Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
Sentuhan lembut


__ADS_3

#Terima kasih atas dukungan pembaca semua, semoga karya author semakin maju dan berkembang#.


Danang terus memeluk Putri karena rasa kangen dan rindu , Putri juga sangat senang karena kekasihnya sudah kembali dengan selamat dalam keadaan sehat wal afiat, Putri memeluk Danang dengan erat seakan tak mau berpisah lagi, ‘’maafkan aku sayang karena baru bisa pulang?’’ ucap Danang lalu mengecup keningnya Putri.


‘’Kemana aja kamu mas? Kenapa gak kasih kabar?’’ tanya Putri yang masih memeluk tubuh Danang.


‘’Aku terdampar di tepi sungai? Untung ada orang yang mau menolongku? Mereka sangat baik kepadaku sayang?’’ jawab Danang sambil mengelus rambutnya Putri.


‘’Jangan pernah tinggalkan aku lagi mas? Rasanya hidup ini terasa hampa tanpa kamu mas?’’ ucap Putri yang merajuk kepada Danang, ‘’aku hampir gila memikirkan kamu terus yang tanpa kabar dan entah dimana?’’ ucap Putri lagi kepada Danang.


‘’Iya sayang, sekarang aku sudah ada disini? Kamu tidak usah sedih lagi?’’ balas Danang sambil mengusap bibir manisnya Putri dan menciumnya.

__ADS_1


Putri membalas ciuman dari Danang, menikmati sentuhan bibir lembut kekasihnya, Putri sedikit membuka mulutnya supaya lidah Danang lebih leluasa bermain dengan bibirnya, sambil memejamkan mata, Putri meremas lengan kekasihnya itu seakan bibirnya tidak mau berjauhan dengan bibir milik Danang.


Danang sangat menikmati bibir manis milik Putri, lidahnya terus memutari bibir kekasihnya dengan lembut penuh kasih sayang dan hasrat yang terpendam dalam hatinya, Putri pun merasakan sensasi kehangatan dari bibirnya Danang yang sedang kejar-kejaran dengan lidahnya.


Sesekali mereka menghentikan ciuman itu untuk mengambil nafas lalu melanjutkannya lagi meluapkan semua rasa rindu dan kangen yang selama ini terpendam di hati masing-masing.


‘’Gimana kejadiannya mas? Sampai kamu terjun dari sungai?’’ ucap Putri di sela-sela ciumannya itu.


‘’Ceritanya panjang sayang, kamu makan dulu yah? Nanti aku ceritakan kejadian yang menimpa diriku sambil makan?’’ Danang membujuk Putri supaya mau makan dengannya.


Danang menyuapi Putri makan sambil menceritakan kejadian yang menimpa dirinya sampai hilang ingatan dan baru sadar akhir-akhir ini, Putri merasa kasihan kepada kekasihnya yang mengalami musibah itu tanpa di dampingi oleh dirinya, ‘’maafkan aku karena tidak bisa merawatmu dalam kondisi seperti itu?’’ ucap Putri sambil memegang kedua pipinya Danang, ‘’terus dimana Kakek Brama dan Lasmi sekarang? Tanya Putri kepada Danang sambil memandang wajah tampan kekasihnya itu.

__ADS_1


‘’Lasmi ada di rumahku sedangkan Kakek Brama tidak mau ikut, beliau memilih hidup di kampung sambil menikmati sisa-sisa umurnya yang sudah sepuh?’’ jawab Danang kepada Putri lalu menyuapinya lagi, ‘’beliau titip salam untuk kamu sayang? Kapan-kapan kita menjenguknya kesana yah?’’ ucap Danang lagi kepada Putri.


‘’Iya mas kita akan sering menjenguk Kakek Brama kesana’’ jawab Putri sambil tersenyum kepada Danang.


‘’Mau nambah lagi?’’ tanya Danang apakah Putri mau menambah makannya lagi apa tidak.


‘’Udah kenyang mas, cukup gak usah nambah?’’ jawab Putri sambil menggelengkan kepalanya.


‘’Ya udah ini minum dulu?’’ Danang memberikan segelas air minum kepada Putri.


‘’Makasih mas?’’ balas Putri lalu meminum air tersebut.

__ADS_1


Selesai makan Danang dan Putri duduk di ruang tamu, mereka berdua mengobrol mengenai Kakek Brama dan juga Lasmi yang kesehariannya bercocok tanam di kebun.


*Bersambung*


__ADS_2