
#Sebelum membaca cerita ini, follow dulu yah dan kasih bintang lima, Terimakasih#
Mereka berdua berjalan beriringan menuju ke rumah, Lanang memanggul keranjang yang berisi pakaian yang telah di cuci oleh Lasmi, "berat yah bang?". Ucap Lasmi sambil menoleh ke arah Lanang.
"Lumayan Las, hehehe..." Jawab Lanang sambil tersenyum kepada Lasmi.
Mereka berdua sampai di halaman rumah milik kakek Brama, lalu Lasmi menjemur pakaian sedangkan Lanang masuk dan berganti pakaian, kakek Brama sedang membelah kayu di samping rumah itu, setelah Lanang berganti pakaian lalu menghampiri Kakek Brama.
"Biar aku bantuin kek?" Sapa Lanang kepada kakek Brama yang berniat untuk membantunya.
"Apa tubuh mu sudah pulih Nang?" Jawab kakek Brama yang balik bertanya kepada Lanang.
"Badannya sudah enakan kek, tinggal ingatannya yang belum pulih?" Balas Lanang sambil tersenyum kepada kakek Brama.
__ADS_1
"Ya sudah kamu belah kayu ini? Kakek mau istirahat sebentar" ucap kakek Brama sambil memberikan alat prekul untuk membelah kayu tersebut.
"Iya kakek istirahat saja biar kayu ini aku yang belah?" Jawab Lanang sambil menerima alat untuk membelah kayu itu, lalu Lanang mulai membelah kayu itu satu persatu, kakek Brama mengambil teko dan gelas lalu kembali duduk sambil melihat Lanang yang sedang membelah kayu tersebut.
Lanang terus membelah kayu itu, tiba-tiba terlintas sebuah nama dalam fikirannya "Putri? Siapa dia? Kenapa nama itu akhir-akhir ini sering muncul di kepalaku?" Gumam Lanang sambil mengusap keringat di keningnya. "Auwhhh... sakit sekali.." ucap Lanang sambil memijat kepalanya karena merasa sakit setelah berusaha untuk mengingat siapa Putri sebenarnya.
"Jangan terlalu dipaksakan Nang? Udah kamu istirahat dulu? Ayo minum dulu?" Ucap Kakek Brama lalu memapah tubuh Lanang dan mereka berdua duduk di kursi kayu.
"Iya kek makasih?" Balas Lanang lalu meminum air putih yang telah di tuangkan ke dalam gelas tersebut.
Kakek Brama tersenyum melihat Lanang yang bersemangat karena kondisi tubuhnya sudah membaik, "nanti malam kamu ikut kakek?" Ucap Kakek Brama kepada Lanang.
"Mau kemana kek?" Tanya Lanang yang penasaran mau diajak kemana dirinya oleh kakek Brama.
__ADS_1
"Nanti juga kamu akan tahu Nang" jawab kakek Brama sambil tersenyum kepada Lanang.
"Kakek..bang Lanang ayo kita makan?" Ucap Lasmi dari arah dapur mengajak mereka berdua untuk makan siang bersama.
"Iya Las!?" Jawab Lanang lalu menghentikan kegiatannya,
Mereka berdua lalu masuk menghampiri Lasmi yang sedang menata makanan dimeja "baunya harum pasti enak nih masakan kamu Las?" Celetuk Lanang sambil menghirup aroma sedap masakan tersebut.
"Lasmi memang jago masak Nang!?" Sahut kakek Brama sambil tersenyum kepada Lasmi.
"Udah, ayo kita makan?" Ucap Lasmi menyuruh mereka berdua untuk segera menyantap makanan tersebut.
Lasmi hanya memasak jangan kangkung, semur jengkol dan ayam goreng, mereka bertiga menyantap makanan tersebut dengan lahap sambil sesekali mereka mengobrol dengan santai, walaupun masakan Lasmi sederhana tapi rasanya tidak kalah dengan masakan restoran, itu menurut pandangan Lanang yang baru beberapa minggu ada di rumahnya kakek Brama.
__ADS_1
*Bersambung*