
#Dukung terus yah, supaya author lebih semangat berkarya dan menulis cerita ini, jangan lupa follow dan kasih bintang lima. Terimakasih#.
Dua hari kemudian Putri sudah diperbolehkan untuk pulang, Danang menjemput Putri menggunakan mobilnya, Susi pun ikut dengan kakaknya untuk menjemput Putri, setelah mereka sampai lalu berjalan menuju dimana Putri dan Bu Fatimah sudah menunggunya.
Mereka berempat lalu berjalan menuju keluar dari ruangan tersebut, Danang membantu membawa barang-barang milik Putri, setelah mereka masuk kedalam mobil lalu Danang menjalankan mobilnya menuju ke rumahnya Putri.
Setelah sampai lalu mereka turun dari mobil dan masuk ke dalam, sedangkan Danang mengambil barang-barang dari bagasi mobil dan membawanya masuk.
Bu Fatimah membuat minuman untuk Danang dan Susi lalu membawanya ke ruang tamu "minum dulu nak Danang dan neng Susi?" Ucap Bu Fatimah sambil meletakkan minuman tersebut diatas meja.
"Makasih Bu" jawab Danang lalu tersenyum melirik adiknya "ayo diminum Sus?" Danang menyuruh adiknya untuk meminum jus tersebut.
"Iya kak" jawab Susi sambil mengambil minuman tersebut.
Putri keluar dari kamar dan menemui mereka "maaf ya mas, Sus, Ibu belum membuat cemilan" Putri berkata sambil tersenyum tapi agak malu sedikit.
__ADS_1
"Gak papa kak, santai aja gak usah repot-repot" balas Susi sambil mengibaskan tangannya ke arah putri.
"Kalian tunggu disini dulu aku mau membeli martabak sebentar" Danang lalu berjalan keluar dan menjalankan mobilnya untuk mencari penjual martabak. Setelah melihat ada penjual martabak lalu Danang menepikan mobilnya dan turun dari mobil lalu membeli martabak.
"Bang martabak manis dua dan martabat telor sepesial dua?" Danang berkata kepada penjual tersebut.
"Siap Den, ditunggu sebentar" jawab penjual martabak tersebut lalu segera membuatkan martabak pesanan Danang itu.
Setelah selesai membeli martabak lalu Danang melajukan mobilnya menuju rumahnya Putri, selang beberapa menit kemudian Danang sampai dirumahnya Putri lalu masuk.
Putri lalu membawa martabak itu kedapur lalu membukanya dan masukkan kedalam piring, Bu Fatimah membantu Putri menyiapkan martabak tersebut, setelah selesai Putri membawanya ke ruang tamu dan meletakkannya di atas meja.
"Ayo dimakan dulu sambil mengobrol?" Putri menyuruh Danang dan Susi untuk menikmati martabak tersebut.
"Iya kak makasih" Susi berkata lalu mengambil sepotong martabak dan memakannya.
__ADS_1
Mereka semua menikmati martabak tersebut sambil terus mengobrol dengan ceria dan bahagia, sesekali Susi menjahili Putri, mereka bercanda dengan penuh kebahagiaan, Bu Fatimah lalu ikut nimbrung bersama mereka.
"Eh Ibu, sini Bu gabung dengan kita?" Ucap Putri kepada Ibunya.
"Asyik banget ngobrolnya, Ibu jadi ingin ikut gabung?" Jawab Bu Fatimah sambil tersenyum kepada mereka bertiga.
"Iya Bu kalau gabung dengan kita nanti Ibu awet muda loh?" Celetuk Susi kepada Bu Fatimah.
"Begitu yah" Bu Fatimah berkata sambil tersenyum kepada Susi.
"Benar Bu, karena kalau gabung sama kita sering tersenyum, jadi awet muda deh" sahut Susi lagi sambil tersenyum kepada Bu Fatimah.
"Iya nak betul juga kamu?" Jawab Bu Fatimah sambil menepuk pundak Susi lalu tersenyum kepadanya.
Susi semakin akrab dengan Bu Fatimah, Susi orangnya gaul, ramah dan tomboy, Bu Fatimah pun senang mengenal Susi, Susi orangnya enakan kalau diajak ngobrol. Mereka bertiga sangat menikmati kebersamaan tersebut.
__ADS_1
*Bersambung*