Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
Menyelinap ke kamar


__ADS_3

#Sebelum membaca follow dulu yah supaya karya author terus berkembang dan bisa menghibur bagi pembaca semua#


Danang mengantar Putri pulang kerumahnya setelah itu Danang langsung pamit untuk pulang, setelah sampai di rumahnya, ia berjalan menghampiri adiknya yang sedang berada di kamar, ''kamu jujur sama Kakak, tadi kamu keluar mau ngapain?'' ucap Danang bertanya kepada Susi yang sedang rebahan di atas ranjang.


''Aku mengejar orang yang telah melempar batu itu Kak? dan aku sempat berkelahi dengannya?'' jawab Susi lalu menceritakan kejadian dirinya yang mengejar orang tersebut sampai berkelahi dengannya.


''Berarti kamu tahu siapa dia?'' tanya Danang lagi kepada Susi.


''Gak tau Kak karena orang itu memakai penutup wajah, tapi badannya seperti tubuh seorang wanita?'' balas Susi menjelaskan kepada Kakaknya.


''Terus kemana orang itu? kenapa kamu tidak menangkapnya?'' Danang terus bertanya kepada adiknya itu.

__ADS_1


''Aku gagal menangkapnya Kak, keburu warga datang sewaktu aku sedang berkelahi dengannya?'' balas Susi menceritakan kejadian tersebut kepada Kakaknya.


''Kemana perginya orang itu Sus?'' Danang masih menanyakan orang yang telah melempar batu itu.


''Dia berhasil lari sewaktu warga sedang menghampiriku, dia cari kesempatan untuk kabur sewaktu aku sedang lengah?'' jawab Susi lagi kepada Danang.


''Ya sudah aku akan menyelidiki siapa orang itu?'' ucap Danang kepada Susi, ''kamu gak ada yang luka?'' Danang bertanya tentang kondisi adiknya.


''Cuma lecet sedikit Kak, tapi sudah aku obatin'' jawab Susi sambil rebahan di atas ranjang.


''Iya Kak'' balas Susi singkat kepada Kakaknya.

__ADS_1


Danang berjalan keluar dari kamar adiknya dan menuju ke dalam kamarnya sendiri, Danang lalu merebahkan badannya di atas ranjang sambil melepas lelah ia mencari cara untuk menangkap orang yang telah melempar batu kepada Putri, ''aku harus jebak dia supaya bisa menangkapnya dengan mudah'' gumam Danang dengan suara lirih.


Sedangkan Lasmi yang ada di kamarnya belum bisa tidur, ia terus mencari cara supaya bisa mendapatkan hatinya Danang atau bisa menghancurkan pernikahan mereka, ''aku harus bisa menjeratmu kedalam pelukan ku bang? kalau tidak aku akan menghancurkan pernikahan mu dengan Putri?'' gumam Lasmi sambil tiduran di atas ranjang.


Lasmi bangkit dari ranjang dan duduk di tepi sambil memegang kepalanya, Lasmi terus memutar otaknya mencari cara supaya bisa menjerat Danang ke dalam pelukannya. Lasmi sangat berambisi untuk bisa menaklukan hati Danang dengan cara apapun.


''Aku harus masuk ke dalam kamarnya bang Danang?'' gumam Lasmi lalu berjalan mengendap-endap pelan menuju ke kamarnya Danang, Lasmi menengok kanan kiri barang kali ada yang melihatnya.


Setelah sampai di depan kamarnya Danang, Lasmi berlahan membuka pintu kamar tersebut dengan pelan sekali, Danang tadi lupa untuk mengunci pintu kamarnya, dengan mudah Lasmi masuk dengan pelan-pelan, Danang menggeliat sambil menguap, ''hoamm'', Lasmi langsung jongkok di lantai sambil bersembunyi takut kalau Danang bangun.


Lasmi merangkak untuk bersembunyi di kolong ranjangnya Danang dengan pelan dan sangat berhati-hati, Danang tertidur kembali dengan lelap, Lasmi dengan pelan-pelan keluar dari kolong ranjang itu, ''untung kamu tertidur kembali bang?'' gumam Lasmi dalam hatinya melihat Danang sudah tertidur kembali.

__ADS_1


Berlahan Lasmi membuka kain yang menyelimuti tubuh Danang, dengan pelan sekali Lasmi mulai naik ke atas ranjang itu, sangat pelan sekali supaya tidak menimbulkan suara berlahan Lasmi berbaring di sampingnya Danang lalu menutup kembali kain tersebut untuk menyelimuti tubuh mereka berdua.


*Bersambung*


__ADS_2