
#Dukung terus yah, supaya author lebih semangat berkarya dan menulis cerita ini, jangan lupa follow dan kasih bintang lima. Terimakasih#.
Putri sangat malu karena Bu Ratna menyuapi buah kepada dirinya, Bu Fatimah lalu tersenyum kepada Putri sambil memberikan minuman.
"Sudah Rat, lihat tuh? Putri jadi malu sama kamu?" Ucap Bu Fatimah sambil memberikan minum kepada Putri.
"Jangan malu dong sayang, Mamah kan teman Ibu kamu sayang?" Bu Ratna berkata kepada Putri dan menyuruhnya untuk bersikap biasa jangan malu.
"Iya Mah, belum terbiasa aja Mah?" Jawab Putri sambil tersenyum kepada Mamah Ratna.
"Kak mau minta ini gak? Ini enak loh?" Celetuk Susi yang menawarkan sosis bakar kepada Putri.
"Kak Putri minta dong Sus?" Jawab Putri kepada Susi sambil melirik ke arah Danang.
Lalu Susi berjalan menuju ke Putri sambil membawa sosis bakar tersebut "ini kak, tapi sambalnya jangan kebanyakan yah?" Ucap Susi kepada Putri.
Putri lalu menerima sosis bakar tersebut dan memakannya "kamu mau minta maaf?" Putri menawarkan kepada Danang.
"Buat kamu aja Put biar cepat sembuh hehehe.." jawab Danang sambil tersenyum melirik Putri.
__ADS_1
Danang lalu menemani Papahnya sambil menikmati roti bakar yang dibeli oleh Susi, sedangkan Bu Fatimah mengobrol dengan Bu Ratna sambil menemani Putri.
"Dulu waktu kami masih sekolah Ibu kamu sering nyontek jawaban Mamah Put?" Bu Ratna menceritakan kejadian waktu dirinya dan Bu Fatimah masih sekolah.
"Masa sih Mah?" Sahut Putri lalu melirik ke arah Ibunya "benar itu Bu?" Putri bertanya kepada Ibunya..
Bu Fatimah hanya mengangguk menandakan bahwa dirinya memang melakukan itu dan tersenyum sendiri.
Setelah mereka cukup lama berada di rumah sakit lalu kedua orangtuanya Danang dan adiknya pamit pulang, sedangkan Danang masih menemani Putri dirumah sakit.
"Kamu gak ikut pulang mas?" Putri bertanya kepada Danang karena merasa tak enak hati.
"Gombal banget" ucap Putri sambil tersenyum kepada Danang.
Mereka berdua sedang mengobrol sedangkan Bu Fatimah masih mengantarkan keluarga Danang sampai di depan rumah sakit. Lalu dokter datang didampingi oleh suster untuk memeriksa kondisi Putri.
"Gimana Dok? Apa Putri boleh pulang?" Danang bertanya kepada dokter tersebut.
"Lukanya sudah mengering mungkin beberapa hari lagi pasien sudah boleh pulang" jawab dokter tersebut lalu pamit keluar dari ruangan tersebut.
__ADS_1
"Syukur lah sebentar lagi aku sudah boleh pulang, disini bosan mas?" Ucap Putri yang merasa bosan hanya tiduran saja di ranjang.
"Iya sayang kamu yang sabar yah, kamu belum minum obat kan?" Jawab Danang lalu balik bertanya kepada Putri.
"Belum mas" jawab Putri sambil tersenyum.
Danang lalu mengambilkan obat dan segelas air putih dan membantu Putri untuk meminum obat tersebut. "Makasih mas" ucap Putri kepada Danang.
"Iya cepet sembuh yah" balas Danang sambil mengelus rambut milik Putri lalu berjalan menaruh gelas tersebut dan kembali duduk di sampingnya Putri.
"Pekerjaan ku gimana yah mas?" Putri menanyakan tentang pekerjaannya kepada Danang.
"Kamu jangan pikirkan pekerjaan dulu, aku sudah minta ijin kepada atasan kamu kok" jawab Danang dan memberitahu kepada Putri kalau dirinya sudah minta ijin.
"Makasih mas" Putri berkata sambil memegang tangan Danang.
"Iya sayang, yang terpenting kamu sembuh dulu yah" ucap Danang sambil terus mengelus rambut milik Putri.
*Bersambung*
__ADS_1