Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
*23* Dihina orang


__ADS_3

#Sebelum membaca cerita ini, follow dulu yah dan kasih bintang lima, Terimakasih#


Setelah mereka makan rujak lutis, lalu Susi mengajak kakaknya dan Putri berbelanja di mall yang terdekat, mereka menggunakan mobilnya Susi, Danang yang mengemudikan mobil, sedangkan Putri dan Susi duduk di kursi belakang sambil bercanda. Kedua pengawal tersebut disuruh menjaga rumah Danang.


Sesampainya mereka di mall, Danang memarkirkan mobilnya lalu mereka bertiga keluar dari mobil dan masuk ke dalam mall tersebut.


"Ayo kak Putri? Lihat nih? Baju ini cocok banget buat kak Putri?." Ucap Susi sambil menggandeng tangan Putri dan menunjukkan pakaian tersebut.


"Terlalu mahal Sus? Kita cari yang lebih murah lagi yuk?." Putri menjawab sambil menggelengkan kepalanya.


"Yeh kak Putri gimana sih, harga segini dibilang mahal, udah ambil aja? Biar kak Danang yang bayar?." Susi berusaha membujuk Putri supaya mengambil pakaian tersebut dan melirik ke arah kakaknya. Danang hanya tersenyum sendiri.

__ADS_1


"Gak usah Sus, kita cari yang lebih murah aja?" Putri masih tak enak hati, karena pakaian tersebut harganya terlalu mahal dipandang dari segi ekonomi Putri, berbalik dengan Susi, menurutnya harga segitu murah banget seperti berbelanja di emperan toko.


Danang berjalan dan mengambil pakaian tersebut lalu memberikannya kepada Putri.


"Ambil aja, ayo cari yang lain lagi?" Ucap Danang lalu mengajak berjalan kembali untuk mencari pakaian lagi. Terpaksa Putri mengambil pakaian tersebut, sedangkan Susi tersenyum melirik ke arah Putri. "Gitu dong, ayo cari lagi?."


Mereka pun melanjutkan untuk mencari dan memilih pakaian yang dirasa cocok, Putri hanya ikut saja tanpa berkomentar, karena dirinya merasa dibawah mereka secara ekonomi.


Putri dibelikan beberapa pakaian, tas, sepatu, menurut Putri harga semua barang-barang tersebut bisa untuk makan satu bulan. Putri pun tak enak hati dengan mereka berdua.


"Emang kenapa kalau aku disini? Masalah buat lu?" Jawab Putri sambil menahan rasa sakit di hatinya, karena ejekan mereka berdua.

__ADS_1


"Emang lu sanggup beli pakaian disini? Punya uang gak?!." Nana ikut mengejek kepada Putri.


Susi lalu menghampiri Putri dan mengambil pakaian yang ada ditangan Putri, lalu menunjukkan kepada Lala dan Nana "apa kalian sanggup beli pakaian ini? Kalau sanggup aku percaya bahwa kalian berdua orang kaya?!". Ucap Susi sambil mengangkat pakaian tersebut di depan wajah Lala dan Nana.


Lala dan Nana lalu melihat banderol harga pakaian tersebut, mata mereka berdua melotot tak percaya "hah...busyet harga pakaian ini Na? Coba lu lihat?." Nana ikut melihat harga pakaian tersebut. Mereka berdua lalu mengembalikan pakaian tersebut dan pergi meninggalkan mereka, karena merasa malu sendiri.


"Ngakunya orang kaya? Baru lihat harga pakaian ini saja langsung pergi, huh!!?." Celoteh Susi yang melihat Lala dan Nana langsung kabur ketika melihat harga pakaian tersebut.


"Udahlah jangan dipikirin, ayo jalan kak?" Susi lalu menggandeng tangan Putri dan mereka melanjutkan mencari pakaian yang lainnya.


Putri mengikuti langkah Susi sambil terus merasa tak enak hati. Setelah apa yang mereka butuhkan, lalu mereka berjalan menuju ke tempat kasir untuk membayar belanjaan-nya, setelah itu mereka berjalan menuju ke tempat parkir dan masuk ke dalam mobilnya lalu melesat jauh menembus padatnya lalu lintas.

__ADS_1


"Kak Putri gak perlu sungkan gitu? Ini semua buat kak Putri?." Ucap Susi di dalam mobil.


"Bersambung*


__ADS_2