plak, dugghhh, brakkhh" Bandi terkena tendangan dari kaki orang tersebut dan terjatuh ke tanah.
Bandi meringis dan memegang perut serta sudut bibirnya. "Pergi dari sini kalau kamu gak mau babak belur!?" Orang itu berkata sambil berkacak pinggang menyuruh Bandi untuk pergi.
Dengan sempoyongan Bandi langsung pergi menuju ke mobilnya, orang itu berjalan menghampiri Putri dan Reni, "kak Putri gak papa?" Tanya orang itu kepada Putri.
"Aku gak papa? Kalau gak salah kamu Alif kan?" Jawab Putri sambil memegang keningnya mengingat nama orang itu.
__ADS_1
"Iya kak aku Alif yang pernah di ajak makan di restoran bersama kak Danang" ucap Alif sambil tersenyum dan mengangguk kepalanya, "oh iya, dimana kak Danang?" Tanya Alif kepada Putri.
*Bersambung*